Rekan-rekan IAGI yang budiman,
Hari ini, 11 Nopember 2007, adalah Hari Mengenang Pahlawan Bangsa Indonesia.
Pagi hari menjelang sholat subuh, mang Okim menyempatkan diri membuka buku
Lagu-Lagu Wajib yang dihimpun oleh Andante Rafly dan diterbitkan oleh Cipta
Pusaka Jakarta pada bulan Maret 2006 ( cetakan kedua ). Di halaman 88 tertulis
lagu Mengheningkan Cipta gubahan T. Prawit yang selalu kita dengarkan dalam
acara mengheningkan cipta pada upacara-upacara resmi, baik di gedung, di
lapangan atau di makam pahlawan ( beberapa kali mang Okim mendengarkan lagu
tersebut sebagai pengantar jenazah para senior kenalan mang Okim yang
dikuburkan di makam pahlawan ).
Mang Okim baca lirik lagu tersebut dan mencoba menyanyikannya dengan selingan
irama harmonica Hohner yang mang Okim beli di Singapura lebih 20 tahun yang
lalu. Walaupun usia mang Okim baru 4 tahun ketika Bung Karno mengumandangkan
naskah proklamasi sebagai pernyataan kemerdekaan bangsa Indonesia pada tahun
1945, dan mang Okim tidak tahu menahu tentang pengorbanan harta dan jiwa para
pahlawan bangsa, terasa ada perasaan haru yang luar biasa di relung hati mang
Okim . Air mata mang Okim tak terasa berlinang . Roh lagu tersebut yang
diciptakan oleh T.Prawit sungguh luar biasa sehingga bisa menaklukkan kekerasan
hati siapapun yang mendengarkannya.
Rekan-rekan IAGI yang budiman,
Di bawah ini mang Okim salinkan lagu Mangheningkan Cipta gubahan T. Prawit
tersebut. Cobalah menyanyikannya dengan khusyuk, di dalam hati atau dengan
suara pelan-pelan, dan rasakan adanya keharuan di relung hati kita. Lagu
tersebut insyaallah memiliki kekuatan do'a untuk para pahlawan bangsa dan
insyaallah akan membersihkan dan memperkuat jiwa kita untuk tidak berhenti
berkarya , demi nusa dan bangsa.
MENGHENINGKAN CIPTA ( T.Prawit, Do = C , 4/4 Largissimo )
5 3 . 4 5 5 . 3 1' 1' 7 1' 6 5 . 3 5 4
3 2 1 2 . .
De-ngar se-lu-ruh ang- ka- sa ra-ya me-mu-ja pah-la-wan Ne-ga-ra
5 3 . 4 5 5 . 3 1' 1' 7 1' 6 5 . 3 4 3 2
1 2 1 . .
nan gu- gur re-ma-ja di ri-ba-an ben-de- ra m'be-la Nu-sa Bang-sa
1 2 . 3 1 5 . 3 1' 6 6 5 4/ . . 5
5 1' . . 5 2' . .
Kau ku - ke nang wa- hai bu-nga pu - tra Bang- sa Har-ga ja - sa
5 3' 2' 1' 7 1' . 7 6 5 3 4 2 3 . . .
2 . . . 1 . .
Kau cah ya pe- li-ta ba-gi In-do- ne- sia Mer - de -
ka
Dirgahayu pahlawan bangsa Indonesia, pengorbananmu insyaallah tidak akan
sia-sia, dan kami siap meneruskannya, Amiiin.
Salam merdeka,
Mang Okim