Mas Awang, 
 
Terimakasih, atas gambarnya.
 
Super continent cyle.
Dari data Collins, 2003, terlihat pergerakan ke timur laut itu, adalah,
yang saya sebut gerak orde siklus 7 Ga. Dan ini adalah sebenarnya gerak
SEMPOL "Seven clock wise rotation Evolving Mid Pangea Over 7 Ga Long",
terpusat di titik M, terletak di Katulistiwa pada 50 derajat Bujur
Timur, di Laut Somali.
 
Gerak CCW "Counter Clock Wise" yang di sebutkan Mas Awang adalah gerak
700 Ma. Sejak 247 Ma, hingga kini, 20 April 2007, CCW ini mebuka
"divergent" pada the lastest Super continent cycle 700 Ma", menjadikan
Pangea terpecah menjadi  6 Megalempeng: EurAsia, N America, South
America, Africa, Antartic, IndiaAustralia. Dengan Panthalassa, semua
menjadi 7 Megalempeng. Ya ada 7 lagi.
 
Lempeng itu, Pangea dan Phantalassa, menempel diatas Lithosfer, yang
hanya 70 km tebalnya, 1 % dari seluruh jari-jari bumi yang 6370 km.
Lithosfer adalah rigid di banding 99 % lapisan bumi lain di bawahnya
yang liat dan cair relatifnya. Lithosfer hanya mengambang, ya mengambang
di atas astesnosfer, di mana ada gelombang ARIF "Alternating
compression-extention Result in Imaging a Form of wave". Dengan pereode
sekitar 5-7 km, 50-70 km, 500-700 km, 500 km -7000 km. 
 
Yang sudah saya perbaiki pada terori lempeng, adalah usulan bahwa
lempeng tidaklah saling dorong mendorong, atawa tarik menarik, instead
bahwa Lithosfer hanya mengikuti kemauan astenosfer yang bergelombang
ARIF itu.
 
Pun, perlu lebih 200 th untuk kini kalimat yang dulu: "Present is the
key to the past", di saya tambahkan menjadi "Present is the key to the
past. The present and the past , are the key to the future (Maryanto,
2004, paper HAGI Yogya".
 
Planetary cyclone.
Ada siklun: gelombang ARIF berpusat di pusat bumi, menggerakkan semua
lapisan, dengan energi nuklir kuat dan nuklir lemah, menjadi 3 pasang
planetary cyclone, yang dari pusat hingga luar bumi, dengan di
permukaannya di : 1. AAN "Anticline of Arabian-Nubian", sebagai pusat
Pangea (darat), berpasangan dengan pusat Panthalassa, laut (dekat
Tahiti). 2. Antartic (darat), di utara, berpasangan dengan Laut Antartic
(laut), di utara. 3. Carribean Sea, barat, berpasangan dengan  Banda
Sea, timur. Itulah maka ada tiga, ya hanya 3 gaya sigma, yang di
permukaan bumi mengontrol semua global wrench fault in the globe.  
 
Ke enam titik pdi permukaan bumi itu, menimbulkan gelombang ARIF
berpusat di titik itu, dengan pereode, ya tadi 5-7 km, antiklin kecil,
50-70 km jarak subbasin, antiklin besar (kayak Minas, Duri Bangko
Fields), 500-700 km jartak anatar basin : North, Central, South Sumatra,
NW Jawa, CE Java, dst hingga Laut Banda. Juga dari laut banda ke segala
arah, membentuk 70 basin di Indonesia. Ya 70 nongol lagi kan ?
 
Stratigrafi:
Starigrafi menjadi pereode 7 ga, 700 Ma, 70 Ma, 7 Ma, ..., 7 annum.
SLEMAN "Stratigraphy Lexicon Elevates Mines Available Nomenclature"
sudah di buat th 2005.  Dan 18 basin di Indonesia, dari ujung barat ke
ujung timur,  sudah di tunjukkan umur-umur, hingga data tahun, bukan
hanya Ma, untuk tiap formasinya.
 
Kosmos:
Nah, sebenarnya ukuran terkecil, pre-elementary particle hingga
jagadraya, "buwana", "rat", ukuran 10^-14 meter  (nuklei), hingga
jagadraya, 10^28 meter. Telah di daftar detil tiap kelipatan 10 m, di
sebut PAKEM "Physical Arrangement Knowledge of ecosystem of Masses". Dan
di situ ada 7 lapis di mana ada dunia di setiap tambahan kelipatan 10^7.
Ada angka 7 lagi kan ?
 
Gimana hayoooo....? Kepriben ? Tak iye dhen mas Dhen ?
Banyak sekali lho angka 7 yang belum ku keluarin, tapi itu dulu.
 
LAIR " Low Atmospheric globally as Initiation of Regeneration". Adalah
tempat-tempat  lair:  
1. Prokariote 3.2 Gaa "Giga annum ago" 
2. Mamalia, break-up Pangea 247 Maa
3. Apes 50.374 Maa, 
4. Homohomosapiens 3.5 Maa
5. Kebudayaan 3500 BC
6. Cacar  th 1942 (Indonesia mulai dari Kebumen, jadikan perlunya dokter
di Indonesia, Louis Paster mulai berperan)
7. Flue burung  1912 (ini paling kuat 1918-1919 dari China ke Eropa,
setelah perang dunia I).
8. AIDS 1982.
dst. Kita bisa prediksi kedepan kan ?
 
Salam,
Maryanto
Sempol itu "lotus", teratai. Wong Sempol itu, gag kuat beli mobil
"Lotus", mimpikan saja gag bisa.

 
________________________________

From: Awang Harun Satyana [mailto:[EMAIL PROTECTED] 
Sent: Friday, April 20, 2007 8:13 AM
To: [email protected]
Subject: RE: [iagi-net-l] Erupsi Gununglumpur 2000 BC : Kiamat di Sodom
dan Gomora


Pak Agus, silakan. Semoga bisa termuat gambarnya. Gambar2 berasal dari
berbagai sumber (peta Perjanjian Lama Rowler, 1965, dan buku2 geologi
(Allen & Allen, 1998; Press dan Siever, 1998).
 
Betul, Arabian Plate bergerak secara translasi ke timurlaut sambil
berotasi CCW dengan pivot point di utara Terusan Suez.
 
Salam,
Awang
 

Kirim email ke