On 8/22/07, noor syarifuddin <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> ya mudah-mudahan tidak ada kasus Busang jilid II...:-)
>
> Kalau investornya jeli, penemuan HC itu khan baru tahap awal sekali. Kalau
> sudah keluar POD-nya nah mungkin saatnya sahamnya dilirik..... itupun masih
> harus hati-hati juga....
> Berita itu dikeluarkan sama Ranhill mungkin karena bursa lagi anjlog di
> seluruh dunia..... tapi mestinya malu dong kalau baru dari show di
> SWC+pressure trend kok sudah klaim discovery...
> Omong-omong, ada nggak ya FA-nya...?


Kebanyakan investor bukan orang yang jeli melihat data pengeboran, mereka
lebih banyak orang-orang yg memiliki jiwa spekulatif, kasarnya "penjudi",
tapi positipnya disebut oportunis. Mereka akan melihat "potensi" dalam
menentukan harga jual. Seperti yang sudah disitir Pak Awang bahwa semua
prospek itu menarik sampai akhirnya di bor. Demikian juga dengan data sumur
yang sudah atau sedang dibor. Harganya akan berlipat-lipat justru ketika
masih memberikan "harapan" atau "potensi" bakalan bernilai jutaan atau
billion-an. Namun ketika sudah ada kepastian maka harga-nya justru merosot,
walaupun lebih real atau mendekati "benar".

Ada banyak perusahaan yang justru mengumumkan penemuannya sebelum dilakukan
test. Bayangkan saja kalau ada penemuan indikasi kolom minyak setebal 200
meter, yang terdiri atas 15 zona reservoir dengan variasi dengan porositas
sangat bagus hingga sedang. Luas area yang strukturnya meliputi 20 Sq Km.
Coba kalau anda sebagai geoogist (explorationist) berapa reserves yang anda
harapkan ?
Saya yakin angkanya akan suangat besarrr !!!

Misalnya saja ceritanya berlanjut. Dari data Scoutcheck sebulan setelahnya
mengatakan - Setelah dilakukan pengetesan uji kandung lapisan (UKL atau DST)
tiga zona masing-masing mengeluarkan 2000, 1500 dan 2500 BOPD. Nah sekarang
berapa nilai yang anda berikan ke "penemuan" lapangan baru ini ? Apakah anda
berpikiran 15 zone dikalikan rata-rata flowrate utk memperkirakan reserves,
ataukah anda menggunakan 3 zone saja yang lainnya dianggap masuk reservoir
buruk ? sehingga hanya proven sepertiga dari sebelumnya ?. Disini sudah akan
terlihat bahwa reservesnya akan jauh berkurang dari sebelumnya walaupun
nilai keyakinannya bertambah.

Setelah dikembangkan jelas reserves akan turun lagi, dan pastilah "potensi"
harga jual juga akan turun.
 Skali lagi, walaupun "kepastian" angka semakin mendekati "benar".

Dengan kasus diatas terlihat bahwa dari sisi spekulator (investor) nilai
saham akan meningkat ketika "potensi" masih berangka besar ketimbang ketika
"kepastian' reserves sudah diperoleh.

Pengalaman.

Suatu saat pernah sebuah perusahaan melakukan opengeboran sumur appraisal yg
eksplorasinya menemukan minyak dalam MDT samplenya. tapi eksplorasinya tidak
dilakukan DST. Di dalam program sumur appraisal kali in sudah termasuk DST
(testing). Ketika di bor dan dilakukan MDT test dll, terlihat bahwa
kandungannya cukup bagus, namun permeabilitynya rendah. Sehingga ada
kemungkinan tidak akan flow kalau dilakukan full DST. Namun karena
pertimbangan diatas yang dilakukan perusahaan itu adalah melakukan mini DST
bukan FULL DST. Hasil Mini DST dapat dipilih hanya untuk "the best 1 meter
interval". Dan memang untuk 1 meter tau 3 feet ini hasil flownya bagus,
sample mnyak juga didapat.  Tentusaja dalam press relasenya presentasinya
dilengkapi data Logs dan test shows serta data gradient pressure dll. tetapi
justru DST-nya sendiri di cancel dengan alasan teknis. G&G semua heran, wong
udah diprogramkan, udah jelas flow dengan mini DST tapi DSTnya malah di
cancel.
Tapi tahukan anda apa reaksi dari investor melihat hasilnya ? Mirip seperti
diatas, sekian meter kandungan minyak (walaupun hanya dari MDT sample dan
Testing Mini DST.

Karena lapangan ini berisi minyak maka tidak perlu sertifikasi (kalau gas
memang perlu sertifikasi utk cadangannya ketika dijual). Apalagi tidak
memerlukan pinjaman uang. Kenapa tidak perlu pinjam uang ? ya karena
sahamnya sudah naik dengan sendirinya .... sehingga vendors yg melakukanpun
yakin bahwa pasti akan kuat membayarnya, wong sahamnya saja gede nilainya.

Apakah kemudian reservesnya menyusut? Ya seperti diduga reserves menyusut
"tetapi harga minyak ternyata naik" dan akhirnya program developementnya
termasuk sukses dan ekonomis. Bahkan lapangannya berkembang dengan stepping
out !

Great !!!!
Menaikkan saham merupakan seni tersendiri dalam bisnis migas

Salam
RDP
"Tahukah anda kapan kalau menjual lapangan migas ? .... sebelum minyak
mengalir !"

Kirim email ke