Kepunahan massal yang sering dipahami adalah kejadian dalam satu periode lama untuk "keseluruhan permukaan bumi alam satu waktu mak BREG". Namun yang saya pahami sekarang setelah melihat teori evolusi dan belajar sequence stratigrafi adalah kepunahan massal seluruh bumi tetapi tidak mak BREG, sekali gus. Kepunahan ini seperti 'arak-arakan awan' yang mengelilingi bumi memunahkan banyak sekali sepesies tetapi masih memebrikan ruang untuk "berlari" atau "bersembunyi" dari kejaran kepunahan. Hmmm main petak umpet dengan "kepunahan".
Kalau dalam rekaman geologi sebenarnya hal ini mudah diikuti, karena kalau kita tahu proses sedimentasi dan erosi saja, maka ketika melihat erosi regional bukan berarti tidak ada sedimentasi sama sekali. Proses sedminetasi itu tetap saja terjadi ketika hampir semua permukaan dibumi ini sedang mengalami proses erosi. Namun dalam rekaman geologi nantinya kita akan melihat sebuah GAP yang besar. seolah-olah pada "periode itu" tidak ada sedimentasi sama sekali. Demikian juga dengan mahluk hidup. Pada saat terjadi proses mass extinction ini akan ada ruang untuk organisme tetap survive. Memang yang sulit ketika menghubungkan dengan "rekaman batu dan fosil" atau "preserved rock and fossil", seringkali menjumpai sesuatu yg hilang GAP (tak terekam). Karena tak terekam ini ini sering dipakai sebagai "Loncatan". Spesiasi sendiri merupakan salah satu mekanisme evolusi yang tidak unique. Bermacam-macam mekanisme dapat membentuk spesiasi. Dahulu waktu kecil aku masih ingat guru menjelaskan bahwa menarik pasangan untuk kawin merupakan salah satu mekanisme evolusi. Kumbang yang "jelek" tidak akan menarik pasangannya dengan menyebar-bau-bauan, sehingga si "jelek" dan apek ini menjadi sulit berkembang. Tetapi ternyata dilain pihak daya tarik kumbang ini juga menarik predatornya juga. Artinya sesuatu yang "bagus" untuk seleksi alam, juga ada "ancaman" untuk kepunahan. Dan mekanisme ini hanya ada untuk binatang yang "moderen/kompleks" yang sudah memiliki genital, binatang yang "sederhana" tentunya tidak memiliki mekanisme evolusi yang ini, kan ? just my 2 rupiah :) RDP On 10/11/07, Awang Satyana <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Pak Dody, > > Teori evolusi tidak terganggu dengan adanya kepunahan masal yang rutin > terjadi sepanjang sejarah Bumi. Kalau hanya mengacu kepada prinsip evolusi > gradualisme yang dikemukakan Darwin pada 1859 memang kita susah menerima > kepunahan massa sebagai paralel dengan gradualisme ala evolusi. Dalam > geologi, evolusi gradual adalah uniformitarianisme, sedangkan kepunahan masal > adalah katastrofisme. Dua-duanya terjadi dalam sejarah Bumi, dua-duanya > aktual (aktualisme). Maka, evolusi pun sebenarnya terjadi melalui > gradualisme, tetapi pada beberapa zaman diselingi katastrofisme. > > Kebanyakan ahli biologi memang masih memegang pandangan gradualitas versi > Darwin yang menyatakan bahwa spesies berevolusi dalam serangkaian > langkah-langkah yang tak kelihatan. Menurut gagasan ini, perubahan-perubahan > besar yang terjadi selama spesiasi merupakan akibat dari perubahan-perubahan > kecil yang tercipta selama rentang waktu yang panjang. Dengan memakai istilah > yang lebih formal, makroevolusi merupakan hasil akumulasi mikroevolusi. > > Pada awal tahun 1970-an, dua ahli paleontologi asal amerika, Niels Eldredge > dan Stephen Jay Gould, menantang keyakinan ini. Dengan menarik kesimpulan > berdasarkan urutan-urutan fosil, mereka mengajukan bahwa evolusi berjalan > melalui serangkaian lompatan, bukan merupakan perubahan yang tetap. Usulan > ini dikenal sebagai teori lompatan dalam evolusi (saltation) atau > kesetimbangan yang terselingi (punctuated equilibrium). Dalam pandangan ini, > makroevolusi adalah proses-proses yang terpisah dari penyesuaian rutin yang > dihasilkan oleh seleksi alam. > > Pada tahun 1981, sebuah kajian yang dilakukan di Afrika tampaknya mendukung > teori evolusi dengan selingan lompatan ini. Kajian ini menunjukkan adanya > lompatan-lompatan mendadak dalam evolusi moluska air tawar. Rekaman fosil > memperlihatkan setidaknya dua titik yang pada masing-masing kisaran > keseluruhan spesies mendadak tergantikan oleh bentuk-bentuk baru. > > Kemudian terlihat bahwa awal dan ujung zaman-zaman dalam geologi ternyata > merekam suatu lompatan dalam diferensiasi spesies; misalnya pada Cambrian > explosion, kepunahan massa pada ujung Perem, dan pada ujung Kapur. > > Pendapat seperti yang dikemukakan Pak Dody disebut "gap theory" dalam > mengartikan muatan sains di dalam saat-saat penciptaan di Kitab Kejadian > (Genesis). Terdapat jurang yang mahalebar antara Kejadian 1:1 (Pada mulanya > Allah menciptakan langit dan bumi) dengan Kejadian 1:2 (Bumi belum berbentuk > dan kosong; gelap gulita menutupi samudera raya...). Penganut gap theory > mengatakan bahwa ada sekian waktu yang sangat lama antara Kejadian 1:1 dengan > Kejadian 1:2 tersebut. Ada malapetaka sebelum masuk Kejadian 1:2. Sesudah > itu, baru penciptaan dimulai, diciptakan lagi seluruhnya sampai akhirnya > manusia. > > Tetapi, Kitab Kejadian bukanlah buku sains; sehingga di antara keduanya > (Alkitab dan Sains) tak mesti saling cocok-mencocokkan, atau saling > salah-menyalahkan. Dalam teori evolusi, kepunahan massa pada 13.000 tahun > yang lalu adalah mekanisme selingan gradualitas evolusi yang akan menyebabkan > lompatan diversifikasi spesies sesudahnya. Kepunahan massa 13.000 tahun yang > lalu hanya memunahkan hewan2 besar dan sebagian manusia di Eropa Utara dan > Amerika Utara; buaian peradaban di Afrika dan Asia tak terganggu. Tak ada > penciptaan baru. Gajah yang kita kenal sekarang bukan berasal dari mammoth, > ia cabang yang berbeda dalam pohon evolusi. > > salam, > awang > > > dody darmawan <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Pak Awang, > Jika memang periodical kepunahan massal itu terjadi > berarti teori evolusi yang menyebabkan diversifikasi > kehidupan fauna di bumi ini menjadi diragukan. Bila > dilihat dari segi teori evolusi manusia makanya > terdapat missing link antara manusia modern dengan > manusia purba karena dengan adanya kepunahan massal > 13000 tahun yang lalu itu juga kemungkinan memusnahkan > manusia-manusia purba, sehingga ketika Nabi Adam a.s > turun ke bumi kehidupan sudah pulih dan Tuhan memang > sudah menciptakan kembali fauna-fauna baru di bumi > yang sudah pulih dari kehancuran tersebut. Sebelumnya > saya pikir mungkin manusia purba ini punah karena > mereka kalah oleh bersaing (dibunuh) oleh keturunan > adam. Tapi setelah adanya teori kepunahan tersebut > berarti memang manusia modern tidak pernah berasal > atau bertemu dengan manusia purba. > > Salam, > Dody D > D1F88109 > > --- Awang Satyana <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > Penyebab kepunahan mammoth, binatang besar lainnya > > dan manusia zaman batu pada 13.000 tahun yang lalu > > (Ya –years ago) merupakan salah satu perdebatan seru > > dalam sains. Tiga penyebab kepunahan mammoth yang > > selama ini sering didiskusikan meliputi : perburuan > > yang berlebihan, perubahan iklim, dan munculnya > > virus yang mematikan. > > > > Hasil penelitian tim riset internasional (Amerika, > > Belanda, Hongaria) yang baru-baru ini dipublikasi > > dalam Proceedings of the National Academy of > > Sciences (Agustus, 2007), Discover Magazine > > (Agustus, 2007), Jurnal Inside NAU-Northern Arizona > > University vol. 4, no. 37, 26 September 2007, dan > > liputan the National Geographic Channel (Minggu 7 > > Oktober 2007) mengemukakan faktor lain sebagai > > penyebab kepunahan massa pada ujung Zaman Es itu. > > Dalam tim tersebut terdapat dua geologist dari > > Northern Arizona University, Ted Bunch – profesor > > geologi dan peneliti NASA untuk impact craters, dan > > Jim Wittke – analis material geologi. Bunch dan > > Wittke melaporkan bahwa penyebab kepunahan mammoth > > adalah sebuah komet atau objek ruang angkasa lain > > berdensitas rendah yang hendak menghantam Bumi > > tetapi meledak di lapisan atmosfer atas. Ledakan ini > > telah membakar dan gelombang kejutnya telah menekan > > makhluk hidup yang ada pada saat itu (binatang besar > > dan manusia), juga kemudian ledakan ini > > telah menyebabkan musim dingin – nuclear winter. > > > > Extraterrestrial impact pada hampir 13.000 tahun > > yang lalu ini (tepatnya 12.900 tahun yang lalu) > > telah menyebabkan mass extinction pada ujung Zaman > > Es. Tak ada kawah benturan yang telah ditemukan > > akibat extraterrestrial impact ini. Para peneliti > > mengatakan bahwa komet tersebut berdiameter 4-5 km, > > meledak 60-100 km di atmosfer, menyebabkan > > kebakaran, massive shockwave, dan drastic cooling > > effect di hampir seluruh Amerika Utara dan Eropa > > Utara. Komet ini ketika mendekati Bumi > > terpecah-pecah menjadi beberapa bagian, kemudian > > masing-masing pecahannya meledak di berbagai tempat > > di atas kedua benua tersebut. > > > > Bukti rentetan ledakan ini muncul dari lapisan > > jelaga (black mat) setebal 10 cm berumur 12.900 > > tahun yang kaya akan karbon yang muncul di seluruh > > Kanada, Greenland, dan Eropa, juga sampai ke > > California dan Carolina. Semua bukti tentang adanya > > mammoth, binatang besar lainnya, dan sisa2 > > peninggalan manusia dari kebudayaan Clovis ditemukan > > di bawah lapisan jelaga ini; tetapi fosil dan > > artefak ini menghilang begitu memasuki lapisan > > jelaga dan di atasnya. Kondisi ini telah menggiring > > para peneliti kepada kesimpulan bahwa Bumi pada > > 13.000 tahun yang lalu telah dibentur oleh sebuah > > objek extraterrestrial yang meninggalkan lapisan > > jelaga di mana-mana, dan benturan ini telah > > memunahkan sebagian besar makhluk hidup yang hidup > > pada Kala Plistosen. Pada ujung Kala Plistosen, > > wilayah benua2 sebelah utara dijelajahi oleh mammoth > > berbulu tebal bersama binatang besar lainnya (giant > > sloth, harimau bergigi pedang/saber-toothed cats), > > singa, tapir, unta, dan teratorn – elang dengan > > bentangan sayap selebar 5 meter. Manusia zaman batu > > hidup bersamaan dengan mereka. > > > > Lapisan jelaga atau black mat ini terbentuk dengan > > cara terbendungnya air kemudian ditumbuhi ganggang > > yang kaya akan karbon, jelaga, dan sisa-sisa karbon > > dari bahan terbakar. Para peneliti telah menemukan > > banyak benda yang disebut fullerenes, yaitu benda > > bulat berkisi-kisi karbon sperti bola kaki, yang > > terbentuk oleh gelombang kejut di luar atmosfer > > Bumi. Terperangkap di dalam fullernes adalah > > konsentrasi isotop Helium-3 yang ukuran atomnya > > berkali-kali lebih besar daripada yang ditemukan di > > atmosfer Bumi. Lapisan black mat ini juga mengandung > > nanodiamonds, yaitu benda yang terbentuk di medium > > antarbintang di luar Tata Surya, atau oleh sebuah > > ledakan yang berdaya ledak tinggi. Bunch mengatakan > > bahwa kekuatan ledakan ini sekitar 10 juta megaton > > (bom hidrogen masa kini punya kekuatan 100-1000 > > megaton). > > > > Ledakan ini diyakini telah mendestabilasi lapisan > > es luas Laurentide Ice Sheet yang sekarang merupakan > > sebagian besar wilayah Amerika Utara dan Kanada. > > Panas dari ledakan ini dan kebakaran masif di > > permukaan Bumi yang telah diakibatkannya telah > > meleburkan sebagian besar lapisan es ini, sehingga > > begitu banyak uap air yang masuk ke dalam atmosfer. > > Akibat langsungnya adalah terjadinya drastic cooling > > effect, yang menurunkan suhu sampai 8 derajat > > Celsius untuk 100 tahun berikutnya. > > > > Catastrophic extraterrestrial impacts bukan barang > > baru. Kepunahan massa pada K-T boundary pada 65 juta > > tahun yang lalu yang memunahkan dinosaurus dan > > sekitar 85 % biomassa Bumi adalah akibat benturan > > asteroid besar di Tanjung Yucatan Mexico. Di bawah > > teluk Meksiko ditemukan kawah benturan asteroid ini, > > yang disebut kawah Chicxulub. Kejadian paling baru > > extraterrestrial impact yang dialami Bumi terjadi > > pada tahun 1908 ketika sebuah meteorit atau komet > > meledak dengan kekuatan 10-15 megaton di atas padang > > es Tunguska di Siberia yang menghancurkan jutaan > > pohon dalam kawasan seluas 800 mil2. Bagaimana kalau > > ledakan itu sedikit bergeser ke sebelah barat dan > > meledak di atas Moscow atau kota2 di Eropa Barat ? > > > > NEO (nearly earth objects) yang berpotensi > > melakukan extraterrestrial impact mengancam Bumi > > setiap waktu. NEO terkini yang ditemukan Spaceguard > > UK pada awal Oktober ini adalah "2007 RR-9" sebuah > > fragmen pecahan asteroid yang akan berada paling > > dekat dengan Bumi pada 6 November 2007 pada jarak > > 0.05 AU (satuan astronomik) atau sekitar 7.480.000 > > km. > > > > Bukan makhluk ET (extra terrestrial) yang > > menakutkan itu yang menginspirasi banyak film > > science fiction, tetapi yang lebih menakutkan dan > > nyata adalah NEO yang melayang2 di sekitar Bumi dan > > bisa berpotensi melakukan benturan. Semua benda > > langit pernah mengalami benturan. Bumi pernah > > mengalaminya berkali-kali, pada masa yang akan > > datang pun tak ada jaminan bahwa Bumi tak akan > > dibentur lagi (the past is the key to the future). > > > > Salam, > > awang > > > > > > --------------------------------- > > Moody friends. Drama queens. Your life? Nope! - > > their life, your story. > > Play Sims Stories at Yahoo! Games. > > > > [Non-text portions of this message have been > > removed] > > > > > > __________________________________________________________ > Shape Yahoo! in your own image. Join our Network Research Panel today! > http://surveylink.yahoo.com/gmrs/yahoo_panel_invite.asp?a=7 > > > > __._,_.___ Messages in this topic (0) Reply (via web post) | Start a new > topic > Messages | Files | Photos | Links | Database | Polls | Members | Calendar > Moderators: > Budhi Setiawan '91 <[EMAIL PROTECTED]> > Edi Suwandi Utoro '92 <[EMAIL PROTECTED]> > Sandiaji '94 <[EMAIL PROTECTED]> > Wanasherpa '97 <[EMAIL PROTECTED]> > Satya '2000 <[EMAIL PROTECTED]> > Andri'2004 <[EMAIL PROTECTED]> > > Change settings via the Web (Yahoo! ID required) > Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch format to > Traditional > Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe > > Recent Activity > > 1 > New Members > > 5 > New Photos > > Visit Your Group > Y! Messenger > Want a quick chat? > Chat over IM with > group members. > > Yahoo! Groups > Moderator Central > get help and provide > feedback on Groups. > > Endurance Zone > A Yahoo! Group > Learn how to > increase endurance. > > > > . > > > __,_._,___ > > > --------------------------------- > Don't let your dream ride pass you by. Make it a reality with Yahoo! Autos. -- http://rovicky.wordpress.com/ ---------------------------------------------------------------------------- JOINT CONVENTION BALI 2007 The 32nd HAGI, the 36th IAGI, and the 29th IATMI Annual Convention and Exhibition, Bali Convention Center, 13-16 November 2007 ---------------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id Visit IAGI Website: http://iagi.or.id Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta No. Rek: 123 0085005314 Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Bank BCA KCP. Manara Mulia No. Rekening: 255-1088580 A/n: Shinta Damayanti IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi --------------------------------------------------------------------- DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event shall IAGI be liable for any, including but not limited to direct or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from loss of use, data or profits, arising out of or in connection with the use of any information posted on IAGI mailing list. ---------------------------------------------------------------------

