----- Original Message -----
From: win ardi
To: [EMAIL PROTECTED]
Sent: Monday, August 20, 2007 2:01 AM
Subject: Batu Mulia
Assalamu alaikum. wwb
Salam jumpa Batu Mulia.................
Pak miko saya ingin minta penjelasan lagi masalah perbatuan yang saya ingin
geluti saat ini. Begini pak saya inikan baru mengenal belum lama masalah batu
katanya batu pacitan hasil finisingnya kurang halus itu pun saya belum melihat
secara teliti, jadi gimana cara menelitinya hasil finising tersebut?..... ,
kemudian dengan alat apa untuk melihatnya?....sebenarnya saya sudah melakukan
pembuktian sendiri untuk menggosok batu tersebut.
Mang Okim : Finishing batumulia bisa dikatakan sempurna kalau kilapnya sudah
seperti cermin / berkilauan. Kondisi ini bisa tercapai kalau di permukaan
batumulia sudah tidak terlihat garis-garis bekas gurinda atau ampelas.........
Untuk melihatnya bisa dengan loupe atau kaca pembesar dengan kekuatan 10 x (
bisa dibeli di toko.
Dalam hal tersebut saya juga ingin mengenal masalah desain kerajinan batu.
Masalahnya bentuk - bentuk desain di pacitan hanya begitu - begitu saja tidak
ada perubahan yang begitu cepat untuk mengikuti lajunya jaman. Jadi gimana cara
saya untuk mencari desain tersebut ?............ dan sesuai dengan batu-batuan
dipacitan kata Pak Miko batu dipacitan kalau tidak salah hanya setengah mulia
/ 3 jenis batuan (Maksut saya desainnya yang sesuai dengan batu - batuan
dipacitan).
Untuk mencari desain bisa melalui buku / majalah luar negeri yang
kadang-kadang bisa didapat di kios-kios buku / majalah bekas. Desain yang
sesuai untuk batu Pacitan tentunya tergantung pada kreativitas dan situasi
keuangan kita. Mang Okim sering pakai bahan kuningan, mata uang logam /
kuningan, perak, dan tentu saja emas ( kalau ada pesanan khusus ). Silahkan
lihat desain-desain di Serambi Batumulia Bandung.
Dan yang lazim batu itu digunakan untuk akik aja, batu tersebut yang paling
baik ditandem dengan perak, monel, dsb tapi dipacitan tidak tersedia untuk
tandem dari bahan tersebut. Jadi bahan apa saja yang bagus untuk tandem batu
tersebut khusus batu dari pacitan ?......
Masalahnya saya juga pernah merangkai batu / ditandem dengan kulit,
tempurung, kayu setelah saya amati kurang begitu bagus, apa karena saya kurang
banyak latihan atau gimana.
Jawabannya sama dengan di atas. Mang Okim saat ini dapat pesanan 2 desain
untuk Saudi Arabia berupa batu akik ( agate nodules ) yang akan dikombinasi
dengan kulit khusus berkaligrafi ( istilahnya sebagai aksesori dari kerajinan
kulit ). Desain pertama berupa akik poles alam saja ( untuk standard ),
sedangkan yang kedua sebagai aksesori kalung kulit berkaligrafi.
Kemarin pada tanggal 7-8 Agustus 2007 diklat batu mulia ditandem dengan
kulit, kelihatannya setelah melihat hasil dari diklat tersebut dan melihat
hasil karya yang dibuatnya kurang menarik, karya yang dibuat adalah asesoris (
kalung ) setelah saya berfikir kalung tersebut haya orang yang lebih uangnya
saja yang mau membeli atau iseng ini bagi masyarakat di pacitan tapi kalau
diluar kurang tau.
Tidak ada salahnya mencoba desain-desain baru. Desain yang dipesan ke mang
Okim insyaallah bisa dikembangkan dengan ide-ide baru sehingga nantinya dapat
menjadi kekayaan mang Okim dan rekan-rekan di Serambi Batumulia ( diversifikasi
produk ).
Sekian dulu ya.... Pak Miko mungkin nanti kita sambung lagi sesen yang lain
tapi tentunya masalah batu mulia terima kasih tank you.... mohon dibalas saya
tunggu sekian............salam
wassalam .............
Salam
Batu Mulia
ttd
WINARDI
Salam batumulia,
Mang Okim
------------------------------------------------------------------------------
Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di bidang Anda di Yahoo!
Answers