Yth. IAGI netter
Mohon maaf sebelumnya, salah posting.
Salam,
jpp
julianta panjaitan <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Sekedar sharing info dari milis sebelah.
Ada pro kontra masalah gaji untuk ekspatriat antara Chief BP MIGAS dan CEO
MEDCO.
Silakan disimak..
Regards,
jpp
Franciscus B Sinartio <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
dari milis tetangga.
kebetulan di awal minggu ini sempat ngomong2 sama beberapa orang dari BP Migas.
summary nya:
secara teoritis bisa saja orang Indonesia dapat gaji expat kerja di Indonesia.
tetapi perlu melewati beberapa approval dulu di BP migas. yang saya ajakin
bicara selalu bilang dari dia sendiri tidak ada masalah, tapi dia tidak tahu
dari bagian ini atau bagian itu yang juga harus meng- approve.
secara general hasil diskusi dengan beberapa orang baik yang dari BP-Migas
maupun yang dari perusahaan minyaknya adalah sbb:
katanya yang sering menyebabkan tidak jadi nya orang Indonesia ditarik balik
kerja di Indonesia adalah dilemma begini:
expat harus digantikan karena terlalu mahal, jadi harus digantikan oleh orang
Indonesia. jadi orang Indonesia yang menggantikan harus lebih murah. Sedangkan
disisi lain, perusahaan2 lain di LN bersedia menggaji orang Indonesia jadi
expat (job challenges + payroll + facilities). Jadi akhir nya situasi nya akan
tetap seperti sekarang. banyak expat yang kerja di Indonesia, dan banyak orang
Indonesia yang kerja di LN.
Waktu saya bilang seandainya PERUSAHAAN melihat bukan dari segi duit nya saja
maka mungkin ceritanya lain. langsung di jawab oleh salah seorang Exploration
manager (yang expat) dari suatu perusahaan multi nasional yang kantornya
sekitar kuningan: iya benar seandainya EMPLOYEE nya tidak melihat dari segi
duitnya maka ceritanya lain ....
Nah sekarang yang harus berubah siapa???? yang sudah pasti perusahaan pasti
cari untung, itu sudah jelas banget, tidak ada perusahaan yang mau merugi.
Nah... kalau pegawai cari apa??????
sekedar sharing hasil survei kecil2an tentang kekurangan tenaga kerja di
Indonesia dan cara menarik orang Indonesia yang sudah bekerja di LN.
fbs
MASIH di luar negeri
----- Forwarded Message ----
From: ganis supriadi
To: [EMAIL PROTECTED]
Sent: Wednesday, May 16, 2007 10:10:50 PM
Subject: [IATMI-KL] Re: BP Migas: Gaji Ekspatriat Tambang Kelewat Mahal
Inget ucapannya Kwik Kian Gie, Expat yg di Indonesia kebanyakan adalah
kelas tiga, yg di negaranya sendiri udah ngga laku, kayaknya sih
termasuk yg di sektor Migas....
Makanya sekali mereka masuk ke Indonesia mereka betah ngga mau pergi pergi.
Betapa enaknya jadi expat di Indonesia, apa apa dikantor ada yg
ngebantuin, dari foto copy, minum, office boy, sekretaris siap siaga
membantu, dan kalau udah kerjaan yg detil detil orang lokal juga yg
mengerjakannya...
Expat di Indonesia malah jadi tuan rumah....
Bandingkan dengan jadi expat di KL....semua ngerjain sendiri.
Salam,
On 5/16/07, aris
wrote:
> BP Migas: Gaji Ekspatriat Tambang Kelewat Mahal
>
> Alih Istik Wahyuni - detikfinance
>
> Jakarta - Kesenjangan gaji antara pekerja lokal dan pekerja asing
> (ekspatriat) di industri tambang menjadi sorotan BP Migas.
>
> Sampai-sampai Kepala BP Migas Kardaya Warnika merasa miris ketika di suatu
> perusahaan pengeluaran seorang ekspatriat sama dengan 50 persen pengeluaran
> seluruh pekerja
>
> "Masa pengeluaran pejabat ekspatriat sama dengan separuh total pengeluaran
> seluruh pekerja?" ujarnya disela-sela acara 31st Annual Indonesian Petroleum
> Association (IPA) di Jakarta Convention Center (JCC), Rabu (16/5/2007
>
> Ia berharap agar para perusahaan tambang lebih mengakomodasi tenaga kerja
> dalam negeri. Kardaya menuturkan, sebenarnya sudah ada aturannya mengenai
> tenaga kerja di sektor migas
>
> Dalam aturan itu disebutkan, posisi yang sudah bisa diisi oleh tenaga kerja
> Indonesia tidak boleh diisi oleh tenaga asing
>
> Menanggapi hal ini Dirut Medco Energi Hilmi Panigoro menjawab dengan singkat
>
> "Sebagai perusahaan kelas dunia, kami akan bersedia membayar mahal untuk
> kinerja yang kelas dunia. Tak masalah dari mana pun," ujarnya disambut
> tepukan peserta yang kebanyakan adalah orang asing
> --
> ===========================
> Se queremos progredir, não devemos repetir a história, mas fazer uma
> história nova.
>
> If we want to progress, we do not have to repeat history, but to make a new
> history.
> >
>
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
Mohon menggunakan mailist sesuai dengan peruntukannya.
IATMI-KL : [EMAIL PROTECTED]
Cerita santai : [EMAIL PROTECTED]
Postingan bebas selama tak menyerang SARA : [EMAIL PROTECTED]
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
----------------------------------------------------------------------------
Hot News!!!
CALL FOR PAPERS: send your abstract by 30 March 2007 to [EMAIL PROTECTED]
Joint Convention Bali 2007 - The 32nd HAGI, the 36th IAGI, and the
29th IATMI Annual Convention and Exhibition,
Bali Convention Center, 13-16 November 2007
----------------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------
---------------------------------
Got a little couch potato?
Check out fun summer activities for kids.
---------------------------------
Be a better Globetrotter. Get better travel answers from someone who knows.
Yahoo! Answers - Check it out.