pak harry,

sampai sekarang pun, masih ada jaringan gas di kota bogor. namun  memang
masih 'daerah lama', seperti misalnya daerah bantarjati dan sekitarnya. tapi
perumahan2 baru belum terjangkau sarana gas tsb, meskipun banyak yg mau
(sebab jauh lebih murah dibandingkan dg gas yg dikemas dalam tabung).

salam,
syaiful
* tinggal di bogor, belum tersentuh jaringan gas kota.


On 6/13/07, Harry RW <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

 Sedikit komentar saja: Kota Bogor paling tidak sampai sekitar tahun 85an
mempunyai sarana dan jaringan gas kota, mengapa bukan kota bogor yang
dipakai sebagai contoh, paling tidak buy in dari masyarakat akan lebih mudah
dan cadangan gasnya, walaupun mungkin nggak sebesar di Jawa tengah, tapi
daerah pertamina Jawa Barat saya rasa mempunyai cadangan yang cukup…….
Mudah2an "para pakar" sudah mempertimbangkannya…


 ------------------------------

*From:* Bambang Pujasmadi [mailto:[EMAIL PROTECTED]
*Sent:* Wednesday, June 13, 2007 6:49 AM
*To:* [email protected]
*Subject:* Re: [iagi-net-l] Kabupaten Blora akan Jadi Pilot Project Gas
Alam Kota





Wah, bakal ada cara baru nih untuk "memusnahkan" pemukiman kumuh......

Perlu kesadaran masyarakat, perihal safety. Kalo jaringan gas masuk
pemukiman kumuh, banyak yang "nyanthol"  ala kabel listrik, bakal banyak
korban tuh.



Kalau dimulai dari perumahan, mungkin lebih masuk akal, disamping akan
lebih ekonomis karena jarak antar rumah yang rapat. Tapi konsekuensinya
sasaran untuk mengganti minyak tanah bisa dipastikan sulit tercapai.



pujas

*Bowo Kusnanto <[EMAIL PROTECTED]>* wrote:





  Kabupaten Blora akan Jadi Pilot Project Gas Alam Kota


MinergyNews. Com, Puncak-- Kabupaten Blora, Jateng, akan dijadikan
sebagai proyek percontohan gasifikasi gas alam untuk kebutuhan rumah
tangga di wilayah tersebut.

Menurut Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas)
Tubagus Haryono, Kabupaten Blora tepat dijadikan pilot project
gasifikasi gas alam kota karena ketersediaan gas di wilayah
tersebut.

Saat ini, lanjutnya, BPH Migas sudah melakukan pendekatan terhadap
pemda setempat untuk melakukan studi yang mengkaji lebih jauh
kemungkinan tersebut. "Kita sudah bekerjasama dengan pemda setempat
soal ijin studi kajian," katanya di sela-sela acara sosialisasi
fungsi BPH Migas pada wartawan ESDM di Puncak, Sabtu (9/6).

Hasil kajian nanti akan menentukan bagaimana desain pipa yang harus
dibangun hingga sistem pendanaannya.

BPH Migas, ungkapnya, tengah menggelar pra kualifikasi untuk
menentukan siapa yang berhak melakukan kajian. Kajian hingga tahap
desain diharapkan bisa selesai akhir tahun ini.

Dengan proyek tersebut, jelasnya, masyarakat dapat mengganti
penggunaan minyak tanah ke gas alam yang ada di daerah tersebut.

Anggota Pokja Gas BPH Migas Sri Wahyu Purwanto mengharapkan
pemerintah mau memberikan subsidi berupa bantuan dalam konstruksi
pipa. Dengan begitu bisa menurunkan tingkat keekonomian harga gas
hingga bisa dijangkau masyarakat. "Harga gas kan mahal, sedangkan
daya beli masyarakat rendah. Kalau pemerintah dapat membantu lewat
subsidi maka selisihnya bisa diatasi." (MNC-6)

.

_._,___




 ------------------------------

Kunjungi halaman depan Yahoo! 
Indonesia<http://sg.rd.yahoo.com/mail/id/footer/def/*http:/id.yahoo.com/>yang 
baru!




 ------------------------------

Building a website is a piece of cake.
Yahoo! Small Business gives you all the tools to get 
online.<http://us.rd.yahoo.com/evt=48251/*http:/smallbusiness.yahoo.com/webhosting/?p=PASSPORTPLUS>

No virus found in this incoming message.
Checked by AVG Free Edition.
Version: 7.5.472 / Virus Database: 269.8.13/844 - Release Date: 6/11/2007
5:10 PM

No virus found in this outgoing message.
Checked by AVG Free Edition.
Version: 7.5.472 / Virus Database: 269.8.13/844 - Release Date: 6/11/2007
5:10 PM




--
Mohammad Syaiful - Explorationist
Mobile: 62-812-9372808
Email: [EMAIL PROTECTED]

Exploration Think Tank Indonesia (ETTI)
Head Office:
Jl. Tebet Barat Dalam III No.2-B Jakarta 12810 Indonesia
Phone: 62-21-8356276 Fax: 62-21-83784140
Email: [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke