Pak Gde, Wah tanya barang baru terus nih. Di coy saya ini, air formasi ini jadi barang yang sangat vital mengingat belum didapatnya sample yang konklusif dari semua well yang ada. Ada sih dari satu sumur, cuma kita masih kurang, at least satu lagi sebagai pembanding.
Oh ya, saya pake RDT dari halliburton. Tidak seperti Schmlumber atau Baker Atlas yang memakai OFA, analisa jenis fluida dilakukan oleh modul MRILAB yang mengukur spektruk polarisation time (T1) dan juga mengukur hydrogen index (HI) dan capacitancy (CAP). T1, HI dan CAP ini seringkali menunjukan tanda tanda yang bagus ketika pumping hidrocarbon. Nah waktu identifikasi air formasi dari mud filtrate, menurut engineernya hanya akan terlihat dari T1 saja, sementara HI dan CAP akan kelihatan sama. Nah waktu pumping, ada pergeseran T1 (setelah pumping 30 menit, permeabilitas sekitar 27 md/cp), 15 menit kemudian kita ambil sample. Ada tiga tank yang harus diisi) yang semuanya memakan waktu sekitar 90 menit. Nah sampe di lab ternyata kandungan potassiumnya masih tinggi, mirip mirip mud filtrate, hal yang sama juga dengan chloritenya. Oh ya, ada lagi sensor resistivity yang dipasang. Cuma kadangkala jalan, kadangkala gak jelas. Saya sudah mencari tahu pakah mungkin mengkalibrase T1 ini dengan mudfiltrate ... tapi halliburton gak bisa. Jadi satu satu cara adalah dengan extend pumping time. On 6/13/07, [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Kelihatannya fluid statusnya begitu penting sampe di pumping 2.5 jam. Itu sampling? kenapa nggak OFA dulu untuk ngebuang filtratenya? Ada yg baru nggak? > mas Heri, > Setahu saya tidak ada air formasi yang mengandung nitrat. Ci company dulu > saya bekerja, hampir selalu menggunakn nitarte sebagai bahan tracer dengan > kisaran kandungan 200 ppm. Jadi waktu DST atau MDT, kita akan tahu persis > kualitas dari sample yang kita ambil. Kalo ada nitrat nya berarti ada > kontaminasi. > > Finger print untuk MDT tidak bisa dilakukan di onsite, tapi di lab, > bersama > sama dengan filtrate. Kalo ternyata sample yang kita mabil mengandung > filtrate, ya namanya sial aja ... buang duwit banyak untuk sample yang > tidak > konklusif. Tapi kalo kita pumping terus juga, ya kemungkinan tool stuck > menjadi besar ... nah kemarin saya pumping dua setengah jam .... langsung > dimusuhi para driller .... he he he ... karena tool langsung stuk dengan > perbedaan 350 psi. > > > > On 6/10/07, heri ferius <[EMAIL PROTECTED]> wrote: >> >> Bila basin nitrat nya boleh dibilang tidak ada, tentu tracer bisa >> digunakan, apa sudah dilarang dan apakah di semua basin didunia tidak >> mengandung nitrat ?. ada yang tahu ??. >> >> Finger print mud filtrat bisa kita lakukan langsung dipermukaan. >> Pertanyaan saya, apa finger print MDT dilakukan online atau setelah >> tools >> dicabut / dipermukaan (take time) dan kalau ternyata masih mud filtrat, >> apa diulang lagi sampling nya. >> >> Untuk data air coba deh diambil dari production test pada single perfo >> / zone. Bahkan kita bisa menentukan zone mana yang mensuplay air >> terbesar >> pada commingle production. Di CSB pernah dicoba, malah kebagian award. >> >> ----- Original Message ----- >> *From:* Shofiyuddin <[EMAIL PROTECTED]> >> *To:* [email protected] >> *Sent:* Wednesday, June 06, 2007 6:53 AM >> *Subject:* [iagi-net-l] Petrophysics - Formation Water Properties >> >> >> Barangkali ada rekan netter yang mau share tentang sifat sifat atau >> komponen komponen utama yang ada dalam air formasi (connate water) >> seperti >> misalnya kandungan anion dan kationnya. Kandungan anion dan kation ini >> tentunya akan bervariasi terhadap lingkungan pengendapan. Komponen >> komponen >> utama yang saya maksudkan adalah: >> >> Kation: >> Na, K, Mg, Ba, Fe, Sr >%

