> Terima kasih  Awang

   Si-Abah

  
__________________________________________________________________

   Abah,
> 
> Minyak dan gas hasil
prolonged production test adalah milik Negara, dan
> kalau minyak
harus ditampung di tanki atau di storage barge kalau di
>
offshore. Aturan KLH melarang membakar minyak di offshore, kecuali
short
> term test, itu pun harus lengkap sekali peralatannya
(burner, penghalang
> tumpahan minyak, dan mesti ada kajian
lingkungan sebelum test membakar).
> 
> Sebuah company
baru-baru ini melakukan prolonged production gas test
> cukup lama
tanpa tahu bahwa itu 100 % milik Negara, dan mengalirkannya
> ke
pipa serta plant penampungannya dan menjualnya. Diketahui saat
>
company bersangkutan meminta persetujuan POP (put on production), tentu
> saja sekian bulan production test itu harus dipotongkan sebagai
> non-shareable production. Company meminta agar production test
diakui 1
> bulan saja, tentu saja tak bisa sebab kenyataannya tak
1 bulan.
> 
> Maka, kalau mau melakukan prolonged test
jelas-jelaslah akan berapa
> lama, dan harus sudah paham bahwa itu
100 % punya Negara.
> 
> Salam,
> awang
>

> -----Original Message-----
>
From:
[EMAIL PROTECTED] [mailto:[EMAIL PROTECTED]
> Sent: Friday, May
04, 2007 11:00 C++
> To: [email protected]
> Subject:
RE: [iagi-net-l] Kapan melakukan DST ?
> 
>> Awang .
> 
>    Akh jadi ingin tahu hal lainnya nich.
>   
Kalau minyak dari hasil long time production test jadi milik siapa ?
>   Test dilakukan sebelum POD disepakati  oleh BP Migas ,tentunya
kalau
> tidak di "burner",
>   karena biasanya
kalau di Pertamina ditampung di tanki.
>   Apa masih menjadi milik
pemerintah ?
> 
>   Si - Abah
> 
> 
>
________________________________________________________________________
> 
> 
> 
>    Abah,
>>
>> Umumnya, penyebab perbedaan harga disebabkan desain tes dan
standar
> yang
>> diterapkan berlainan. Ada yang di
bawah standar (standar sesuai
>> perolehan data yang cukup),
ada yang sesuai standar, ada yang di atas
>> standar. Termasuk
ke dalam komponen tes adalah penurunan production
>> string
(cased hole test). Ini juga bisa menyebabkan perbedaan harga
>>
sebab ada yang memakai premium casing/liner, ada yang memakai standar
>> casing. Kondisi bawah permukaan pun bisa berkontribusi ke
anggaran
> tes.
>> Kondisi yang HPHT (high pressure
high temperature) jelas akan lebih
>> mahal dibandingkan yang
non HPHT. Bisa disebut mahal bila komponen tes
>> menyusun >
20 % budget sumur (completed-basis AFE sumur)..
>>
>> Salam,
>> awang
>>
>>
-----Original Message-----
>>
>
From:
[EMAIL PROTECTED] [mailto:[EMAIL PROTECTED]
>> Sent: Thursday,
May 03, 2007 1:00 C++
>> To: [email protected]
>>
Subject: RE: [iagi-net-l] Kapan melakukan DST ?
>>
>>> Pak Harry,
>>>
>>> Kelihatannya
tak selalu begitu. Pengamatan saya atas banyak operasi
>>
yang
>>> dilakukan banyak oil company di Indonesia
menunjukkan bahwa banyak
>>> company kecil melakukan test di
sumur wildcat-nya kalau semua data
>>> menunjukkan positif.
Bahkan, ada beberapa company besar yang selalu
>>> menunda
melakukan test sampai sumur ke-3, atau ke-4 bahkan ada yang
>>> melakukan test setelah sumur appraisalnya mencapai sumur
ke-6.
>>>
>>> Saya pikir ini lebih dominan
didorong masalah kecenderungan atau
>> culture
>>> company. Banyak company besar yang selalu melakukan test di
sumur
>>> wildcatnya bila positif, ada beberapa company
besar yang menunda
>>> test-nya di sumur2 apraisal saja, dan
banyak company kecil melakukan
>>> test di sumur wildcatnya.
Kecenderungannya malahan terbalik dengan
>> yang
>>> pak Harry katakan, yaitu company kecil selalu melakukan
test bila
>>> sumurnya positif.
>>>
>>> Dan, biaya test di sumur company kecil adalah murah atau
jauh lebih
>>> murah dibandingkan test yang dilakukan oleh
company2 besar, bila
> tidak
>>> ada problem.
>>>
>>> Salam,
>>> awang
>>
>>
______________________________________________________________________
>>
>>
>> Awang
>>
>>
Maaf agak terlambat merespons ,mengapa DST di perusahaan kecil lebih
>> murah ?
>> Bukankah rate dari testing co.sama saja
?
>>
>> Si-Abah.
>>
>>
>>
>
_______________________________________________________________________
>>>
>>> -----Original Message-----
>>>
>>
>
From: Harry RW
[mailto:[EMAIL PROTECTED]
>>> Sent: Thursday, April 26,
2007 9:20 C++
>>> To: [email protected]; 'Himpunan Ahli
Geofisika Indonesia (HAGI)';
>>> 'migas indonesia';
[EMAIL PROTECTED]
>>> Subject: RE: [iagi-net-l]
Kapan melakukan DST ?
>>>
>>> Setelah bekerja
untuk perusahaan raksasa dan sekarang perushaan
> kecil,
>>> ternyata apa yang dilakukan oleh giant oil company dan
dwarf oil
>> company
>>> sungguh bagai bumi dan
langit........perusahaan raksasa, cenderung
>> untuk
>>> melakukan test pada sumur pertama, sedang perusahaan pas2an
akan
>>> menunggu
>>> untuk melakukannya pada
sumur kedua, jadi sumur pertama di set ke
>>> discovery
>>> well, sumur kedua adalah sumur pembuktian besar
cadangan........
>>> termasuk
>>> coring,
testing, segala jenis logging tool yang sophisticated. Jelas
>>> terlihat kalau perusahaan pas2an akan pikir2 dulu untuk
spending
> kalau
>>> belum
>>> jelas
apakah uang itu akan kembali atau tidak....
>>>
>>>
>>> HRW
>>>
>>>
-----Original Message-----
>>>
>>
>
From: Rovicky Dwi Putrohari [mailto:[EMAIL PROTECTED]
>>>
Sent: Thursday, April 26, 2007 8:49 AM
>>> To:
[email protected]; Himpunan Ahli Geofisika Indonesia (HAGI);
>> migas
>>> indonesia; [EMAIL PROTECTED]
>>> Subject: [iagi-net-l] Kapan melakukan DST ?
>>>
>>> Dalam pengeboran eksplorasi sering ada
program DST (Drill Stem Test)
>>> atau UKL (Uji Kandung
Lapisan) yg direncanakan untuk sumur eksplorasi
>>>
(+appraisal), namun ada pula yang memprogramkan untuk yang sumur yg
>>> kedua (appraisal) dengan syarat sumur eksplorasi pertama
sukses
>>> dahulu.
>>>
>>> Mana
yang biasa anda lakukan ? DST pada sumur kedua (appraisal)
>>> setelah yakin di struktur (trap) itu ada isinya, atau sumur
pertama
>>> (eksplorasi) sehingga memperoleh data secepat
mungkin karena times
>>> value of money ?
>>>
>>> Adakah matematical background (numeric)
analysisnya ?
>>> atau sekedar kebiasaan perusahaan
(corporate behaviors) ?
>>>
>>> RDP
>>> --
>>> http://rovicky.wordpress.com/
>>>
>>>
>>
>
------------------------------------------------------------------------
>>> ----
>>> Hot News!!!
>>> CALL
FOR PAPERS: send your abstract by 30 March 2007 to
>>>
[EMAIL PROTECTED]
>>> Joint Convention Bali 2007 - The
32nd HAGI, the 36th IAGI, and the
>>> 29th IATMI Annual
Convention and Exhibition,
>>> Bali Convention Center, 13-16
November 2007
>>>
>>
>
------------------------------------------------------------------------
>>> ----
>>> To unsubscribe, send email to:
iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
>>> To subscribe, send
email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
>>> Visit IAGI
Website: http://iagi.or.id
>>> Pembayaran iuran anggota
ditujukan ke:
>>> Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
>>> No. Rek: 123 0085005314
>>> Atas nama: Ikatan
Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
>>> Bank BCA KCP. Manara
Mulia
>>> No. Rekening: 255-1088580
>>> A/n:
Shinta Damayanti
>>> IAGI-net Archive 1:
>
http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
>>>
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
>>>
---------------------------------------------------------------------
>>>
>>>
>>> No virus found in this
incoming message.
>>> Checked by AVG Free Edition.
>>> Version: 7.5.463 / Virus Database: 269.6.1/776 - Release
Date:
>> 4/25/2007
>>> 12:19 PM
>>>
>>>
>>> No virus found in this
outgoing message.
>>> Checked by AVG Free Edition.
>>> Version: 7.5.463 / Virus Database: 269.6.1/776 - Release
Date:
>> 4/25/2007
>>> 12:19 PM
>>>
>>>
>>>
>>>
>>>
>>>
>>
>
------------------------------------------------------------------------
>>> ----
>>> Hot News!!!
>>> CALL
FOR PAPERS: send your abstract by 30 March 2007 to
>>>
[EMAIL PROTECTED]
>>> Joint Convention Bali 2007 - The
32nd HAGI, the 36th IAGI, and the
>>> 29th IATMI Annual
Convention and Exhibition,
>>> Bali Convention Center, 13-16
November 2007
>>>
>>
>
------------------------------------------------------------------------
>>> ----
>>> To unsubscribe, send email to:
iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
>>> To subscribe, send
email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
>>> Visit IAGI
Website: http://iagi.or.id
>>> Pembayaran iuran anggota
ditujukan ke:
>>> Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
>>> No. Rek: 123 0085005314
>>> Atas nama: Ikatan
Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
>>> Bank BCA KCP. Manara
Mulia
>>> No. Rekening: 255-1088580
>>> A/n:
Shinta Damayanti
>>> IAGI-net Archive 1:
>
http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
>>>
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
>>>
---------------------------------------------------------------------
>>>
>>>
>>>
>>
>
------------------------------------------------------------------------
>> ----
>>> Hot News!!!
>>> CALL FOR
PAPERS: send your abstract by 30 March 2007 to
>>>
[EMAIL PROTECTED]
>>> Joint Convention Bali 2007 - The
32nd HAGI, the 36th IAGI, and the
>>> 29th IATMI Annual
Convention and Exhibition,
>>> Bali Convention Center, 13-16
November 2007
>>>
>>
>
------------------------------------------------------------------------
>> ----
>>> To unsubscribe, send email to:
iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
>>> To subscribe, send
email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
>>> Visit IAGI
Website: http://iagi.or.id
>>> Pembayaran iuran anggota
ditujukan ke:
>>> Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
>>> No. Rek: 123 0085005314
>>> Atas nama: Ikatan
Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
>>> Bank BCA KCP. Manara
Mulia
>>> No. Rekening: 255-1088580
>>> A/n:
Shinta Damayanti
>>> IAGI-net Archive 1:
>
http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
>>>
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
>>>
---------------------------------------------------------------------
>>>
>>>
>>
>

Kirim email ke