Yang saya Sangat Kagum dari Mang Okim ini , bagaimana beliau ini dapat Hijrah dari seorang Pakar di Bidang Perminyakan dapat berubah sebagai Pakar di Bidang Batu Mulia , dimana keduanya hampir Tidak ada Hubungannya sama sekali , dan keberhasilan tsb hanya dalam waktu yang relatif pendek. Kira kira apa ini resepnya/ Kiatnya.... Salam
Liamsi ========================== > Rekan-rekan IAGI yang budiman, > > Handil adalah nama sebuah kampung kecil di delta Mahakam > yang sejak sekitar tahun 1972 dijadikan basis oleh Total > Indonesie ( Total ) dalam melakukan kegiatan eksplorasi > migas di kawasan delta Mahakam. Handil adalah juga nama > sebuah lapangan minyak raksasa yang ditemukan Total pada > tahun 1974. Strukturnya berupa kuali lonjong terbalik yang > luasnya sekitar 40 km2 ( 10 km x 4 km ) dengan cadangan > minyak di tempat ( OOIP ) sekitar 1,5 milyar barrel dan gas > ( OGIP ) sekitar 2 TCF ( perkiraan tahun 1986 ). > > Mang Okim sungguh beruntung sempat menjadi well-site > geologist di beberapa pemboran eksplorasi dan delineasi > lapangan Handil ini , menyaksikan puluhan reservoir minyak > dan gas yang gemuk-gemuk , beberapa di antaranya memiliki > ketebalan lebih dari 20 meteran. Total ketebalan lapisan > minyaknya ( oil net pay )di beberapa sumur bor ada yang > mencapai lebih dari 120 m dan gasnya ( gas net pay ) lebih > dari 140 meteran . > > Selain reservoir migas, lapangan Handil ini kaya dengan > lapisan-lapisan batubara yang dipakai sebagai key-beds > dalam korelasi. Tebal lapisan batubara ini ada yang lebih > dari 20 meteran. Sebagai well-site geologist, hal lain yang > sangat mengasikkan adalah kalau sumur bor menembus patahan > yang ditandai dengan menghilangnya beberapa puluh meter > lapisan yang seharusnya ditemukan di sumur bor tersebut . > > Rekan-rekan IAGI yang budiman, > > Di pagi hari tanggal 17 Agustus 1975, mang Okim yang baru > setahunan dipindah ke Total Balikpapan dan masih tinggal di > trailer Gunung Pancur ( walau sudah punya 3 anak ), > mengajak para sekretaris dan karyawan non-staf Departemen > Geologi Total bertamasya ke Handil untuk menyaksikan > kegiatan pemboran di rig swam-barge . Selain bertamasya, > maksudnya agar rekan-rekan bisa lebih menghayati kalau > sedang diberi tugas yang berhubungan dengan kegiatan > pemboran ( drilling proposals, final reports, drilling cores > inventory, dll ). > > Setibanya rombongan di Handil Base, mang Okim mohon izin ke > SATPAM dari sebuah kantor kontraktor asing yang bergerak di > bidang seismik / geofisika untuk menitipkan mobil mang Okim > dan rekan lainnya di halaman kantornya. SATPAM tersebut > langsung memberikan izin setelah mengetahui bahwa rombongan > yang datang adalah karyawan Total . Pertimbangan lainnya > karena pada hari libur istimewa tersebut pasti tidak akan > ada kegiatan berarti. > > Mobil mang Okim diderek paksa, > > Belum sejam tiba di lokasi swam-barge, radio operator Total > di Handil Base mengabarkan bahwa mobil mang Okim diderek > oleh bos perusahaan seismik tersebut ( Pak Bule ) ke tepi > jalan sejauh 50 meteran dari lokasi kantor . Darah mang > Okim langsung mendidih mengingat mobil yang diderek > adalah mobil Corolla baru pembagian dari Total untuk mang > Okim ( saat itu mewah sekali deeh ! ). Usai peninjauan di > swam-barge, rombongan membatalkan rencana lainnya dan > memutuskan untuk langsung kembali ke Handil Base . > > Di Handil Base, mobil mang Okim terlihat di pinggir jalan > dalam keadaan kotor, penuh lumpur di beberapa bagian . Mang > Okim langsung minta ke SATPAM untuk memanggil Pak Bule. > Begitu Pak Bule datang, pertengkaran tak terhindarkan. > Dalam adu argumentasi , hidung mang Okim sampai-sampai > hampir menyentuh hidung Pak Bule yang badannya gede. > Untunglah bahwa pada akhirnya Pak Bule setuju untuk > bersama-sama melihat kondisi mobil mang Okim . > > Mobil mang Okim dibersihkan oleh Pak Bule > > Dalam perjalanan menuju ke mobil , mang Okim dan rombongan > bertemu dengan Rolph Studer, teman dekat mang Okim di Total > . Dia menanyakan apa yang terjadi. Setelah mang Okim > jelaskan duduk persoalannya , Rolph Studer langsung > menyalahkan Pak Bule dan memerintahkan dia untuk > membersihkan mobil mang Okim. Dengan sebuah ember yang > dipinjam dari penduduk setempat, Pak Bule kemudian > mengambil air ke sumur terdekat ( menimba sendiri ) dan > membersihkan mobil mang Okim disaksikan oleh seluruh anggota > rombongan dan puluhan penduduk. Peristiwa langka tersebut > langsung mengundang sorak-sorai dan tepuk tangan yang ramai. > Usai Pak Bule membersihkan dengan ember yang ke dua, mang > Okim sudah tak tega lagi dan bilang ke Pak Bule bahwa sudah > cukup. Rolph Studer kemudian minta kepada Pak Bule untuk > minta maaf ke mang Okim dan usailah pertengkaran dengan > diakhiri jabat tangan. > > Rekan-rekan IAGI yang budiman, > > Peristiwa 17 Agustus 1975 di atas yang terus membekas di > benak mang Okim khususnya di saat-saat menjelang HUT RI > tahun-tahun berikutnya, merupakan bekal moril yang sangat > berharga bagi mang Okim dalam menjalani kehidupan > selanjutnya di tengah-tengah komunitas asing khususnya > Perancis. > > Memang tidak mudah menghadapi arogansi dan rasa superior > yang sering ditunjukkan oleh orang - orang asing, tetapi > selama kita mampu doing good wherever you are and whatever > you do ( rebu nuhun Pak Untung ! ), insyaallah Tuhan akan > selalu memelihara kehormatan kita. > > Semoga di ulang tahun kemerdekaannya yang ke 62 ini, > Republik Indonesia yang sangat kita cintai terpelihara dari > bencana alam dan bencana desintegrasi bangsa, dan semoga > para pemimpin bangsa diberikan petunjuk dan jalan dalam > upaya mempertahankan dan kalau mungkin meningkatkan > kehormatan mereka sendiri dan bangsanya. Amiin. > > Dirgahayu Republik Indonesia !!!! Bagimu Negeri Jiwa Raga > Kami !!!! > > Salam merdeka, > mang Okim ___________________________________________________________ indomail - Your everyday mail - http://indomail.indo.net.id ---------------------------------------------------------------------------- Hot News!!! EXTENDED ABSTRACT OR FULL PAPER SUBMISSION: 228 papers have been accepted to be presented; send the extended-abstract or full paper by 16 August 2007 to [EMAIL PROTECTED] Joint Convention Bali 2007 The 32nd HAGI, the 36th IAGI, and the 29th IATMI Annual Convention and Exhibition, Bali Convention Center, 13-16 November 2007 ---------------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id Visit IAGI Website: http://iagi.or.id Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta No. Rek: 123 0085005314 Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Bank BCA KCP. Manara Mulia No. Rekening: 255-1088580 A/n: Shinta Damayanti IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi ---------------------------------------------------------------------

