Hallo Doddy. Terimakasih perhatiannya. Sebenarnya mengapa BIF berada di Archean 
juga masih dalam perdebatan sengit. Namun demikian BIF yang umumnya terdiri 
dari selang lapisan hematite dan chert, terutama yang kini jadi tambang-tambang 
besi raksasa seperti Hamersley (Australia), lake Superior, Minas Grais (Brazil) 
berumur Archean-Proterozoikum! Inti masalahnya bagaimana hematite dan chert 
bisa sama-sama terbentuk dalam sedimentisasi kimia dan hematite-nya tidak 
teroksidasi serta pelamparanya bisa diikuti puluhan hngga ratusan kilometer ? 
Karena hematite relatif mudah teroksidasi, dan pas pada Archean juga memang 
kadar oksigennya masih minim (Early Earth), maka mungkin "gatok" atau pas 
antara kebanyakan BIF - Hematite dan Archean! Nah yang saya temukan di Ketapang 
adalah selang seling Henmatite dan Chert dalam struktur lapisan yang ideal. 
Kalau Iron stone lebih banyak pasca BIF, umumnya berkatian dengan weathering 
dan pembentukan oolith iron stone pada arid climate hasil sedimentasi dari 
material pelapukan. Bila mau publikasinya silahkan buka Japri.

Salam

Andri Subandrio
  ----- Original Message ----- 
  From: Doddy Suryanto 
  To: [email protected] 
  Sent: Friday, August 03, 2007 8:49 AM
  Subject: RE: [iagi-net-l] BIF vs anoxyc sediment and Witwaterrand uniqueness


  Pak Andri,

  Sangat menarik mendiskusikan BIF ini. Seandainya BIF yang ditemukan di 
Ketapang ini berumur lebih muda dari Archaean, apakah mungkin BIF ini hanya 
iron-bearing units (ironstones) saja.

  Apakah karena BIF ini berasosiasi dgn chert yang membuat BIF ini besar 
kemungkinan sama dgn BIF yang lain.

  Bagaimana dgn kehadiran mineral asosiasi yg lain seperti goethite yg umumnya 
berasosiasi dgn ironstones? Apakah ditemukan juga mineral tersebut di BIF 
Ketapang?

  Bagaimana pula kita bisa membedakan BIF dgn ironstones selain dari segi 
dimensinya?

  Btw, rupanya Pak Andri mau mempresentasikan ini di AOGS di Bangkok ya.

  Semoga sukses pak presentasinya. Kemarin juga kebagian presentasi tapi 
topiknya tentang minyak di wilayah thailand.

   

  cheers,

  -doddy-

   

   


------------------------------------------------------------------------------

  From: Andri Subandrio [mailto:[EMAIL PROTECTED] 
  Sent: Tuesday, July 31, 2007 12:30 PM
  To: [email protected]
  Subject: [iagi-net-l] BIF vs anoxyc sediment and Witwaterrand uniqueness

   

  Bung Herry, terimakasih atas responnya! debat mengenai oksigen dan BIF pada 
Early Earth hingga kini masih berlangsung! Fakta menunjukkan bahwa sebagian 
besar BIF berasosiasi dengan kerak Archean-Proterozoikun yang menurut para ahli 
geologi Pre Cambrian Research memang terbukti bahwa kehadiran hematit pada 
sedimen terjadi pada kadar sulfur dan sulfat yang cukup tinggi dan miskin 
oksigen. Hal ini terbukti juga di Witwaterrand Afrika Selatan dimana tedapat 
endapan paleo placer (fossil placer berumur Archean) yang menghasilkan emas dan 
uraninit yang berasosiasi dengan batupasir kongomeratan yang mengandung pirit. 
Yang menarik adalah Uraninit dan Pirit tidak akan mungkin bertahan lama dalam 
transportasi di sungai pada arus traksi! Kedua mineral ini akan segera 
teroksidasi dan luluh dalam perjalanan. Oleh karena itu yang hipotesis yang 
bisa mendukung kehadiran uraninit dan pirit dalam endapan plaser adalah 
miskinnya oksigen pada era Early Earth. Hematit hadir dalam kondisi reduksi 
atau anoxyc, mungkin pada sedimen bisa saja tidak selalu BIF, tapi kondisinya 
geologinya harus tertentu yang memungkinkan anoxyc.

   

  Salam

  Andri Subandrio

    ----- Original Message ----- 

    From: Herry Maulana 

    To: [email protected] 

    Sent: Monday, July 30, 2007 8:43 PM

    Subject: Re: [iagi-net-l] Ore in sediment vs BIF in Indonesia

     

    Menarik sekali pak Andri. Memang KS mengimpor bijih besi dari Kiruna, 
Swedia yg merupakan salah satu endapan hematit tipe BIF. 

     

    Pertanyaan saya, apa kadar oksigen rendah/anoxic hanya ada pada umur 
Archaean? 

    Bukankah setiap Era akan punya period yg didominasi oleh anoxic condition 
(karenanya kaya dengan batuan induk untuk target eksplorasi petroleum), misal 
Paleozoic ada Silurian dan Carboniferous, di Mesozoic ada Jurassic, dan 
seterusnya?

     

    Bagaimanapun umurnya, konsekuensinya sangat  signifikan, A). ada kerak 
Archean di Kalimantan atau B). endapan BIF ternyata bukan ekslusif ada di 
Archaean-Proterozoic!

     

    Salam,

    Herry



     

    ----- Original Message ----
    From: Andri Subandrio <[EMAIL PROTECTED]>
    To: [email protected]
    Sent: Monday, 30 July, 2007 5:24:38 PM
    Subject: [iagi-net-l] Ore in sediment vs BIF in Indonesia

    IAGI netter yang budiman,

     

    Eforia eksplorasi di Tanah Air akhir-akhir ini ternyata juga bisa 
mengungkap informasi geologi baru yang selama ini sebagian terpendam dalam 
tanah berada dibawah hutan tropis nan lebat. Mungkin jangan disamakan dengan 
Oil yang sebagian besar subsurface geologinya telah didokumentasikan dengan 
ribuan bor dan dibedah seismik. Dalam prospeksi mineral logam di Indonesia yang 
kini terbanyak data bornya adalah eksplorasi emas dan tembaga, selebihnya 
mengandalkan info seadanya, cangkul, linggis dan sekop! Bagi yang mampu 
biasanya menggali test pit dengan batuan ekskavator. Salah satu berkah dari 
penggalian ekskavator di Ketapang- Kalbar, adalah ditemukannya singkapan yang 
semula tidak pernah disebutkan peta geologi regional. Singkapan ini terdiri 
dari selang-seling rijang dan bijih besi hematit. Lapisan hematit pada tebalnya 
sekitas 5mm hingga beberapa cm, namun terdapat juga yang tebalnya hingga 2 
meteran. Lapisan yang paling tebal ini telah ditambang untuk bijih besinya. 
Bila diperhatikan teksturnya maka endapan bijih besi ini mirip dengan BIF 
(Banded Iron Formation) yang terdapat di Lake Superior (USA), Minas Grais 
(Brazil) dan Hamesley (Australia). Hingga kini tipe BIF ini merupakan pemasok 
70% besi dunia untuk industri baja! KS juga import dari tipe BIF ini. Uniknya 
semua BIF berumur Archean hingga Proterozoikum! Masuk akal karena hematit hanya 
bisa diendapkan pada kadar oksigen rendah atau anoxyc yang disinyalir terjadi 
pada Archean. Mungkinkah di Indonesia ada kerak Archean ? Sedangkan di 
Kendawangan yang tertua adalah Kapur ? Tantanngan untuk FOSI not  for oil but 
for ore!

     

    Catatan: foto-foto temuan BIF di Ketapang sebenarnya ingin saya launching 
untuk rekan-rekan sekalian, tapi nampaknya server IAGI tidak bisa terima 
attachment gambar walau hanya 300an Kb saja! Ada ide dan saran bagaimana supaya 
gambar bisa masuk net IAGI ?

     

    Salam

     

    Andri Subandrio

    ----------------------------------------------------------------------------
    Hot News!!!
    EXTENDED ABSTRACT OR FULL PAPER SUBMISSION:
    228 papers have been accepted to be presented;
    send the extended-abstract or full paper
    by 16 August 2007 to [EMAIL PROTECTED]
    Joint Convention Bali 2007
    The 32nd HAGI, the 36th IAGI, and the 29th IATMI Annual Convention and 
Exhibition,
    Bali Convention Center, 13-16 November 2007
    ----------------------------------------------------------------------------
    To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
    To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
    Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
    Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
    Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
    No. Rek: 123 0085005314
    Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
    Bank BCA KCP. Manara Mulia
    No. Rekening: 255-1088580
    A/n: Shinta Damayanti
    IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
    IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
    ---------------------------------------------------------------------

     

     


----------------------------------------------------------------------------

    Yahoo! Mail is the world's favourite email. Don't settle for less, sign up 
for your free account today.

Kirim email ke