Kalau kemarin ada masaalah dg pasokan batubara sekarang
menyusul dg gasnya...Bakalan lebih sering byar Pet listrik nanti , karena harga 
gas
dan batubara sudah semakin tinggi , yang ujung ujunga cost
produksinya juga tinggi , sedangkan harga listrik tdk dinaikan
, akibatnya tdk ada penambahan pembangkit baru , padahal
permintaan semakin banyak .dg harga gas 3,5 $ / MMBTU saja haga produksi 
listriknya saja
sudah 9,34 c$ /kwh ( kalau menjadi 5 $ ongkos produksinya sudah
mencap[ai 11 c$ /kwh ) disi lain harga jualnya jauh dibawah
itu.Rupanya baru sekarang "klabakannya " padahal kalau dilihat
kontrak kontrak pembelian listrik dari Geothermal  sekarang ini
tidak lebih dari 7 c$/kwh , Lagi lagi masalah Energi selalu
sukandarumidi ( sukar dan rumit )kelihatnnya , entah sampai
kapan......
ISM
=============================================================

Harga Gas Mengancam Pasokan Listrik


Batam, Kompas - PT Perusahaan Listrik Nasional atau PLN Batam
mengkhawatirkan kenaikan harga gas dalam kontrak baru pasokan
gas untuk pembangkit listrik tenaga gas. Jika proses negosiasi
harga terlalu lama dan harga gas terlalu tinggi, pasokan gas
untuk PLTG dapat terganggu dan dikhawatirkan menghambat
pengoperasian PLTG.
"Tahun 2007, kita sudah menandatangani kontrak pembangunan PLTG
Tanjung Sengkuang. Namun, (PLTG) belum bisa direalisasikan
karena gas belum didapat," kata Direktur Utama PT PLN Batam
Ifyandri, Rabu (1/8). Kapasitas PLTG Tanjung Sengkuang tahap I
sebesar 35 MW.
Selain PLTG Tanjung Sengkuang, menurut Ifyandri, kontrak
pasokan gas untuk PLTG Panaran II juga akan habis pada akhir
2007. Kapasitas PLTG Panaran II sebesar 63 MW. Kebutuhan gas
untuk kedua PLTG itu mencapai 30 juta kaki kubik per hari
(MMCFD).
Ifyandri menjelaskan, kendala dalam mendapatkan pasokan gas
adalah penentuan harga dalam kontrak. Selama ini harga gas
bervariasi, tetapi jika dirata-rata sekitar 3,5 dollar AS per
juta metrik british thermal unit (MMBTU). "Kalau harga gas
sudah di atas lima dollar AS, beban PLN Batam akan semakin
tinggi," kata Ifyandri.
Ia menambahkan, pihak PLN Batam dapat saja menaikkan tarif
listrik. Namun, kenaikan itu dapat membuat beban pelanggan,
yang umumnya perusahaan, makin tinggi sehingga produksinya
tidak kompetitif. Padahal, Batam akan menjadi Kawasan Ekonomi
Khusus (KEK).
Ifyandri menambahkan, dengan harga gas 3,5 dollar AS per MMBTU,
biaya pokok penyediaan (BPP) listrik sudah mencapai 9,34 sen
dollar AS per kWh. Dengan asumsi harga gas 5 dollar AS per
MMBTU, BPP mencapai 11 sen dollar AS per kWh.
Sementara itu, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM)
Lutfi mengungkapkan, selama ini Singapura membeli gas dari
Natuna dengan harga internasional, 8-9 dollar AS per MMBTU.
Dengan harga itu, Singapura masih kompetitif dengan Indonesia
dan negara lain.
Oleh karena itu, PLN Batam mestinya juga mampu membeli gas
dengan harga lebih tinggi dan tetap mampu berkompetisi. Jika
PLN merugi, perlu dipikirkan untuk mengundang investor penyedia
listrik di Batam. (fer)




___________________________________________________________
indomail - Your everyday mail - http://indomail.indo.net.id



----------------------------------------------------------------------------
Hot News!!!
EXTENDED ABSTRACT OR FULL PAPER SUBMISSION:
228 papers have been accepted to be presented;
send the extended-abstract or full paper
by 16 August 2007 to [EMAIL PROTECTED]
Joint Convention Bali 2007
The 32nd HAGI, the 36th IAGI, and the 29th IATMI Annual Convention and 
Exhibition,
Bali Convention Center, 13-16 November 2007
----------------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke