Yth Pak Feisal,

Menyambung email mang Okim sebelumnya, semoga Pak Bagyono dapat membaca  juga 
email balasan mang Okim tersebut. Cobalah test kekerasannya dengan paku atau 
pisau, kemudian test lagi dengan asam HCl. Hasilnya nanti laporkan ke mang Okim 
yaa.

Dan seandainya Pak Feisal dan Pak Bagyono masih penasaran, mohon tidak 
ragu-ragu meng-email mang Okim. Hanya mang Okim mohon maaf kalau email ini 
ditembuskan ke rekan-rekan Gem-Lovers IAGI karena maksudnya untuk bahan 
pembelajaran berguna bagi rekan-rekan tersebut.

Salam batumulia, 
Mang Okim
  ----- Original Message ----- 
  From: feisal idris 
  To: [EMAIL PROTECTED] 
  Sent: Sunday, December 30, 2007 7:38 PM
  Subject: surat yg dari bpk bagyono


  Pak Miko, ini surat yg dari Bpk Bagyono saya ambil dari millist IAGI

  Yth, Bapak Miko
  Salam Kenal,

  Saya mendapatkan alamat email Pak Miko dari
  website IAGI. Sebenarnya saya sudah mencari website
  yang ada kaitannya dengan batu giok sudah agak lama. 
  Dan Alhamdulillah, sepertinya sekarang saya
  menemukan website yang tepat.

  Begini pak Miko,
  Sebelum saya mengutarakan maksud, akan lebih baik
  jika saya perkenalkan diri terlebih dahulu Saya
  seorang guru perhotelan di SMK Negeri 4 
  Surakarta/Solo yang beralamat di Jl. LU. Adisucipto
  Nomor 40 Surakarta. Telp. 0271-714855. HP saya;
  08122971027. Tapi saya tinggal di Di Kota Klaten.

  Kejadiannya kira-kira 4 bulan yang lalu ketika
  saya sedang duduk-duduk di depan sebuah toko 
  (koperasi) tiba-tiba datang dua orang yang mengaku
  buruh bangunan. Mereka menawarkan beberapa bebatuan
  yang katanya didapat ketika menggali tanah untuk
  pondasi bangunan di daerah penggung, klaten. Dan
  rencananya mau menjual batu-batu tersebut. bebatuan 
  tersebut kemudian saya periksa. Saya terkejut karena
  bebatuan tersebut ternyata seperti batu giok.JJumlah
  pastinya ada 4 buah. Yang saya lebih heran lagi pada
  semua batu tsb terdapat ukiran naga dan tulisan
  huruf china.Saya tertarik karena saya nilai batu2
  tsb sangat artistik.

  Orang-orang itu menawarkan pada saya untuk
  membelinya seharga 1 juta rp. Saya memang tertarik,
  tapi kalo untuk membeli satu juta saya ngga mau. 
  Kemudian saya coba tawar 100 rb, dia mau turun
  500rb. saya bertahan pada angka tsb, sampai akhirnya
  saya naikan jadi 200rb dan mereka mau. Akhirnya
  barang itu ada di tangan saya. Saya buru2 pulang ke
  rumah dan mencuci barang tsb.(waktu saya terima 
  masih banyak tanah yang menempel). Ternyata setelah
  saya cuci ukiran ukiran pada batu tsb bertambah
  jelas dan terlihat sangat artistik.

  Saya pernah konsultasikan barang tsb ke seorang
  pakar batu giok dari amerika (keturunan china) 
  melalui internet. Katanya batu tsb asli dan berasal
  dari burma. sedangkan huruf cina yang ada berbunyi
  1482, Chao Chang Ming, panjang umur (saya agak
  lupa). waktu itu dia malah mau jika batu tsb mau
  dijual, tetapi setelah saya tanya mau beli berapa 
  dan bagaimana cara transaksinya malah sampai saat
  ini email saya tidak pernah di balas.

  Saya ingin minta bantuan pak Miko untuk
  mengidentifikasi batu tersebut melalui foto. Tapi
  sayangnya malam ini belum saya bawa karena tadi 
  sebenarnya saya tidak berniat browsing website IAGI.
  Tapi saya janji, jika pak Miko sudah membalas email
  ini, saya akan segera kirimkan foto-foto batu
  tersebut melalui email. Siapa tahu, Pak Miko juga
  bisa membantu saya menjualkan batu tersebut (kalo 
  memang batu tersebut diketahui berharga).

  Batu tsb sampai sekarang masih saya simpan di
  rumah.
  Cukup dulu pak Ya, Insya Alloh lain waktu
  disambung kembali.

  Wassalam
  bagyono


Kirim email ke