Yang paling aman menggunakan data RFT, karena datanya benar-benar asli
dari subsurface, lalu dibuat profilnya (10 titik). Sedangkan RHOB akan
bagus pada formasi yang kompak yang tidak ada washed out, kalau
formasinya unconsolidated sand, harus super hati-hati, RHOB sangat
sensitive terhadap lubang bor, dan memerlukan environmental correction. 
 
Saya belum pernah menggunakan rumus OBP = 0.433 x sigma (Rhob *
thickness) ini. Apa yang dimaksud dengan sigma disini ?
 
Gantok

________________________________

From: Shofiyuddin [mailto:[EMAIL PROTECTED] 
Sent: Thursday, July 26, 2007 2:35 PM
To: [email protected]
Subject: [iagi-net-l] Petrophysics - Perhitungan NOB


 Rekans,
Barangkali ada yang mau sharing bagaimana cara yang benar untuk
menghitung Net Overburden yang kita aplikasikan untuk analisa core. Yang
saya tahu, ada beberapa pendekatan:
 
1. Menggunakan data Formation Pressure yang didapatkan dari RFT dan
sejenisnya.
2. Menggunakan sederhana rumus Lithostatic pressure gradient (yg umumnya
1 psi/ft) dikurangi dengan water gradient (besarnya 0.433 psi/ft)
kemudiaan dikalikan terhadap kedalamannya
3. Menggunakan rumus :
 
OBP = 0.433 x sigma (Rhob * thickness)
Diman Rhob adalah ((1-POR)xRhoma) + (POR * Rhofl)
 
Rumus ini banyak dipake untuk praktisi pengeboran / pressure engineer
untuk pore pressure prediction. 
 
4. Nelson Spreadsheet sering digunakan Corelab untuk menghitung NOB.
Perhitungan seperti nomor 3 tapi ada faktor koreksi yang mereka namakan
sebagai faktor koreksi dari hydrostatik ke pressure satu arah
berdasarkan poisson ratio 0.3. Angka korekasi ini besarnya 0.6.
 
nah kira kira yang mendekati kondisi reservoar yang mana? senang kalau
ada yang memberi saya reference biar lebih mantaf.
 
 
Nuhun sebelumnya
 
 
Shofi
 
 
 
 
 

Kirim email ke