pak rdp, selain kawan2 pertamina, setahu saya ada beberapa kawan2 ggre kita sebagai konsultan yg terlibat dan mempunyai peran yg significant dalam project ini teramsuk dalam fdp, walau in fact, 'share holder'-nya selain ptm adalah petronas+petrovietnam.
selamat buat semua yg berperan, khususnya mas Mbong dkk, dan semoga banyak kabar spt ini di masa2 yad dari ptm, terutama untuk block yg di-operate oleh ptm di overseas. salam. On 9/30/07, Rovicky Dwi Putrohari <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Gut wok Mas Mbong yg menjadi motor utama di KL bersama kawan-kawan PTM > lainnya .. dan ditunggu sukses selanjutnya > > RDP > === > MEDIA PERTAMINA > *EDISI NO: 26 / Tahun XLIII, 24 September 2007 * Keberhasilan > Pertamina di Luar Negeri, Blok SK 305 Produksi Awal 2009 JAKARTA - > Pertamina targetkan produksi minyak blok SK 305 di lepas pantai Serawak, > Malaysia pada awal 2009. Angka produksi minyak yang ditargetkan pada tahun > 2009 sebesar 5.000 sampai 6.000 barel per hari. Puncak produksi > diperkirakan > akan dicapai pada tahun 2010 sebesar 20.000 barel per hari. VP of Asia and > South America Ventures Pertamina Hulu Energy Doddy Priambodo menjelaskan > bahwa Pertamina memberikan andil yang sangat kuat dalam bidang evaluasi > geologi dan geofisika. "Ahli-ahli geologi Pertamina, baik yang ditempatkan > dalam PCPP OC (Petronas Carigali - Pertamina - Petrovietnam Operating Co. > Sdn. Bhd., *red*) maupun ahli-ahli dari Exploration and Production > Technology Center Pertamina telah menemukan *play *eksplorasi (model > eksplorasi, *red*) yang baru di sub blok D," tegasnya kepada *Media > Pertamina*, di Jakarta, (18/9). > > Lebih lanjut Doddy mengatakan bahwa setelah *play *eksplorasi dikaji dan > disetujui oleh seluruh pihak terkait, segera dilakukan pengujian dengan > pemboran eksplorasi. "*Performance* sampai akhir 2007 ini menunjukkan > tingkat keberhasilan yang sangat baik, dengan *success ratio *83% yakni > enam > pemboran dengan lima penemuan minyak dan gas," tegasnya. > > Blok SK 305 adalah salah satu blok migas yang dikelola oleh tiga > perusahaan > migas Pertamina, Petronas, dan Petrovietnam. Blok ini terletak di lepas > pantai Serawak. Penandatanganan kerja sama tripartit untuk blok ini telah > dilakukan pada tahun 2003. Pertamina memiliki saham sebesar 30%, Petronas > Carigali 40%, dan Petrovietnam 30%. > > Blok SK 305, sebelum dikelola Tripartit dioperasikan oleh Shell dan dari > sumur- sumur yang ada telah dinyatakan sebagai penghasil gas. Shell > menganggap tidak cukup ekonomis dan mengembalikan blok ini ke pemerintah > Malaysia. Selanjutnya blok ini ditangani oleh Tripartit yang membentuk > *joint > operatorship *bernama PCPP Operating Co. Sdn. Bhd. Luas blok ini sekitar > 16.400 km2 , dibagi menjadi sub blok D, C, P, J dan T. Eksplorasi > dilakukan > secara intesif mulai dari sub blok D. > > Lebih jauh Doddy memaparkan bahwa strategi pengelolaan di blok ini dibagi > menjadi tiga tahap. *Pertama,* percepatan pengembangan & produksi di > kawasan > sub blok D, saat ini sedang dalam penyusunan* Area Development Plan* (ADP) > dan *Field Development* *Plan *(FDP), ditargetkan *first oil *pada awal > 2009 > dengan produksi sekitar 5000-6000 bopd dan mencapai puncaknya di 2010 > dengan > produksi harian dapat mencapai sekitar 20.000 bopd. > > *Kedua, *penambahan *reserves*, percepatan pengembangan dan produksi di > kawasan sub blok C, saat ini (September 2007) dari hasil pemboran sumur > C6.1X telah ditemukan minyak & gas baru dengan test awal di jepitan 40/64" > uji produksi minyak mencapai 1.000 bopd sedang gas mencapai 2 MMscfd. Di > tahun 2008 diprogramkan untuk dilakukan appraisal dan evaluasi untuk ADP > dan > FDP serta ditargetkan untuk *first oil *di tahun 2010. > > Dan *ketiga*, pencarian cadangan baru di kawasan Penian High & Half > Graben, > di samping untuk penambahan cadangan minyak, PCPPOC juga mentargetkan > adanya > temuan gas di kawasan ini di tahun 2008. > > Dalam penjelasannya, Doddy Priambodo mengungkapkan bahwa Direktur Hulu > Pertamina menyatakan bahwa manajemen SK - 305 ditangani oleh Pertamina > Hulu > Energi. Selanjutnya menurut Direktur Usaha Internasional Pertamina Hulu > Energi, untuk skenario pengembangan wilayah di sub blok D dan di sub blok > C > pada tahun 2007 Pertamina harus menyediakan dana sebesar USD 30,2 juta dan > pada tahun 2008 dana yang diperlukan sekitar USD 80,75 juta. > > Doddy mengatakan bahwa dengan keberhasilan eksplorasi di SK- 305, Petronas > menawarkan perluasan wilayah kerja di bagian selatan, yaitu sub blok 4Q-9 > * > onshore,* untuk dikelola PCPP. Proses administrasi untuk hal ini sedang > dilakukan. > > "Kesuksesan eksplorasi di Malaysia tidak semata-mata sukses dalam bidang > geologi dan geofisika, namun juga kesuksesan dalam menyatukan budaya dan > sistem kerja Pertamina, Petronas Carigali dan Petrovietnam. Dengan > keberhasilan eksplorasi dan produksi di Blok SK-305, diharapkan merupakan > langkah awal bagi Pertamina untuk menjadi *world class company*," ujar VP > of > Asia and South America Ventures Pertamina Hulu Energy tersebut .•*PHE/ADP* > > -- > http://rovicky.wordpress.com/ >

