Mudah2an segala macem "kekurangan" Venezuela, tidak akan menjadikan Pertamina - BPMIgas untuk mencari alasan untuk tidak bisa/berani melakukan hal yang sama dengan keberanian Venezuela ... karena sekarang (sejak Sep.2006 lalu) Pertamina sudah manjadi PT sendiri (tidak corporate lagi), jadi semua bisa diatur sendiri tanpa "menunggu" restu dari kamarintah , nah tunggu apa lagi PTM ? kini saatnya menunjukkan kepiawaian - keprofesionalan anda .... monggo mas Min ...
wass, On 5/11/07, edison sembiring <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
"apaun ceritanya mereka jauh lebih berani daripada kita" --- Awang Harun Satyana <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Pak Noor, > > Menarik, hanya akan menimbulkan pertanyaan, kemana > hilangnya harta dari > alam tersebut ? Apakah dibawa oleh > perusahaan-perusahaan asing, atau > habis dikorupsi oleh pejabat2 Venezuela ? > > Salam, > awang > > -----Original Message----- > From: noor syarifuddin > [mailto:[EMAIL PROTECTED] > Sent: Friday, May 11, 2007 12:43 C++ > To: [email protected] > Subject: Re: [iagi-net-l] Venezuela Nasionalisasi > Ladang Minyak Onorico > > From: "[EMAIL PROTECTED]" <[EMAIL PROTECTED]> > Apa iya sekarang produksi Venezuela 3 juta BOPD ? > > Si - Abah > > Abah, ini yang menarik dari Venezuela.... > Produksi mereka memang sekitar 3 juta bopd. Ini > artinya kurang lebih 3 > kali produksi Indonesia sekarang. Penduduk mereka > kurang lebih hanya > sekitar 28 juta saja (+/- 10% penduduk Indonesia). > Namun demikian > ternyata hasil produksi minyak yang begitu melimpah > tidak atau belum > bisa mensejahterakan rakyatnya. Bayangkan produksi 3 > kali lipat, dan > jumlah penduduk hanya 1/10 Indonesia itu artinya > produksi per kapita per > harinya sekitar 27 kali Indonesia tapi tingkat > kemiskinan dan > pengangguran tidak jauh lebih baik dari Indonesia. > Coba perhatikan data > kecil dari Wikipedia berikut: > > - angka pengangguran : 9% (Indonesia > 10.3%) > - jumlah penduduk miskin : 37% (Indonesia > (27%, mungkin > sekarang 35-40%) > - angka inflasi : 21 % > (Indoensia 7-8% per > BPS, tapi mungkin riil sekitar 12-15%) > > Jadi tidak hanya rakyat yang belum sejahtera, secara > politik dan > ekonomi, Venezuela juga jauh tertinggal dengan > negara-negara berkembang > lainnya. Inflasi rata-rata masih dua digit. Beberapa > teman seprofesi > yang saya kenal memilih untuk "sementara tidak > pulang" dulu ke Caracas > karena alasan politik dll.Termasuk diantaranya akan > adanya UU baru yang > mengatur bahwa anak yang lahir adalah anak negara, > jadi orang tua tidak > punya hak lagi untuk membawa pergi jika orang tuanya > mau menjadi > emigran. Hampir semua ekspatriate yang bekerja di > Caracas diberi mobil > yang "anti peluru" karena angka penculikan anak > cukup tinggi. > > Kalau yang pernah melihat di acara mingguannya > Chavez "Allo president", > pasti teringat zaman orba dulu. Selama berjam-jam > Chavez siaran seorang > diri di TV dan ngomong tanpa henti tentang segala > macam. > > Apakah setelah nasionalisasi semuanya akan berubah > .......? kelihatannya > terlalu dini untuk menjawabnya. Tapi kalau melihat > sejarah, maka tidak > mudah untuk membalik keadaan. > > > salam, > > _____ > > The fish are biting. > Get > <http://us.rd.yahoo.com/evt=49679/*http:/searchmarketing.yahoo.com/arp/s > ponsoredsearch_v2.php?o=US2140&cmp=Yahoo&ctv=Q107Tagline&s=Y&s2=EM&b=50> > more visitors on your site using Yahoo! Search > Marketing. > ____________________________________________________________________________________Yahoo! oneSearch: Finally, mobile search that gives answers, not web links. http://mobile.yahoo.com/mobileweb/onesearch?refer=1ONXIC ---------------------------------------------------------------------------- Hot News!!! CALL FOR PAPERS: send your abstract by 30 March 2007 to [EMAIL PROTECTED] Joint Convention Bali 2007 - The 32nd HAGI, the 36th IAGI, and the 29th IATMI Annual Convention and Exhibition, Bali Convention Center, 13-16 November 2007 ---------------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id Visit IAGI Website: http://iagi.or.id Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta No. Rek: 123 0085005314 Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Bank BCA KCP. Manara Mulia No. Rekening: 255-1088580 A/n: Shinta Damayanti IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi ---------------------------------------------------------------------

