Tim Vulkanologi: Mungkin Sudah Saatnya Gunung Kelud Meletus Samsul Hadi - DetikSurabaya
Kediri - Tim Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengakui ada kemungkinan Gunung Kelud sudah saatnya meletus. Pernyataan ini mengacu pada hasil pemantauan selama 7 hari terakhir, dan sejarah selang waktu letusan Gunung Kelud dari waktu ke waktu. Hasil pemantauan yang dilakukan Tim PVMBG selama 7 hari terakhir menunjukkan tanda-tanda yang mengarah pada kemungkinan Gunung Kelud siap meletus. Selama 7 hari terakhir, warna air di danau kawah menunjukan perubahan sebagai tanda-tanda Gunung Kelud meletus. Selain itu, hasil pengukuran deformasi dengan metode Laveling juga menujukan posisi tanah yang telah mengalami penurunan mencapai 20 centimeeter. Pemantauan lain yang juga dilakukan Tim PVMBG dengan hasil mencengangkan adalah kandungan CO2 yang hingga hari ini masih di atas normal. "Jika kondisi normal kandungan CO2 seharusnya berkisar 40 sampai 100 ton per hari. Namun hasil pemetaan terakhir pada tanggal 19 September kemarin, jumlahnya mencapai 344 ton per hari," kata Ketua Tim Tanggap Darurat Gunung Kelud Umar Rosadi, Jumat (21/09/07) Selain hasil pemantauan dan pemetaan dengan hasil mencengangkan tadi, Tim PVMBG menyebut sudah saatnya Gunung Kelud meletus juga berdasarkan selang waktu letusan dari waktu ke waktu. Gunung Kelud menurut Tim PVMBG adalah tipikal gunung api strato dengan selang waktu letusan yang singkat, yaitu berkisar antara 10 hingga 25 tahun. "Sudah 17 tahun gunung ini tak meletus, mungkin sekarang memang sudah saatnya. Tapi semoga saja tidak jadi," lanjut Umar Rosadi. Berdasarkan catatan Tim PVMBG, 3 letusan terakhir yang tejadi di Gunung Kelud adalah tahun 1951, 1966, dan 1990. Pada letusan terakhir yang terjadi 10 Februari 1990, sebanyak 34 jiwa menjadi korban meninggal, dan material Gunung Kelud berupa pasir dan debu bisa dirasakan hingga radius 45 kilometer. Selain itu, tim juga telah berhasil mengetahui kedalaman dapur magma. Hasilnya, saat ini dapur magma berada di kedalaman 4,2 kilometer di bawah danau kawah, atau jauh di atas kondisi normal. "Dalam kondisi normal seharusnya berada di kedalaman 5-10 kilometer di bawah danau kawah," lanjut Umar. Ket: Danau kawah Gunung Kelud (mar/mar) ___________________________________________________________ indomail - Your everyday mail - http://indomail.indo.net.id ---------------------------------------------------------------------------- JOINT CONVENTION BALI 2007 The 32nd HAGI, the 36th IAGI, and the 29th IATMI Annual Convention and Exhibition, Bali Convention Center, 13-16 November 2007 ---------------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id Visit IAGI Website: http://iagi.or.id Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta No. Rek: 123 0085005314 Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Bank BCA KCP. Manara Mulia No. Rekening: 255-1088580 A/n: Shinta Damayanti IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi --------------------------------------------------------------------- DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event shall IAGI be liable for any, including but not limited to direct or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from loss of use, data or profits, arising out of or in connection with the use of any information posted on IAGI mailing list. ---------------------------------------------------------------------

