Mas Bambang,
terima kasih banyak tuk pencerahannya. Saya coba apply nanti.

Shofi



On 1/29/08, Bambang Gumilar <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Pada pembahasan kebasahan (wettability) dulu pernah disinggung bahwa di
> batuan yang water-wet, zone transisi berada di bawah OWC tapi masih di atas
> Free Water Level-nya. Jadi wajar kalau masih ada oil show
> atau  khromatografi gas masih menunjukkan adanya hidrokarbon di bawah OWC.
>
> Menjawab pertanyaan tentang bagaimana menetapkan landing point, saya belum
> bisa memberi solusi pastinya sebelum melihat data/parameter minyaknya
> (viskositas, pour point temp. dll.) dan permeabilitas relatif-nya. Minyak
> berat cenderung susah untuk bergerak walaupun fraksinya lebih besar daripada
> moveable water.
>
> Pendekatan sederhana adalah dengan menghitung Bulk Volume masing jenis
> fluida. Bulk Volume adalah Saturasi x Porositas. Plot semua kurva di satu
> track dengan skala yang sama. Secara kualitatif, bandingkan porsi moveable
> water (BVW), irreducible water (BVI) dan moveable oil (BVMO), syukur-syukur
> ada data Sor (irreducible oil) dan atau ROS (remaining oil saturation kalau
> di daerah yang pernah di waterflood).
>
> Kalau untuk perforasi atau landing point sumur horizontal seperti usul
> Kartiko, tembak yang di top reservoir-nya. Tapi, kalau ada tudung gas/ gas
> cap ( he.. he apa ya padanan kata yang tepat?). Maka, biasanya
> komplesi/landing point pakai 'rule of thumb' 2/3 pay thickness-nya, lebih
> dekat ke zone air. Production Engineers lebih suka 'dealing' dengan air
> daripada dengan gas di flowline-nya.
>
> Jazakallah,
> -bg
>
> ----- Pesan Asli ----
> Dari: Shofiyuddin <[EMAIL PROTECTED]>
> Kepada: [email protected]
> Terkirim: Senin, 28 Januari, 2008 3:54:34
> Topik: Re: [iagi-net-l] Petrophysics - Penentuan Transition Zone
>
> kartiko,
> Kalo resistivitynya menunjukan adanya invasi profile yang baek, barangkali
> overlay Rt/RXo akan membantu. Nah batuan disini gamping dan hampir semua
> phase resistivity nya rapat. Mud log lebih sulit lagi karena kita belajar
> di
> sumur sebelahnya yang punya core ternyata di bawah OWC pun masih punya
> signifikan oil show.
>
> Saya sedang belajar bagaimana caranya kita membuat landing point di zona
> minyak yang kita perkirakan kemungkinan besar minyak itu dalam kondisi
> transisi.  Ketebalan minyaknya sekitar 50 sampe 60 ft. Dari interpretasi
> log, saya dapatkan bahwa hampir semuanya adalah zona transisi artinya ada
> fase dari movable water. Nah dimana landing pointnya untuk mendapatkan
> hasil
> minyak yang optimum untuk menghindari adanya water coning ataupun gas
> coning?
>
> On 1/26/08, kartiko samodro <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> >
> > kalau di LFA/OFA gimana ?
> >
> > atau overlaykan saja rt/rxo lognya dan dikombinasikan dengan mudlognya.
> >
> > kalau masalah perforasi, biasanya selalu ngambil di top reservoir kok?
> >
> > 2008/1/24 Shofiyuddin <[EMAIL PROTECTED]>:
> >
> > > Mungkin ada yang share bagaimana caranya menentukan transition zone di
> > > zona
> > > minyak. Saat ini yang sering saya lakukan adalah dengan membuat Kurva
> > > Swirr
> > > dari log NMR yang dioverlay dengan kurva Sw nya. Harga yang sama dari
> > > Swirr
> > > dan Swirr menunjukan kalo reservoar tersebut dalam kondisi Swirr. Sw
> > yang
> > > mulai melengceng dari kurva Swirr merupakan awal dari zona transisi.
> Ini
> > > penting untuk memahami apakah nanti reservoarnya memproduksi air
> > (movable
> > > water) atau tidak (free-water production) selama test produksi.
> > >
> > > Cara kedua adalah dengan membuat Buckle plot yaitu crossplot antara
> Por
> > > (axis x) dan Sw (axis y). Kalo titik titik penyebaran dua harga
> tersebut
> > > mendekati parabolik, berarti menunjukan zona yang dalam kondisi Swirr,
> > > kalo
> > > scattered, berarti airnya dalam kondisi movable.
> > >
> > > Apakah cara diatas reliable atau mungkin ada cara laen untuk
> mengetahui
> > > apakah reservoar dalam kondisi Swirr atau airnya movable?
> > >
> > > Trims sebelumnya
> > >
> > > Shofi
> > >
> >
>
>
>
> --
> Salam hangat
>
> Shofi
>
>
>      ________________________________________________________
> Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di di bidang Anda!
> Kunjungi Yahoo! Answers saat ini juga di http://id.answers.yahoo.com/
>
>
>
> ----------------------------------------------------------------------------
> To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
> To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
> Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
> Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
> Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
> No. Rek: 123 0085005314
> Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
> Bank BCA KCP. Manara Mulia
> No. Rekening: 255-1088580
> A/n: Shinta Damayanti
> IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
> IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
> ---------------------------------------------------------------------
>
> DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information
> posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event
> shall IAGI and its members be liable for any, including but not limited to
> direct or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting
> from loss of use, data or profits, arising out of or in connection with the
> use of any information posted on IAGI mailing list.
>
> ---------------------------------------------------------------------
>
>


-- 
Salam hangat

Shofi

Kirim email ke