Inilah Kalau Militer Jadi Komandannya , Siap Mati Untuk Lumpur ,

ISM
================================================================

Sunarso Siap Mati Tangani Lumpur Sidoarjo
Surabaya, CyberNews. Mayjen Purn Sunarso akan bekerja all out
menangani semburan lumpur panas Sidoarjo. Bahkan, dia siap mati
dalam menjalankan tugas mulia ini.Hal itu dikatakan Sunarso ketika bertemu 
dengan Gubernur Jatim
Imam Utomo di rumah dinas di Jalan Imam Bonjol Surabaya, Kamis
(12/4).
Kepada wartawan usai bertemu Gubernur Imam Utomo, Sunarso
menyatakan dia tak tahu alasan kenapa dirinya dipilih sebagai
Kepala Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS). "Saya nggak
tahu kenapa Presiden (SBY) menunjuk saya sebagai kepala BPLS,"
kata mantan Pangdam IV/Diponegoro ini.
Walaupun demikian, dia berusaha menjalankan tugas beratnya
dengan semaksimal dan sebaik mungkin. Tugas menangani lumpur
panas Sidoarjo yang telah menyembur hampir setahun bukan
perkara ringan. Selain dihadapkan persoalan teknis penanganan
kanalisasi semburan lumpur panas, aspek sosial yang menyertai
kasus ini sangat kompleks.
Meski demikian, Sunarso optimistis mampu melaksanakan tugas
karena para stafnya adalah orang-orang yang ahli di bidang
masing-masing. "Tapi, jangankan soal lumpur, saya siap mati
untuk tugas ini," tegas Sunarso.
Modal utama yang dipakai Sunarso menyelesaikan masalah ini
kedisiplinan dan kerja keras. Dia berjanji tak akan
mempergunakan cara-cara militer dalam menyelesaikan persoalan
berat tersebut. "Saya akan terapkan adalah kedisiplinan dan
kerja keras agar urusan lumpur ini segera beres," tambahnya.
Bagaimana dengan anggaran BPLS? Hingga saat ini, Sunarso
mengaku belum tahu nilai anggaran yang dikucurkan pemerintah
untuk mendukung tugas-tugas BPLS. "Alokasi anggaran BPLS memang
diambilkan dari APBN. Tapi hingga hari ini dana tersebut belum
cair. Saya belum tahu jumlah anggarannya. Semua memang diatur
dalam perpres, " ujarnya.
Selama menjalankan tugasnya pada bulan April ini, BPLS
didampingi Timnas. Pada bulan ini merupakan masa transisi.
Karena terlalu banyaknya persoalan yang mesti dituntaskan, maka
perlu sinergi antara BPLS dan Timnas agar tugas-tugas
penanganan lumpur efektif dan cepat. Sehingga semburan lumpur
panas tak menyebar ke kawasan pemukiman penduduk lainnya dan
merusak infrastruktur yang ada.
Ketua Timnas Basuki Hadimulyono menyatakan, tentang pembiayaan
operasional BPLS, hingga akhir April juga akan menggunakan sisa
anggaran Timnas. "Nilainya juga akan kita sesuaikan dengan
kontrak dan volume pekerjaan yang dilakukan," tegas Basuki.(
ainur rohim/Cn07 )



___________________________________________________________
indomail - Your everyday mail - http://indomail.indo.net.id



----------------------------------------------------------------------------
Hot News!!!
CALL FOR PAPERS: send your abstract by 30 March 2007 to [EMAIL PROTECTED]
Joint Convention Bali 2007 - The 32nd HAGI, the 36th IAGI, and the
29th IATMI Annual Convention and Exhibition,
Bali Convention Center, 13-16 November 2007
----------------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke