Menarik sekali. Kira kira darimana asal minyak ini? yang saya tahu, untuk reservoar kujung, minyak ada di Kujung 1 sampe dengan Ngimbang. Kalo memang benar dari sana, kira kira bagaimana kejadiannya sehingga bisa keluar setelah mud volcanonya?
On 7/19/07, Awang Harun Satyana <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Ini sudah kita prediksikan dari awal kejadian semburan lumpur sebab mud volcano Porong terjadi di wilayah yang sudah terkenal kaya hidrokarbon. Di seluruh dunia pun di tempat2 di mana gununglumpur bermukim selalu erat kaitannya dengan sistem hidrokarbon. Bahkan karena erat kaitannya dengan hidrokarbon, gununglumpur banyak dipelajari orang sejak pertengahan abad keduapuluh. Menganalisis kejadian hidrokarbon (minyak) di sistem gununglumpur Porong mudah saja. Kita korelasikan saja crossplot kejadian hidrokarbon temperature vs HCs generation (diagenetik, katagenetik, dan metagenetik) dengan crossplot transformasi mineral lempung (ilitisasi) yang memuat temperature vs kind of clay mineral di sistem elisional. Lalu, kita periksa mineral lempung yang keluar dari semburan lumpur (smektit/ilit ?), lalu kita akan tahu dari regim temperature berapa ia berasal. Mengetahui temperaturnya, maka kita bisa kaitkan langsung ke cross plot HC generation. Dari data yang saya punya dan korelasi awal menunjukkan, minyak yang keluar itu berasal dari generasi 80-150 deg C, dengan komposisi generasi HCs terdiri atas minyak dan gas metan, pada transformasi smectite to illite di temperature 90-120 deg C. Kita tahu juga bahwa sistem diapir atau mud volcano akan mengangkat GG (gradient geothermal) secara anomaly, terangkat di wilayah itu dari rata-rata regional. Maka, tak perlu minyak di semburan Porong itu berasal dari batuan induk yang terbukti di Jawa Timur yaitu Ngimbang shales, sebab akibat uplifted GG ini maka Pliocene shales Kalibeng di sini pun sudah dalam regim katagenetik oil generation, asal ia punya TOC cukup baik sebagai batuan induk minyak. Cara terbaik adalah : mengambil sampel minyak semburan Porong itu, analisis lengkap geokimianya (bulk properties, isotop, biomarker), kita kan tahu dengan segera apa batuan induknya. Data geokimia minyak Jawa Timur kita sudah lebih dari cukup untuk studi perbandingan, bila minyaknya menunjukkan asal Pliosen Kalibeng, hm sangat menarik; bila asal Eocene Ngimbang menarik juga mengkaji source pod dan sejarah migrasi di bawahnya. Kelak, bila semburan lumpur sudah mati, tidak berlebihan bila kita berpikir bahwa ini akan menjadi lapangan minyak. Generasi di bawahnya sudah jelas terjadi, perangkap2 baru yang disebabkan oleh deformasi piercement structure ala diapir dan mud volcano sedang terbentuk saat ini. Kita bisa belajar dari banyak lapangan minyak di Azerbaijan dan Rusia yang sumur2 produksinya dibor di mud volcano yang sudah mati. Turaguy oil field, Lokbatan oil field, Bibieibat oil field, dan Guum Adasy oil field semuanya adalah lapangan2 minyak di struktur mud volcano. Maka, ini berita menggembirakan. Sekarang memang bencana di Porong sebab : mud volcano is in the making, tetapi coba belasan atau puluhan tahun ke depan bisa saja sebagai oil field (!). Maka sebaiknya kita teliti terus fenomena geologi ini, baik sekarang, juga nanti saat sudah padam. Salam, awang -----Original Message----- From: Rovicky Dwi Putrohari [mailto:[EMAIL PROTECTED] Sent: Thursday, July 19, 2007 7:33 C++ To: [email protected] Subject: [iagi-net-l] Pusat Semburan Lumpur Keluarkan Hidrokarbon Wah !! 17/07/07 21:17 Pusat Semburan Lumpur Keluarkan Hidrokarbon Sidoarjo (ANTARA News) - Dugaan adanya hidrokarbon yang berasal dari pusat semburan lumpur Lapindo Brantas Inc. di Porong Sidoarjo tampaknya semakin nyata. "Hal ini bisa dilihat pada cairan berwarna hitam persis seperti minyak itu terus mengikuti lumpur panas yang keluar dari pusat semburan lalu mengalir ke "spill way"," kata Humas Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS) Ahmad Zulkarnaen, Selasa. Meski terlihat tidak mencolok, namun hidrokarbon tersebut bisa dilihat dengan jelas di kawasan kanal lumpur hingga ke areal "spill way" (saluran pelimpah). Ahmad Zulkarnain mengakui, kandungan hidrokarbon memang keluar bersamaan dengan lumpur panas yang keluar dari pusat semburan, kemudian hidrokarbon itu mengalir mengikuti aliran lumpur ke spillway dan ke Kali Porong. "Hidrokarbon sudah kita identifikasi, tapi belum menunjukkan tanda-tanda sesuatu yang membahayakan pada lingkungan," katanya menegaskan. Menyinggung apakah keberadaan hidrokarbon tersebut ada kaitannya dengan kandungan minyak yang ada di kawasan pusat semburan atau kawasan Porong dan sekitarnya, Zulkarnain tidak berani menjawab, karena bukan dalam kapasitasnya. Menurut dia, tugas BPLS adalah fokus untuk penutupan semburan lumpur panas, penuntasan masalah sosial dan pemindahan infrastruktur. "Ada dugaan itu merupakan sumber daya. Ada juga yang bilang itu adalah cadangan. Tapi itu masih sebatas dugaan. Bagaimana sumber daya itu bisa dibilang menjadi cadangan, harus dilakukan pengeboran untuk mengetahuinya. Jadi, untuk sementara ini sifatnya masih sumber daya atau masih dugaan," tambahnya.(*) Copyright (c) 2007 ANTARA -- http://rovicky.wordpress.com/ ------------------------------------------------------------------------ ---- Hot News!!! CALL FOR PAPERS: send your abstract by 30 March 2007 to [EMAIL PROTECTED] Joint Convention Bali 2007 - The 32nd HAGI, the 36th IAGI, and the 29th IATMI Annual Convention and Exhibition, Bali Convention Center, 13-16 November 2007 ------------------------------------------------------------------------ ---- To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id Visit IAGI Website: http://iagi.or.id Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta No. Rek: 123 0085005314 Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Bank BCA KCP. Manara Mulia No. Rekening: 255-1088580 A/n: Shinta Damayanti IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi --------------------------------------------------------------------- ---------------------------------------------------------------------------- Hot News!!! CALL FOR PAPERS: send your abstract by 30 March 2007 to [EMAIL PROTECTED] Joint Convention Bali 2007 - The 32nd HAGI, the 36th IAGI, and the 29th IATMI Annual Convention and Exhibition, Bali Convention Center, 13-16 November 2007 ---------------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id Visit IAGI Website: http://iagi.or.id Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta No. Rek: 123 0085005314 Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Bank BCA KCP. Manara Mulia No. Rekening: 255-1088580 A/n: Shinta Damayanti IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi ---------------------------------------------------------------------
-- Salam hangat Shofi

