Bagian terakhir sangat-sangat membuat kuping panas, hebat sekali
ternyata kaum ekspatriat di mata Presdir Star Energy. Di posisi mana
kah kaum ekspat tsb diperlukan? I keep asking..but I don't find the
answer.

"Ia juga menjelaskan terkait masuknya gaji ekspatriat yang masuk
kedalam cost recovery.

"Kita sebelumnya sudah ajukan ke BP Migas, dan kalau disetujui,
artinya memang diperlukan," katanya.

Baginya yang harus dilakukan adalah segera melatih pekerja dalam
negeri untuk menggantikan ekspatriat itu."

........................................................................................................................
Kamis, 02/08/2007 10:50 WIB
Perusahaan Migas Berang Dituding Nikmati Cost Recovery
Alih Istik Wahyuni - detikfinance

Jakarta - Perusahaan migas protes dituding sebagai pihak yang
menikmati besarnya cost recovery yang dibebankan pada negara.

Presdir Star Energy, Supramu Santosa menjelaskan, bahwa perusahaan
kontraktor juga ikut membayar cost recovery.

"Kita juga ikut bayar, nggak hanya pemerintah. Jadi kalau dibilang
kita yang menghambur-hamburkan cost recovery, salah itu," katanya
dalam seminar cost recovery di gedung Departemen ESDM, Jalan Medan
Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (2/8/2007).

Besaran cost recovery yang dibayarkan perusahaan kontraktor
disesuaikan dengan bagi hasil 9 (split) yang tercantum dalam kontrak.

Untuk pengembangan minyak misalnya, bagi hasilnya adalah 85 persen
untuk pemerintah dan 15 persen untuk kontraktor. Jadi cost recovery
yang dibebankan pada pemerintah adalah 85 persen dan pada kontraktor
adalah 15 persen.

Aturan yang sama juga berlaku pada proyek pengembangan gas yang bagi
hasilnya bekisar antara 70-65 persen untuk pemerintah dan 30-35 persen
untuk kontraktor.

Ia juga menjelaskan terkait masuknya gaji ekspatriat yang masuk
kedalam cost recovery.

"Kita sebelumnya sudah ajukan ke BP Migas, dan kalau disetujui,
artinya memang diperlukan," katanya.

Baginya yang harus dilakukan adalah segera melatih pekerja dalam
negeri untuk menggantikan ekspatriat itu.

"Kalau mau kita bayar 50 persen ya bagi hasilnya juga jadi 50:50 juga
dong. Jadi beban negara berkurang, kita yang naik," kata Supramu.
(lih/ir)

----------------------------------------------------------------------------
Hot News!!!
EXTENDED ABSTRACT OR FULL PAPER SUBMISSION:
228 papers have been accepted to be presented;
send the extended-abstract or full paper
by 16 August 2007 to [EMAIL PROTECTED]
Joint Convention Bali 2007
The 32nd HAGI, the 36th IAGI, and the 29th IATMI Annual Convention and 
Exhibition,
Bali Convention Center, 13-16 November 2007
----------------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke