On 7/4/07, Zaenal Abidin <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Sebagai pembuktian, mari sekarang kita tanyakan kepada para wni (expat Indonesia) yg sudah melanglang-buana kerja diprshn minyak & gas diluar NKRI (di mideast, eropa, amrik atau asia), apakah mereka mau balik ke indonesia dengan standar gaji lokal (dalam negri)? Bagi member milist Migas_Indonesia yg jadi expat diLN, tolong dijawab dengan setulusnya :-), terima kasih
Beberapa hari lalu saya bertemu salah seorang manajer HR persh migas di Jakarta. Katanya perusahaan ini sudah berhasil mengundang balik belasan pekerja Indonesia dari Middle East, ya mereka ynag diundang ini kawan-kawan kita dari Middle East (Qatar, Abudhabi dsk). Tentusaja persh ini harus bersaing ketat dengan persh di ME. Yang tentusaja salah satu daya tarik-nya adalah GAJI. Tentusaja besarnya angka gaji ini bisa diakomodir dengan beebrapa cara, misal status kepegaiwaiannya kontrak jangka pendek plus bonus kalau menyeleseikan waktu kontrak. Sehingga tidak melanggar gaji bulanan yang sudah ada dalam tabel sakala gaji dan bonus ini dipakai untuk menutup serta menahan mereka sehingga menyeleseikan masa kontrak. Semua itu ditulis dalam draft kontraknya. Jadi ada kejelasan bagi si pekerja soal bonus dll. Menurut beliau (si Mgr HR) mengundang mereka bisa juga dengan long distance interview. Tidak harus kesana berbiaya tinggi. Beberapa dari mereka juga sudah diatas 5 -7 tahun di LN. Artinya ada saat-saat tertentu para pekerja di LN ini jenuh dengan kondisi LN yg bukan seperti geografis lingkungan hidup masa kecil-muda nya. Cara menarik mereka kembali ke Indonesia ini juga cukup unik. Wah kalau crita di mailist bisa puanjang nanti :( Yang ingin saya garis bawahi adalah. Kalau memang HR-HR oil co di Indonesia ini mau melakukannya, saya yakin BISA ! Dan perusahaan ini sudah memberikan contohnya dengan menarik belasan operator sebuah lapangan migas. Tentusaja harus ada 'keberanian' merubah pola pikir dan kejelian melihat sisi hidup manusia Indonesia yang memiliki keinginan berkumpulnya sangat tinggi. kalau dulu "mangan-ramangan kumpul", sekarang berubah menjadi "sing penting ngumpul karo mangan" (kalau dulu makan atau tidak makan berkumpul, sekarang yang penting berkumpul sambil makan-makan) Salam RDP -- http://rovicky.wordpress.com/ ---------------------------------------------------------------------------- Hot News!!! CALL FOR PAPERS: send your abstract by 30 March 2007 to [EMAIL PROTECTED] Joint Convention Bali 2007 - The 32nd HAGI, the 36th IAGI, and the 29th IATMI Annual Convention and Exhibition, Bali Convention Center, 13-16 November 2007 ---------------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id Visit IAGI Website: http://iagi.or.id Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta No. Rek: 123 0085005314 Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Bank BCA KCP. Manara Mulia No. Rekening: 255-1088580 A/n: Shinta Damayanti IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi ---------------------------------------------------------------------

