Pa Awang

Terima kasih banyak atas informasinya. Apa yang Pa
Awang ceritakan tentang Fred semuanya sangat tepat
dengan yang pernah saya alami selama saya mengambil
beberapa mata kuliah beliau. 

Selamat jalan Fred

Yusak

--- Awang Satyana <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

>   Untuk rekan-rekan yang menekuni petroleum system
> dan petroleum geochemistry, nama Fred Meissner tentu
> tidak asing lagi. Dia adalah salah satu tokohnya,
> seperti Tod Harding dan James Lowell dalam struktur
> geologi, Qing Sun dan Mateu Esteban dalam carbonate
> sedimentology, atau John van Wagoner dan Henry
> Posamentier dalam sequence stratigraphy. Di dalam
> mengembangkan petroleum system, Fred Meissner
> sebanding dengan Leslie Magoon atau Wallace Dow. 
>    
>   18 September lalu, Fred Meissner menghembuskan
> nafasnya yang terakhir setelah sekian lama berjuang
> melawan kanker kerongkongan. AAPG Explorer edisi
> terbaru (November 2007) memuat berita meninggalnya
> tokoh penemu “hydrocarbon machine” ini.
>    
>   Keahlian Meissner adalah terutama dalam bidang
> hydrocarbon generation, migration, dan accumulation.
> “Hydrocarbon machine” yang ditemukannya adalah
> sebuah gambar sederhana, tepat, dan praktis yang
> melukiskan hubungan antara ketiga proses ini bersama
> elemen-elemen petroleum system, yaitu ada
> elemen-elemen batuan : source rocks, carrier beds,
> reservoir rocks, sealing rocks, burial rocks;
> digambarkan bersatu dengan proses-proses : generasi
> hidrokarbon, ekspulsi, migrasi, dan akumulasi di
> perangkap struktur, stratigrafi, maupun kombinasi
> keduanya. Kita barangkali sering menggunakan gambar
> ini, Fred Meissner-lah yang memperkenalkannya untuk
> pertama kalinya. Gambar ini praktis, dan hubungan
> “hydrocarbon machine” itulah yang sebenarnya dicari2
> para eksplorasionis di suatu daerah.
>    
>   Fred Meissner lahir di Denver dan menamatkan
> sekolahnya di Colorado School of Mines (master
> degree) tahun 1954. Setelah menjalankan dinas
> militer dalam Perang Korea, Meissner bekerja selama
> 17 tahun untuk Shell. Di sini dia bertemu dengan M.
> King Hubbert, tokoh terkenal dalam petroleum geology
> yang menerapkan prinsip2 mekanika fluida dalam
> proses migrasi dan akumulasi hidrokarbon. Meissner
> menyebut Hubbert sebagai gurunya. Setelah Shell,
> Meissner bergabung dengan Trend Exploration pada
> awal 1970-an, dan bersama tokoh2 legendaris penemu
> minyak di perusahaan itu, Tom Jordan dan Norm
> Foster, Fred Meissner menemukan lapangan-lapangan
> minyak besar dalam reservoir karbonat di Cekungan
> Salawati, Kepala Burung, Irian Jaya (lapangan2
> Kasim, Walio, Jaya). Tahun 1986-2004, Meissner
> mengajar di almamaternya sambil bekerja sebagai
> seorang konsultan. Tahun 2004, dia resmi pensiun,
> tetapi sekali-sekali masih suka diminta mengajar dan
> memimpin field trip di seputar Rocky Mountains. 
> Tiga
>  minggu sebelum kematiannya, dalam usia 75 tahun
> Meissner masih memimpin sebuah fieldtrip yang
> diikuti 30 peserta.
>    
>   Tahun 1997, ketika IPA mengadakan simposium
> internasional petroleum system SE Asia-Australasia
> di Jakarta, Fred Meissner diundang IPA bersama
> tokoh2 petroleum system lainnya (Leslie Magoon dan
> Dietrich Welte). Meissner memberikan keynote lecture
> berjudul, “The Role of Depositional Sequences in
> Creating and Controlling Petroleum Systems – Basic
> Principles and Examples”. Di situ Meissner
> memunculkan hydrocarbon machine-nya yang terkenal,
> elemen2 petroleum system-nya dimodifikasi dengan
> menerapkan sequence stratigraphy. Fred Meissner pun
> dalam simposium ini mengajar short course dua hari
> berjudul “Subsurface Pressures and Petroleum Systems
> : Pressure Relationships to the
> Generation,Migration, and Accumulation of
> Hydrocarbons”. Barangkali ada rekan2 yang kebetulan
> ikut kursusnya ? Meissner adalah seorang guru yang
> baik, jauh lebih baik daripada gurunya sendiri, King
> Hubbert yang terkenal garang dalam mengajar.
>    
>   Selain hydrocarbon machine, Fred Meissner juga
> terkenal sebagai orang pertama yang menemukan bahwa
> source rocks juga dapat merupakan reservoir rocks,
> khususnya bahwa produksi gas bisa berasal dari coal
> beds dan carbonaceous shales. Meissner
> mempublikasikan hal ini dalam paper-papernya tahun
> 1977-1978. Kita sekarang mengenalnya sebagai CBM
> (coal bed methane). Meissner juga menemukan bahwa
> perubahan fase dari solid organic matter menjadi
> liquid selama generasi hidrokarbon telah menyebabkan
> abnormally high pressure dalam batuan induk, dan
> kemudian menyebabkan fracturing di batuan induk
> maupun reservoir di dekatnya. Pemikiran ini
> merupakan salah satu mekanisme kejadian overpressure
> dan ekspulsi hidrokarbon dari batuan induk melalui
> micro-fracturing. Mekanisme inilah yang sampai
> sekarang banyak diterima orang, dan Meissner-lah
> yang menemukannya.
>    
>   Ketika ditanya orang bagaimana menjadi sukses
> menemukan hidrokarbon, inilah jawaban Fred Meissner.
> ”To be successful at finding oil and gas you have to
> think like a bubble of oil and gas. Where and how
> was it matured, how did it travel through the rocks
> and why and where was the logical place for it to
> end up” Bayangkanlah bahwa kau sendiri adalah butir
> minyak dan gas itu, begitu kira-kira.
>    
>   Begitulah Fred Meissner, selain ahli menemukan
> lapangan minyak, ia juga peneliti, pengajar, dan
> penulis yang baik. Para penekun petroleum geology,
> lebih khusus lagi petroleum system and geochemistry,
> tak akan menemukan lagi pemikirannya yang baru,
> tetapi ia telah meninggalkan 45 paper dalam masa
> profesionalnya selama hampir 50 tahun.
> Karya-karyanya tetap bisa dipelajari lagi, sambil
> membandingkannya dengan karya2 generasi penerusnya.
>    
>   “Petroleum geology is a science and the
> application of petroleum geology is an art form”
> (Fred F. Meissner)
>    
>   salam,
>   awang
>    
> 
>        
> ---------------------------------
> Be a better sports nut! Let your teams follow you
> with Yahoo Mobile. Try it now.



      
____________________________________________________________________________________
Be a better sports nut!  Let your teams follow you 
with Yahoo Mobile. Try it now.  
http://mobile.yahoo.com/sports;_ylt=At9_qDKvtAbMuh1G1SQtBI7ntAcJ

----------------------------------------------------------------------------
JOINT CONVENTION BALI 2007
The 32nd HAGI, the 36th IAGI, and the 29th IATMI Annual Convention and 
Exhibition,
Bali Convention Center, 13-16 November 2007
----------------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------
DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information posted on 
its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event shall IAGI be 
liable for any, including but not limited to direct or indirect damages, or 
damages of any kind whatsoever, resulting from loss of use, data or profits, 
arising out of or in connection with the use of any information posted on IAGI 
mailing list.
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke