Aris,
 
Kira2 17-19 tahun yang lalu (1988-1990) saya pernah mengeksplorasi laterite 
nickel di Indonesia Timur (Cycloops Mountains, Jayapura, Yapen, Waigeo, Raja 
Ampat, Pulau Gebe-Gag, Halmahera) untuk beberapa perusahaan Australia.  
 
1.      laterites ("tanah merah") berasal dari pelapukan intensif 
ofiolit/ultramafic igneous rocks, ini akan menghasilkan deposit oksida 
mengandung nikel dan mineral2 silikat.  Terutama terjadi di wilayah tropis yang 
tingkat pelapukannya tinggi. Tempat2 yang saya sebutkan di atas didominasi oleh 
endapan laterit. Pemandangan laterit di Cycloops Mountains Jayapura sangat 
menakjubkan, lepas ke lautan Pasifik, dengan meriam2 ex komando Perang Pasifik 
Mc Arthur di pantai Jayapura. Saya pikir limonit (dan garnierit) adalah bijih2 
pengandung nikel hasil lapukan laterit itu. Saprolite juga adalah produk 
lapukan berbentuk silt, clay, jadi berasosiasi dengan lateritik juga. Deposit 
nikel lain berasal dari deposit sulfide magmatik pentlandite.
2.      Prinsip eksplorasi laterite nickel yang pernah saya kerjakan ya mencari 
wilayah-wilayah di mana banyak batuan ultramafik tersingkap, kemudian memetakan 
sebarannya, megukur ketebalannya, dan mengukur kadar nikel di dalam lapukan 
lateritnya dengan berbagai cara (paritan, sumuran). Dari situ diperoleh nilai 
volumetrik deposit nikel di wilayah tersebut.
3.      nickel ore adalah bijih nikel, yaitu mineral atau agregat mineral yang 
mengandung nikel. Ferronickel adalah produk metalurgi berupa alloy (logam 
paduan) antara besi (ferrum) dan nikel. Baja menggunakan produk alloy ini.
4.      Nikel diekstraksi dengan pembakaran/pemanggangan biji nickel dengan 
pyrometalurgy lalu mereaksikannya dengan CO (karbon monoksida) untuk membentuk  
nickel carbonyl berupa gas, lalu gas ini dimasukkan ke dapur bertemperatur 
tinggi, di situ nickel carbonyl akan berubah komposisi menjadi pure nickel 
dalam bentuk pelet atau serbuk. Ini baru satu metode refining nikel saja.
5.      Pyrometallurgy = pemanasan/pembakaran/pemanggangan bijih dan konsentrat 
yang menyebabkan perubahan fisika-kimia sedemikian rupa sehingga logamnya dapat 
diekstraksi. Prosesnya meliputi : pengeringan, thermal decomposition, reaksi 
gas-solid (oksidasi-reduksi, dsb.), peleburan, refining (pemurnian, masih 
dengan panas). Hydrometallurgy = recovery metal dari bijih dengan menggunakan 
pelarut kimia; prosesnya meliputi : leaching, solution, purification, metal 
recovery. 
 
Silakan rekan lain menambahkan/mengoreksinya. Pak Sukmandaru biasanya punya 
jawaban2 detil soal2 pertambangan.
 
Salam,
awang
 
-----Original Message-----
From: aris setiawan [mailto:[EMAIL PROTECTED] 
Sent: Thursday, April 12, 2007 12:37 C++
To: [EMAIL PROTECTED]
Subject: [iagi-net-l] Nickel
 
Rekan-rekan -
 
Saya pengin belajar soal nickel nih, mudah-mudahan ada yang bersedia membantu:
 
1. Bagaimana proses pembentukan nickel, terutama laterite, saprolite dan 
limonite?
 
2. Prinsip eksplorasi laterite nickel?
 
3. Apa beda nickel ore dan ferronickel?
 
4. Proses ekstraksi nickel dan ferronickel? Bahan lain yang diperlukan apa saja?
 
5. Bagaimana proses pyrometallurgical and hydrometallurgical processing?
 
Terimakasih jika sudi menjawab pertanyaan-pertanyaan bodoh ini.
 
Salam -
 
Aris

-- 
===========================
Se queremos progredir, não devemos repetir a história, mas fazer uma história 
nova.

If we want to progress, we do not have to repeat history, but to make a new 
history. 

Kirim email ke