Salam,

Ngomong-ngomong penemuan SUMBER LUMPUR SIDOARJO masuk nggak ya?? :-)


On Dec 19, 2007 8:26 PM, Agus Irianto <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> Pak Awang memang produktif buanget.....Salam hormat
> dan saluut saya buat pak Awang....terimakasih banyak
> atas ulasan2 bukunya dan tulisan2 di mailing list IAGI
> ini......sekali lagi nggak salah kalau IAGI menobatkan
> dan memberikan penghargaan kpd Pak Awang....semoga ini
> menjadi amal ibadahnya Pak Awang yg telah memberikan
> pencerahan kpd kami di mailing list iagi ini.
>
> Menjelang hari Idul Adha, Natal dan Tahun Baru kami
> mengucapkan : " Selamat Hari Raya Idul Adha 1428 H
> Semoga menjadi Haji yg mabrur "
>
> Dan bagi rekan2 yg merayakan Natal dan tahun baru kami
> juga mengucapkan : " Selamat Hari Natal dan Tahun baru
> 2008 semoga sukses selalu "
>
> Salam,
> Agus Irianto
>
>
> --- Awang Satyana <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> >
> > Tahun 2007 hampir berlalu. Penemuan sains geologi
> > tahun 2007 apa yang penting dicatat yang akan
> > mempengaruhi manusia berpikir tentang dunianya ?
> > Berikut sepuluh catatan ringkas penemuan2 geologi
> > terpilih (versi saya saja), dikumpulkan dari
> > beberapa jurnal ilmiah. Semoga berguna.
> >
> >   T. rex Time Machine -  Para ahli paleontologi dari
> > North Carolina State University, Mary Schweitzer dan
> > rekan2nya, melaporkan dalam jurnal Discover (April
> > 2007) bahwa mereka telah mengurutkan kode2 protein
> > yang terawetkan dalam sisa2 jaringan lunak tulang
> > kaki seekor Tyrannosaurus rex berumur 68 juta tahun.
> > Ketika urutan kode protein dinaosaurus buas ini
> > dibandingkan dengan database urutan kode protein
> > yang ada, ternyata kode protein T. rex paling mirip
> > dengan urutan kode protein ayam masa kini. Ini
> > merupakan bukti kaitan molekuler pertama makhluk
> > purba dan masa kini, sekaligus menguatkan pendapat
> > bahwa burung masa kini berasal dari dinosaurus.
> > Temuan ini sekaligus membuka cakrawala baru dalam
> > paleontologi molekuler.
> >
> >   Diamonds from Outer Space - Sejenis intan berwarna
> > hitam, exotic, bernama carbonado bukan berasal dari
> > tempat dalam di Bumi, tetapi berasal dari bintang
> > yang meledak kemudian dibawa ke Bumi melalui
> > asteroid milyaran tahun yang lalu. Laporan intan
> > carbonado ini dimuat di The Astrophysical Journal
> > Letters (Desember 2006). Intan yang kita kenal
> > selama ini berasal dari tempat bertemperatur dan
> > bertekanan tinggi di dalam Bumi dan di bawa ke
> > permukaan Bumi melalui letusan gunungapi. Intan
> > carbonado hanya ditemukan di Brazil dan Afrika
> > Tengah dan penampilannya lain sekali dengan intan
> > biasa. Intan ini penuh gelembung seperti batuapung
> > sehingga sulit dipotong dan dipoles untuk jadi
> > batumulia. Uji spectrometer menggunakan inframerah
> > menunjukkan bahwa ciri2 spektrum hydrogen dan
> > nitrogen-nya bukan ciri2 unsur dari Bumi, tetapi
> > mirip ciri2 interstellar space. Umur intan carbonado
> > ini 2,6-3,8 milyar tahun. Itu adalah periode saat2
> > Amerika Selatan dan Afrika masih bersatu. Maka,
> >  walaupun tak bisa dijadikan batumulia, intan
> > carbonado telah membuktikan keberadaan Gondwanaland.
> >
> >   Frozen Baby Mammoth Unearthed - Jurnal Discover
> > (May 2007) menurunkan artikel dan foto spektakuler
> > bayi mammoth utuh yang merupakan fosil mammoth
> > paling lengkap sampai saat ini. Fosil ini ditemukan
> > oleh seorang gembala di Siberia berasal dari hasil
> > erosi endapan sungai. Mammoth ini sekarang berada di
> > museum sejarah alam di Salekhard, Rusia. Bayi
> > mammoth beku berbulu wol ini pernah hidup pada
> > 40.000-30.000 tahun yang lalu dan mati pada umur 4
> > bulan. Mammoth ini rencananya akan di CT-scan di
> > Jepang lalu akan dibawa ke St.Petersburg untuk
> > diautopsi. Para ahli paleontologi akan memfoskuskan
> > penelitiannya kepada gading mammoth ini sebab
> > komposisi kimia dan isotop gading gajah menyimpan
> > berbagai catatan tentang lingkungan saat mammoth ini
> > hidup. Isotop akan memberi tahu tentang kelembaban
> > dan temperatur lingkungan serta  kesehatandan jenis
> > makanan mammoth ini. Data ini penting untuk memahami
> > faktor kepunahan mammoth.
> >
> >   Crust Formed Early in Earth's History – Greenland
> > adalah daerah tua yang banyak dipelajari para ahli
> > geologi untuk memahami evolusi kerak Bumi. Jurnal
> > Science (Maret 2007) memuat artikel menarik tentang
> > bukti plate tectonics telah berjalan awal sekali
> > dalam sejarah Bumi. Sebelum penelitian ini, para
> > ahli geologi berpikir bahwa kontinen mulai terbentuk
> > di Bumi sekitar 2,5 milyar tahun yang lalu.
> > Penemuan baru di SW Greenland menunjukkan bahwa
> > peristiwa solidifikasi kontinen itu telah terjadi
> > jauh lebih awal, tak lama setelah planet Bumi
> > terbentuk. Isua Supra-crustal Belt di Greenland yang
> > berupa singkapan batuan berumur 3,8 milyar tahun
> > yang terpanggang dan terlipat memberikan kunci baru
> > ke masa silam. Sekelompok peneliti dari University
> > of Bergen, Norwegia menemukan di kompleks tersebut
> > amfibolit dan lava bantal, menunjukkan bahwa ada
> > fragmen kerak samudera juga di sini. Para peneliti
> > menyimpulkan bahwa di tempat ini kerak samudera
> > terbentuk dan plate tectonics aktif 1,3
> >  milyar tahun lebih awal daripada dipikirkan
> > sebelumnya.
> >
> >   Stone-Age Asteroid May Have Wiped Out Life in
> > America – Sekitar 13.000 tahun yang lalu di Amerika
> > Utara berkeliaran manusia berkebudayaan "Clovis"
> > bersama semua makhluk besar pada saat itu (mammoth,
> > giant slooths,dsb.). Tetapi, tiba2 baik manusia
> > maupun hewan buruannya sebanyak 35 genus lenyap
> > setelah 13.000 tahun yang lalu itu. Apa yang terjadi
> > ?  Bertahun2 para ahli berpikir bahwa penyebabnya
> > adalah karena terjadi perbahan iklim, atau karena
> > datang pesaing2 dari Asia. Tetapi, kematian terjadi
> > secara mendadak. Jurnal Discover edisi Mei 2007
> > menurunkan artikel menarik tentang kepunahan ini.
> > Penyebab kepunahan itu adalah sebuah komet
> > berdiameter satu mil yang hendak menabrak Bumi dan
> > meledak di sebelah utara the Great Lakes di
> > perbatasan Kanada dan Amerika Utara dan telah
> > menyebabkan musim dingin 1000 tahun yang kemudian
> > membunuh manusia Clovis dan banyak hewan buruannya.
> > Kunci penemuan ini adalah ditemukannya selapis tanah
> > hitam yang ditemukan di 50 tempat di Amerika
> >  Utara. Di dalam lapisan ini ditemukan butiran2
> > magnetik mengandung iridium, unsur yang bukan
> > berasal dari Bumi. Sedimen hitam ini juga mengandung
> > sferul karbon dan metalik, dan lapisan arang yang
> > meleleh, menunjukkan bekas2 kebakaran. Ini adalah
> > sisa2 hutan yang terbakar tak lama setelah impact
> > terjadi.
> >
> >   Fossils of a 300-Million-Year-Old Forest Found –
> > Di sebuah kawasan pertambangan batubara di Illinois
> > ditemukan sebuah hutan fosil berumur 300 juta tahun
> > yang penuh dengan pohon2 berdaun paku. Atap hutan
> > tingginya dua meter, lebar hampir 90 meter, dan
> > luasnya sekitar 10km2. Hutan fosil ini terawetkan
> > oleh tutupan sedimen setebal lima meter.
> > Pertambangan batubara di kawasan ini digali di
> > sepanjang bidang sesar. Hutan fosil ini juga terbuka
> > setelah ada gempa yang mereaktivasi sesar tadi dan
> > menyingkapkannya. Ini adalah penemuan fosil hutan
> > dengan dimensi paling luas selama ini (jurnal
> > Discover).
> >
> >   Angkor Was a Vast City – Teknologi aerial scan dan
> > ground surveys terbukti sebagai metode ampuh untuk
> > melakukan penelitian geo-arkeologi. Para ahli
> > arkeologi dari Prancis, Australia, dan Kamboja
> > bekerja sama membongkar misteri candi Angkor Vat di
> > Kamboja. Hasil studinya dipresentasikan di
> > Proceedings of the National Academy of Sciences
> > (Agustus 2007).  Pesawat NASA JPL (jet propulsion
> > laboratory) terbang di atas Angkor dilengkapi dengan
> > ground-scanning radar menguji variasi ketinggian
> > tanah dan kandungan komposisi tanah. Cek lapangan
> > dilakukan untuk mengkonfirmasi penemuan termasuk
> > pembukaan hutan di sekitar candi. Ternyata, Angkor
> > Vat adalah sebuah pusat kota besar dengan jaringan
> > saluran air yang canggih. Bentuk kota ini hanya
> > dapat nampak dari atas. Kota ini berada pada AD
> > 800-1500, punya saluran air, jalan, ladang2 yang
> > diirigasi, dan perumahan padat seluas 4150 km2. Kota
> > Angkor adalah pre-industrial urban complex.
> > Teknologi ini bisa kita coba untuk peninggalan
> >  seperti Borobudur.
> >
> >   Arctic Thaw - Pencairan Arktika. Pada tanggal 2
> > Agustus 2007 dua kapal selam Rusia, Mir I dan Mir II
> > menyelam masuk sedalam dua mil ke bawah Laut
> > Arktika, dan membenamkan kapsul terbuat dari
> > titanium ke dasar laut Kutub Utara itu. Di dalam
> > kapsul logam antikarat itu terdapat bendera Rusia.
> > Itulah simbol bahwa landas kontinen di wilayah itu
> > milik Rusia. Cara Rusia ini dikritik Menlu Kanada
> > sebagai cara2 zaman Columbus saja. Landas kontinen
> > harus dirundingkan antar negara2 yang terlibat di
> > sekitarnya. Benar juga. Saat ini, karena pemanasan
> > global, tutupan es di Arktika semakin berkurang,
> > bahkan sebentar lagi akan membuka Northwest Passage
> > yang akan membuka rute jalan baru, sehingga kalau
> > mau dari London ke Tokyo tak harus melalui Terusan
> > Suez, tetapi lewat Northwest Passage saja yang akan
> > memendekkan jalan hampir 5000 km. Menciutnya es di
> > Arktika juga telah mendorong diamond, zinc, dan gold
> > rush; juga terutama black gold rush alias minyak.
> > Apalagi taksiran Wood Mackenzie
> >  adalah bahwa Arktika bisa menyumbang 3 juta barel
> > setara minyak setiap harinya. Maka, seiring
> > menciutnya es di Arktika, negara2 maju tengah
> > berebut harta terpendam yang selama ini sulit
> > dijangkau akibat tutupan es.
> >
> >   Setelah mengembara di permukaan Mars yang panas
> > dan merah selama enam minggu, akhirnya mulai
> > September 2007, Mars Rover, robot penjelajah Mars
> > yang dikendalikan dari Bumi, masuk ke kawah paling
> > dalam dan paling luas di permukaan Mars, yaitu
> > Victoria Crater. Tujuan utamanya hanya ingin
> > mempelajari selapis batuan putih yang tersingkap
> > akibat impact crater. Lapisan batuan ini diduga kuat
> > menyiman sejarah planet Mars yang basah alias berair
> > (jurnal Discover edisi September 2007).
> >
> >   Biologi molekuler makin membantu pengungkapan
> > geo-arkeologi. Para ahli arkeologi molekuler pada
> > Januari 2007 berhasil membuka kode genetika pada
> > sepotong geraham manusia purba yang ditemukan di
> > Prince of Wales island di Alaska Selatan. Geraham
> > ini berumur 10.300 tahun. Kode genetika dari geraham
> > purba ini kemudian dibandingkan dengan database kode
> > genetika dari proyek genom manusia moderen.
> > Ternyata, kode genetika geraham purba ini mirip
> > dengan DNA mitokondria yang ditemukan di 3500 orang
> > Indian
> === message truncated ===
>

-- 
Salute,
Wahyudi Adhiutomo

-------
"Hidup harus dipahami dari perspektif masa lalu; namun harus dijalani dari
perspektif masa depan." (Soren Kierkegaard)
--------

Kirim email ke