Pressure gradien biasanya diambil pada reservoir yang sama dan cukup tebal. 
Yang pernah saya coba dengan interval sampling > 8 ft,  baru dapat, dengan 
memakai tools dengan akurasi 1-2 digit dibelakang koma, dan teknik 
monitoringnya pun harus melihat grafik pada satuan terkecil 1-2 digit 
dibelakang koma, apa benar sudah stabil, yang akan tergambar dengan garis lurus 
sekitar 2 menit.  

Pengumpulan data biasanya fleksibel dengan kebutuhan dasar Geologist, waktu dan 
risk factor sumur. Super charging biasa terjadi di mud cake berlapis dan tebal, 
pada tite biasanya ngak ada permeability, cake, pressure ngak ditest, wasting 
time & $.

Dengan sampling tersebut dibuat grafik untuk nyari gradient gas, oil, water. 
Untuk kondensat biasanya gradient diantara gas dan oil dan juga sangat didukung 
dengan good oil show pada SWC (Kondensat kan samapi diatas jadi oil). Itupun 
kita akan tertipu oleh solution gas. Contoh terbaik mungkin ada Pematang Fm di 
CSB. Petrophysic CPI,  HLS & SCHL bilang zona gas. Terus saya bilang good oil 
show ini dari mana?, pada hal kita cuma ngebor satu reservoir open hole.  
Setelah gas yang keluar membakar rig service waktu initial completion dan zona 
ini telah tinggal > 10 th dan kebetulan Manager teamnya seorang geologist, saya 
dengan teknical assisten PE merekomendasi zone ini berisi oil yang akan flowing 
oleh solution gas saat di perfo. Terbukti dengan TCP dan langsung dialirankan 
ke GS berproduksi > 2000 BOPD selama 3 bulan (Gradient analysis nya bubar).

BTW,  fresh water influx yang pernah dibicarakan di milist, apa di MFK, Tonga, 
Kampar Kiri dan Kanan, kok ngak nyahut, saya juga lagi nganggur nih alias 
magang di SLT, diluar geo. 

Salam
HF


----- Original Message ----- 
  From: M Fakhrur Razi 
  To: [email protected] 
  Sent: Saturday, June 23, 2007 12:20 PM
  Subject: Re: [iagi-net-l] Petrophyics - Condensate


  ambil pressure lebih banyak belum tentu membantu, pake chart schlumberger 
litholgy thickness Versus optimum pressure point. 

  Ya, di HPHT banyak tight reservoir, jadi sering supercharging, sulit cari 
pressure gradient valid. 

  regards, 
  Razi

   
  On 6/23/07, Amir Al Amin <[EMAIL PROTECTED]> wrote: 
    Qz gauge
    Akurasi memang +/- 2psi
    tapi  resolusinya 0.01psi

    untuk  lebih yakin ambil pressure test yang banyak untuk gradient. 

    pressure gradient untuk overpressure sama dengan normal pressure.
    analoginya dengan air dalam bejana tertekan dan tidak tertekan, BJ air 
tetap.

    supercharging bukan di HPHT tapi di low perm sand, yang didrilling dg high 
MW. 

    Supaya presure gradient lebih sensitif, gunakan psi/m, bukan psi/ft



    On 6/21/07, M Fakhrur Razi <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
    > secara teory bisa saja pak kalo reservoir virgin mengandung high volatile 
    > oil dengan API sekitar 45 - 55. Kalo mau membedakan dengan kondensasi gas
    > bisa dengan LFA di reservoir tersebut. Kalo dari pressure gradient tentu
    > kita harus sangat berhati-hati karena apalagi perbedaan hanya 0.02 psi/ft.
    > Kalo ambil pressurenya pake MDT, ingat bahwa akurasi MDT pressure test 
+/- 2
    > psi (CQG), cukup sulit membedakan 0.07 psi/ft dengan 0.09 psi/ft.
    >
    > untuk reservoir di HPHT, pressure gradient yang dipakai relative sama, 
tapi 
    > tentu tingkat akurasi perlu diperhatikan karena di HPHT sangat sering kita
    > mengalami supercharging.
    >
    > regards,
    >
    > Razi
    >
    > On 6/21/07, Shofiyuddin < [EMAIL PROTECTED]> wrote:
    > >
    > > Barangkali ada yang mau share masalah sederhana yang sedang saya hadapi
    > sekarang.
    > > Di plot pressure gradient saya menemukan harga sekitar 0.09 psi/ft. 
Secara
    > teori kemungkinan adalah wet gas atau kemungkinan laen adalah condensate.
    > >
    > > Pertanyaan saya apakah condensate itu ada dalam kondisi reservoar masih
    > virgin atau terjadi secara alami dan bukan merupakan hasil penurunan 
    > pressure (dew point)? Apakah kita boleh mengartikan bahwa condensate itu
    > sebagai very light oil atau gassy oil? Kalo bisa terjadi secara alamai,
    > bagaimana membedakannya dengan hasil proses kondensasi gas? 
    > >
    > > Di oil coloum, gradientnya sekitar 0.25 - 0.3 psi/ft yang berkorelasi
    > dengan oil 37 degs API, sementara untuk gasnya bervariasi dari 0.025 sampe
    > 0.07 psi/ft.
    > >
    > > Terima kasih sebelumnya. 
    > >
    > > Shofi
    > >
    > >
    >
    >


    --
    ***********************************
    Amir Al Amin
    Operation/ Wellsite Geologist
    (62)811592902
    amir13120[at]yahoo.com
    amir.al.amin[at]gmail.com
    ************************************

    ----------------------------------------------------------------------------
    Hot News!!!
    CALL FOR PAPERS: send your abstract by 30 March 2007 to [EMAIL PROTECTED]
    Joint Convention Bali 2007 - The 32nd HAGI, the 36th IAGI, and the
    29th IATMI Annual Convention and Exhibition,
    Bali Convention Center, 13-16 November 2007 
    ----------------------------------------------------------------------------
    To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
    To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
    Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
    Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
    Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
    No. Rek: 123 0085005314
    Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
    Bank BCA KCP. Manara Mulia 
    No. Rekening: 255-1088580
    A/n: Shinta Damayanti
    IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
    IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
    ---------------------------------------------------------------------






------------------------------------------------------------------------------


  No virus found in this incoming message.
  Checked by AVG Free Edition. 
  Version: 7.5.467 / Virus Database: 269.9.6/862 - Release Date: 6/22/2007 3:04 
PM

Kirim email ke