Pak Sukanto, Kandungan N2 di udara bebas 78 %. Kandungan N2 di gas-gas Indonesia umumnya di bawah 10 %, kebanyakan 0-5 %. Harus dicek dulu dari analisis kimia itu apakah itu nilai raw data gas content atau hasil normalisasi, kemudian apakah itu normalisasi terhadap total gas (non HC + HC gas), atau normalisasi terhadap non HC gas saja. Kalau itu sudah hasil normalisasi terhadap total gas, rasanya sangat anomali. Gas nitrogen di reservoir bisa sangat tinggi (>50 % misalnya) bila gas itu berasal dari high-maturity coals, khususnya bila SR berada di final stages of generation (VR > 4%) dan perangkapnya adalah late-formed traps (OilTracers, 2006). Nitrogen juga bisa berasal dari magmatic sources walaupun sangat jarang. Clay diagenesis juga bisa sebagai sumber nitrogen. Ammonium yang mengganti potassium akan dilepaskan selama terjadi transformasi metastable clays (illite-smectite, atau smectite) menjadi illite. Ammonium ini kemudian akan teroksidasi secara anorganik atau secara organik dengan bantuan bakteri menjadi molecular nitrogen. Karena nitrogen tidak terlarut di saline pore waters, maka nitrogen masuk ke fase gas, khususnya dalam lingkungan evaporitik. Nitrogen ini kemudian akan termigrasi ke late-formed traps. Saya pikir, pra-syarat SR masuk ke VR > 4 % dan lingkungan evaporitik tak ada/ jarang sekali ada di Indonesia. Maka, sebaiknya pak Sukanto cek lagi datanya dulu sebelum percaya bahwa itu memang 50 %. Kalau memang benar 50 % kita bahas saja gas habitat-nya apakah memenuhi syarat untuk bisa menghasilkan gas nitrogen 50 %. Salam, awang -----Original Message----- From: Sukanto [mailto:[EMAIL PROTECTED] Sent: Friday, April 20, 2007 10:04 C++ To: [email protected] Subject: [iagi-net-l] high nitrogen Teman Sejawat IIAGI, Mohon pencerahan apakah ada yang menemukan kandungan nitrogen di reservoir sampai diatas 50 %(?). Karena kalau gak salah di udara bebas saja kandungan N2 itu 50 - 60 %. Perlu diketahui bahwa hasil high N2 ( 50% ) didapat dari FIT ( thn 2000 ). Salam Sukanto

