Kang Mas Andri....kayanya negeri kita perlu REVOLUSI
NIH...
salam

Hilman Sobir

--- Andri Subandrio <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> IAGI netter yang budiman,
> 
> Akhir-akhir ini di masmedia hingga jejaring IAGI
> memang marak dibahas mengenai eksplorasi bahan
> galian migas hingga mineral di tanah air ini. Saking
> eforianya terhadap bijih mangan, bahkan pialang
> bisnis sarang burung walet di Lampung rogoh kocek
> untuk beli KP ribuan hektar untuk "nggolek mangan"
> di mangan! Ribuan sarang burung waletnya di barter
> dengan KP! Di Kalbar ada pialang hotmix dan
> konstruksi mulai melebarkan sayap bisnisnya untuk
> tambang bijih besi, juga barter dari aspal hotmix
> dengan ribuan Ha KP! Modal eksplorasi mereka ini
> hanya semangat dan beberapa ekskavator untuk gali
> sana-gali sini! Tidak ada ahli geologi! Akibatnya
> bebatuan yang berwana hitam kusam digasak semua
> dengan buldoser! Disangkanya mangan! Eh..tibake
> nduduk mangan! (ternyata bukan mangan)! Dipinggir
> jalan pedalaman Pringsewu Tanggamus tengonggok
> bongkah-bongkah besar hasul garukan buldoser yang
> tadinya disangka mangan! Setelah saya coba
> konfirmasi pada "toke"nya, tenyata bongkah-bongkah
> ini di reject, karena memang batu tapi berselimut
> mangan nan tipis! Konon pembelinya dari negri Cina!
> Di Kalbar masih lebih beruntung, sejak 2 tahun yang
> lalu investor penambang dari Pontianak telah
> mengekspor ribuan ton bijih besi kadar  tinggi! Kini
> penambangan ini megap-megap kehabisan zat besi!
> Lagi-lagi tidak ada geologist! 
> 
> Dari Babel, Kalbar, Halmehera, Sultra, Obi juga
> Pulau-pulau di utara Papua sudah jutaan ton bijih
> timah, aluminium, besi, nikel dsb telah dikapalkan,
> terutama ke Cina! Dari Sumbawa dan sekitar Cartenz
> juga jutaan ton konsentrat tembaga dikirim ke Jepang
> dan mancanegara! Uniknya ada berita di koran,
> "pemotong dan pencuri kabel telepon ditangkap
> polisi". Usut-usut punya usut "sangpencuri" adalah
> penyalur logam tembaga untuk pengrajin "dandang"
> kuali dan ukiran wayang tembaga! Paradox! Salah satu
> penghasil tembaga terbesar didunia, tapi masih
> banyak yang tidak kebagian tembaga! Kemanakah
> tembaga kita ? Selain itu Sendok garpu stainless
> steel semuanya import! Padahal basisnya
> besi-nikel-krom yang saat ini jutaan ton mengalir
> dari tanah air ke negara industri! Coba tanya Pak
> Polisi dan Tentara kita! Timah panas dan kuningan
> pelurunya dari mana pak! Pasti import! Bijih nikel
> misalnya, cukup digali dari laterit yang tidak lain
> berupa tanah yang masih mengandung air. Kemudian
> "Tanah Air" ini diangkut dan masuk tongkang!
> 
> Negara Industri seperti Jerman, Jepang, Amrik dsb.
> ternyata pada awalnya maju karena industri berbasis
> pengolahan material, terutama baja, keramik, dan
> logam dasar! Info dari majalah material industry,
> ternyata raw material atau bahan baku hanya 10
> hingga 20% bila dibandingkan diberi sentuhan
> industri dan teknologi! Selain lapangan pekerjaan
> 80%  belong to upstream industry! dan juga akan
> bertambah selaras dengan rantai industri material!
> Pernahkah  terbayang bila ada pabrik stainless steel
> di tanah air yang bahan besi dan nikel  dari Kalbar,
> Soroako, Pulau Obi, Waigeo ? Sampai kapan Tanah Air
> menjual Tanah Air ? Jeruk makan Jeruk kan sudah
> verboten! Kita tunggu political will dari
> pemerintah! Masih mau mempertahankan konsep "Ada
> BULOG", Ada SAWAH" tapi Ada BERAS...di Vietnam!..he
> he
> 
> Salam Tanah Air
> Andri Subandrio



      
____________________________________________________________________________________
Yahoo!7 Mail has just got even bigger and better with unlimited storage on all 
webmail accounts. 
http://au.docs.yahoo.com/mail/unlimitedstorage.html

----------------------------------------------------------------------------
Hot News!!!
EXTENDED ABSTRACT OR FULL PAPER SUBMISSION:
228 papers have been accepted to be presented;
send the extended-abstract or full paper
by 16 August 2007 to [EMAIL PROTECTED]
Joint Convention Bali 2007
The 32nd HAGI, the 36th IAGI, and the 29th IATMI Annual Convention and 
Exhibition,
Bali Convention Center, 13-16 November 2007
----------------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke