Mas Gantok, apakah ada sampel air yang diambil pakai wireline RFT, MDT/RCI di 
Duri? Saya rasa tidak ada dan tidak perlu. Duri field punya 6000-an sumur dan 
mudah sekali memperoleh data air formasi dari tiap zone dari sumur2 
produksi-nya. Kalau perlu air sumur penduduk di Sebrang Pipa - Sebanga bisa 
dikorelasikan dengan akifer Duri (Rw > 25 Ohmm?) he..he..he...

Esensi pertanyaan mas Shofi adalah bagaimana sampling air formasi dengan MDT di 
sumur eksplorasi, yang pakai WBM, tanpa kontaminasi filtrat lumpurnya. Pendapat 
saya: itu sia-sia saja. 
-bg


----- Pesan Asli ----
Dari: "Subiyantoro, Gantok (gantoks)" <[EMAIL PROTECTED]>
Kepada: [email protected]
Terkirim: Kamis, 14 Juni, 2007 12:51:14
Topik: RE: Hal: [iagi-net-l] Petrophysics - Formation Water Properties


Di Duri kita melakukan analisa air. Dalam analisa itu kita mendapatkan 
element-element seperti carbonate, chloride, nitrate, dsb, hingga mendapatkan 
TDS (total Dissolved Solid) dan resistivity air. Jika di crossplotkan antara 
TDS dengan Rw maka akan membentuk kurva hiperbolik Rw=TDS^-x. Jadi kalau TDSnya 
rendah, misalnya < 500 ppm, maka RWnya bisa mencapai > 25 ohmm. Kalau TDSnya 
1500 - 4000 ppm, maka RW < 5 ohmm. Oh ya Rw itu diukur pada temperatur 77 deg 
F. Sample yang digunakan adalah acak, ada yang diambil dari air produksi maupun 
dari water sandnya sendiri. 
 
GS




From: Shofiyuddin [mailto:[EMAIL PROTECTED] 
Sent: Thursday, June 14, 2007 7:12 AM
To: [email protected]
Subject: Re: Hal: [iagi-net-l] Petrophysics - Formation Water Properties


Mas Mbang,
Saya pikir akan sulit untuk mendapatkan justifikasi untuk memakai OBM kalo 
hanya untuk mengambil water sample dengan MDT in term of cost yang harus 
dikeluarkan. 
 
Perihal hubungan pengendapan dan komposisi anion kation, saya akan coba cari 
bukunya. Perasaan saya punya thesis penelitian ini di Copper Basin Australia. 
Saya akan share kalo dah ketemu.
 
 
Shofi


 
On 6/13/07, Bambang Gumilar <[EMAIL PROTECTED]> wrote: 
Setuju dengan mas Herry. Kontaminasi filtrat lumpur tidak bisa 100% 
dihilangkan. Oleh karena itu saya keukeuh untuk pakai water based mud kalo mau 
sampling HC dan pakai OBM/SBM untuk sampling air. Tetapi, sejauh ini tidak 
pernah ambil sampel air formasi pakai MDT/RCI/RDT, mahal dan tidak membantu 
sama sekali. Kalau hanya untuk mengetahui Rw (dan Calculated NaCl eq.) cukup 
pakai Pickett Plot di zone airnya. Kecuali jika ada permintaan khusus untuk 
mendapatkan data air yang lebih lengkap (hardness, corrosiveness, etc.) untuk 
kawan-kawan di facility engineering  untuk mendesain pipa/katub/tanki yang 
tahan korosi, misalnya. 
 
Saya tertarik dengan alasan mas Shofi untuk mendapat detail komposisi anion - 
kation dari air formasi untuk studi lingk. pengedapan. Boleh dikongsikan 
(share)? 
-bg


                
________________________________________________________ 
Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru! 
http://id.yahoo.com/

Kirim email ke