waduh, padahal mau pulang kampung ke kediri. letusan kelud 1990, rumah
ortu di kampung, sekira 15 km sebelah barat puncak kelud, tebal abu di
halaman rumah maupun di atas genting sampai setebal 5 cm.

semoga kalau pun jadi meletus, letusan yg membawa manfaat bagi banyak
umat manusia...

salam,
syaiful

On 10/3/07, Awang Harun Satyana <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Kalau Gunung Kelud/Kelut akan meletus 3-4 hari lagi tentunya status Kelud 
> harusnya sudah ditingkatkan ke Level IV (Awas), tetapi data terakhir sampai 
> pagi ini status Kelud masih di Level III (Waspada).
>
> Letusan terakhir (1990) terjadi ketika temperatur air kawah sekitar 45 deg C 
> dan buih putih sudah memenuhi semua danaunya.  Saat ini temperatur-nya masih 
> di sekitar 36 deg C dan buih putih sembulan gas magmatik masih setempat2.
>
> Kalau kita amati sejak aktivitas pertama muncul sekitar 3-4 minggu lalu 
> aktivitas Kelud meningkat terus secara teratur bergradasi. Bila dikatakan 
> Kelud akan meletus 3 hari lagi (Jumat atau Sabtu minggu ini) berarti itu 
> merupakan peningkatan tidak linier setelah meningkat secara linier dalam tiga 
> minggu ini.
>
> Ratusan ribu masyarakat di sekitar Kelud sudah siap, walaupun belum disuruh 
> mengungsi (Bisnis Jakarta, 3 Oktober 2007).
>
> Salam,
> awang
>
> LAMPIRAN status Kelud terakhir
> (diakses 3 Oktober 2007 dari Pusat Mitigasi Vulkanologi dan Bencana Geologi)
>
> Hasil pengamatan Gunungapi Kelut di Kabupaten Kediri, Propinsi Jawa Timur :
>
> Berdasarkan hasil pengamatan dan analisa kegempaan, deformasi, visual, 
> pengukuran suhu kawah dan data kimia air, maka terhitung mulai tanggal 29 
> September 2007 pukul 17.00 WIB, status kegiatan G. Kelut dinaikkan dari 
> Waspada (Level II) menjadi Siaga (Level III).
>
>
> I. Kegempaan
> Sejak tanggal 26 September sampai dengan 29 September 2007 pukul 14.00 WIB 
> terekam 54 kali gempa vulkanik dalam, 8 kali gempa tektonik jauh dan 1 kali 
> gempa tektonik lokal.
> Dari grafik energi kumulatif gempa vulkanik (terlampir) tampak lebih jelas 
> terjadi penambahan energi pada 9 Agustus 2007, 10, 16, dan 26 September 2007. 
> Penambahan energi gempa terbesar terjadi pada tanggal 27 September 2007.
> Dari data selisih waktu tiba gelombang Sekunder (S) dan gelombang Primer (P), 
> pada September 2007 tampak terjadi perubahan kecenderungan pusat gempa menuju 
> ke arah permukaan.
> Pada tanggal 29 September 2007 terekam gempa tremor vulkanik dengan amplituda 
> maksimum 2.5 mm, lama gempa 360-600 detik.
>
> II. Visual
> Pada tanggal 15 September 2007 teramati adanya bualan gas di tengah danau 
> kawah dan sampai saat ini ada kecenderungan semakin meluas. Pada tanggal 28 
> September 2007 bualan gas mencapai radius 5 m dengan warna air danau kawah 
> putih menyeluruh.
>
> III. Kimia Air
> Berdasarkan hasil analisis air danau kawah pada tanggal 18 September 2007 
> terdapat kenaikan konsentrasi kimia yang signifikan bila dibandingkan dengan 
> data kimia bulan Agustus 2007, terutama pada unsur-unsur sulfat (SO4), 
> klorida (Cl), bikarbonat (HCO3), dan fluorida (F) dan juga unsur-unsur logam 
> seperti natrium (Na), kalium (K), kalsium (Ca) dan magnesium (Mg) (data 
> terlampir).
> Kenaikan unsur-unsur tersebut merupakan kontribusi dari meningkatnya gas-gas 
> magmatik yang larut/terkondensasi ke dalam air danau kawah sehingga 
> menyebabkan pula terjadinya peningkatan temperatur, peningkatan derajat 
> keasaman (pH) dan juga perubahan warna yang terjadi pada air danau kawah.
> Dalam kondisi normal, derajat keasaman (pH) air kawah G. Kelut berkisar 
> antara 6,5 - 6.7.  Pada periode Januari - pertengahan Agustus 2007, pH nya 
> berfluktuasi berkisar antara 5,76 - 6.89. Namun pada pengukuran awal Agustus 
> hingga 26 September 2007, terjadi penurunan pH secara gradasi dari 6,93 
> menjadi 5,72.
>
> IV. Deformasi
> Berdasarkan data leveling dari periode pengukuran September 2007 dibandingkan 
> dengan Agustus 2005 terjadi perubahan positif untuk semua BM. Perubahan 
> tertinggi terjadi di BM pada jarak 600 meter dari puncak yaitu sebesar 15 mm 
> (Grafik 1). Sedangkan BM pada jarak 800 meter dan 1000 meter masing-masing 
> mengalami perubahan sebesar 10 dan 13 mm. Pengukuran beda tinggi antara ujung 
> dalam dan ujung luar terowongan memperlihatkan adanya perubahan tinggi 
> positif di ujung dalam terowongan yang dekat dengan kawah Kelud. Ini 
> menunjukkan adanya proses inflasi (Grafik 2).
> Hasil pengukuran EDM periode 13 hingga 25 September juga menunjukkan adanya 
> proses inflasi di tubuh G. Kelud. Pengukuran jarak antara BM POS - PEDOT 
> memperlihatkan pemendekan jarak miring, sementara itu jarak antara BM POS - 
> SUMBING memperlihatkan pemanjangan jarak miring (Grafik 3).
>
> V. Suhu Air Danau Kawah
> Pengukuran suhu air danau kawah G. Kelut dilakukan secara telemetri dan 
> manual. Hasil pengukuran suhu air danau kawah sejak Januari 2007 hingga 
> September 2007 secara umum menunjukan adanya peningkatan secara gradasi. 
> Tanggal 11 September 2007 s.d. 29 September 2007 terjadi peningkatan 
> temperatur air danau kawah dari 34.5 ° C menjadi 36.1° C
> Sedangkan pada pengukuran menggunakan termometer digital (secara periodik), 
> peningkatan suhunya tampak jelas sejak awal Agustus 2007, dari 30,4° C 
> menjadi 33,6 pada 26 September 2007.
>
> VI. Status Kegiatan
> Berdasarkan hasil pengamatan dan analisa kegempaan, deformasi, visual, 
> pengukuran suhu kawah dan data kimia air, maka terhitung mulai tanggal 29 
> September 2007 pukul 17.00 WIB, status kegiatan G. Kelut dinaikkan dari 
> Waspada (Level II) menjadi Siaga (Level III).
>
> Sehubungan dengan peningkatan status, maka Pusat Vulkanologi dan Mitigasi 
> Bencana Geologi akan melakukan pemantauan secara intensif guna melakukan 
> evaluasi kegiatan G. Kelut dan berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah 
> setempat.
>
>
> VII. Rekomendasi
> Sehubungan dengan status G. Kelut Siaga (Level III), maka kami rekomendasikan 
> :
> - Masyarakat di sekitar G. Kelut diharap tenang, tidak terpancing isyu-isyu 
> yang tidak jelas sumbernya tentang letusan G. Kelut.
> - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi selalu berkoordinasi dengan 
> Pemerintah Propinsi Jawa Timur (SATKORLAK PB) dan Pemerintah Kabupaten Kediri 
> dan Kabupaten Blitar (Ketua SATLAK PB) tentang aktivitas G. Kelut.
> - Masyarakat harap selalu mengikuti arahan dari SATLAK PB dan SATKORLAK PB.
> - Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan pada radius 5 km dari puncak G. 
> Kelut.
> - Pemerintah Daerah senantiasa berkoordinasi dengan Pos Pengamatan G. Kelut 
> di Kampung Margomulyo, Desa Sugihwaras, Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri 
> (No. Telp. 0342-804400) atau dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana 
> Geologi; di Bandung.
> - Pemerintah Daerah harus menyiagakan masyarakat yang bermukim dan 
> beraktifitas di Kawasan Rawan Bencana II, agar siap siaga mengungsi jika 
> terjadi letusan G. Kelut.
> - Masyarakat yang bermukim di Kawasan Rawan Bencana II dan Kawasan Rawan 
> Bencana I harap menyediakan penutup sumber air (sumur dan lain-lain) agar 
> tidak tercemar abu jika terjadi letusan G. Kelut.
>
>
> Last Updated ( Saturday, 29 September 2007 )
>
> -----Original Message-----
> From: Rovicky Dwi Putrohari [mailto:[EMAIL PROTECTED]
> Sent: Tuesday, October 02, 2007 3:52 C++
> To: [email protected]; Forum Himpunan Ahli Geofisika Indonesia
> Subject: [iagi-net-l] Tim Vulkanologi: 3-4 Hari Lagi Gunung Kelud Mungkin 
> Meletus
>
> Selasa, 02/10/2007 15:08 WIB
> Tim Vulkanologi: 3-4 Hari Lagi Gunung Kelud Mungkin Meletus
> Samsul Hadi - DetikSurabaya
>
>  Kediri - Pernyataan mengejutkan dikemukakan Kepala Pusat Vulkanologi
> dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Surono. Jika sebelumnya dia
> mengaku tidak bisa memperkirakan kapan Gunung Kelud akan meletus, kali
> ini dia menyebut rentang waktu 3-4 hari lagi kemungkinan Gunung Kelud
> akan meletus.
>
> Hal tersebut diungkapkan Surono saat berbincang santai dengan wartawan
> yang menemuinya di Pos Pantau Margomulyo. Surono menilai, semua gejala
> yang ada saat ini sama dengan yang terjadi pada letusan tahun 1990.
>
> ---cut ---
>
> --
> http://rovicky.wordpress.com/
>
> ----------------------------------------------------------------------------
> JOINT CONVENTION BALI 2007
> The 32nd HAGI, the 36th IAGI, and the 29th IATMI Annual Convention and 
> Exhibition,
> Bali Convention Center, 13-16 November 2007
> ----------------------------------------------------------------------------
> To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
> To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
> Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
> Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
> Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
> No. Rek: 123 0085005314
> Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
> Bank BCA KCP. Manara Mulia
> No. Rekening: 255-1088580
> A/n: Shinta Damayanti
> IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
> IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
> ---------------------------------------------------------------------
> DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information posted 
> on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event shall 
> IAGI be liable for any, including but not limited to direct or indirect 
> damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from loss of use, data 
> or profits, arising out of or in connection with the use of any information 
> posted on IAGI mailing list.
> ---------------------------------------------------------------------
>
>
> ----------------------------------------------------------------------------
> JOINT CONVENTION BALI 2007
> The 32nd HAGI, the 36th IAGI, and the 29th IATMI Annual Convention and 
> Exhibition,
> Bali Convention Center, 13-16 November 2007
> ----------------------------------------------------------------------------
> To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
> To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
> Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
> Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
> Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
> No. Rek: 123 0085005314
> Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
> Bank BCA KCP. Manara Mulia
> No. Rekening: 255-1088580
> A/n: Shinta Damayanti
> IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
> IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
> ---------------------------------------------------------------------
> DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information posted 
> on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event shall 
> IAGI be liable for any, including but not limited to direct or indirect 
> damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from loss of use, data 
> or profits, arising out of or in connection with the use of any information 
> posted on IAGI mailing list.
> ---------------------------------------------------------------------
>
>


-- 
Mohammad Syaiful - Explorationist
Mobile: 62-812-9372808
Email: [EMAIL PROTECTED]

Exploration Think Tank Indonesia (ETTI)
Head Office:
Jl. Tebet Barat Dalam III No.2-B Jakarta 12810 Indonesia
Phone: 62-21-8356276 Fax: 62-21-83784140
Email: [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]

----------------------------------------------------------------------------
JOINT CONVENTION BALI 2007
The 32nd HAGI, the 36th IAGI, and the 29th IATMI Annual Convention and 
Exhibition,
Bali Convention Center, 13-16 November 2007
----------------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------
DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information posted on 
its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event shall IAGI be 
liable for any, including but not limited to direct or indirect damages, or 
damages of any kind whatsoever, resulting from loss of use, data or profits, 
arising out of or in connection with the use of any information posted on IAGI 
mailing list.
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke