Rekansss,

Bener Abah.....makanya perekrutan anggota DPR itu
harus dirubah, minimal yg boleh duduk jadi anggota DPR
harus berumur minimal 40 thn dgn rentang umur sampai
70 an harus masih boleh jadi anggota DPR asal sehat
dan cukup produktif dan sudah banyak pengalaman di
lapangan.....jangan yg masih muda belum banyak makan
asam garam, masih bau kencur, belum banyak penghayatan
di lapangan....sudah berkoar-koar main dibubarkan saja
gak tahu masalahnya.......!?
...Nah IAGI-HAGI-IATMI dll harus bersatu pada
mencalonkan Abah Yanto, pak Sujatmiko, Cak AR, pak
Kusuma atau teman2 yg berminat jadi anggota
DPR......gitu kali...hehe.............eh beneran
lho..orang2 berlatar belakang Geologi yg sdh banyak
pengalaman di lapangan jauh lebih bijak dlm mengambil
keputusan.

Salam,
Agus Irianto

--- "Tonny P. Sastramihardja"
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> He..he...Yang salah Abah Yanto dan
> teman-teman....Coba kalau dulu berbondong-bondong
> 'nyalon' jadi Anggota DPR....sigana bakalan rada
> palalinter Anggota Komisi VII DPR nya...
> 
> Salam:
> TPS
> 
> -----Original Message-----
> From: [EMAIL PROTECTED] [mailto:[EMAIL PROTECTED] 
> Sent: Tuesday, January 29, 2008 1:01 PM
> To: [email protected]
> Subject: Spam:Re: [iagi-net-l] Fwd: [Oil&Gas] (News)
> DPR Minta Bubarkan BP/BPH Miga
> 
> 
> 
> 
> Rekan rekan
> 
> Nah ini namanya "kelucuan" DPR dalam menjalankan
> perannya
> sebagai badal legeslatif. kalau tidak salah dalam
> elajran Tria Politica
> yang saya dapat di SMA dulu , dan juga dalam
> ketentuan UUD - 1945 (baik
> yang Asli maupun yng telah diamandemen) maka DPR
> bersama - sama Pemerintah
> membuat UU. Bukan begitu ???? Apa saya salah ????
> 
> Jadi kalau dalam pelaksanaan - nya , badan yang
> dibentuk itu tidak
> "becus" , jangan salahkan UU - nya dong ,tapi di
> "BENERIN" !!!!!!!!!!!!!!!!
> Kalau dibubarin , enak juga ya
> bikin UU yang baru , wah proyek lagi neih ?????
> 
> Di "benerin" , umpamanya apakah PP - nya , Skep Men
> -nya atau
> kalau perlu personilnya diganti  .
> Saya bukan ngebelain BP Migas
> , cuman tergelitik saja kok ada wakil rakyat yang
> seperti ini ya .
> 
> Sekali lagi lucUUUUUUUUUUUUU sekali  deh angota DPR
> yang
> mengatakan ini !!!
> Kalau kata remaja sieih " Lucu deh kamu
> " , kalau kata pepatah sih " memerecik air didulang
> terkena muka
> sendiri". Itupun  kalau dia sadar.
> .
> 
> Si-Abah 
> 
>
_______________________________________________________________________
> 
>  
> 
>  
> 
> > Apakah setelah BP MIGAS dibubarkan, 
> > 
> > DPR
> menuntut pembentukan badan baru, 
> > 
> > dan menuntut bisa
> ikut dalam pengisian manager2 badan itu? 
> > 
> > On 1/29/08,
> Nataniel Mangiwa <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> 
> >>
> 
> >> ---------- Forwarded message ---------- 
> >> 
> From: Peter Frans <[EMAIL PROTECTED]> 
> >> Date: Jan
> 29, 2008 10:52 AM 
> >> Subject: [Oil&Gas] (News) DPR Minta
> Bubarkan BP/BPH Miga 
> >> To: [EMAIL PROTECTED]
> 
> >> 
> >> 
> >> DPR Minta Bubarkan BP/BPH
> Migas 
> >> 
> >> Jakarta: Panitia Kerja (Panja) Komisi
> VII DPR RI mengusulkan kepada 
> >> pemerintah agar membubarkan
> Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak 
> >> dan Gas Bumi (BP
> Migas) dan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi 
> >> (BPH
> Migas), karena tidak becus dan kinerjanya buruk
> dalam mengelola 
> >> sektor migas. 
> >> 
> >> Hal ini terungkap
> dalam rapat dengar pendapat (RDP) tertutup antara 
> >> Panja
> BP/BPH Migas Komisi VII DPR dengan PT Pertamina,
> Shell, Petronas 
> >> dan West Java, yang dipimpin Ketua Panja Sutan
> Bhatoegana di
> gedung 
> >> DPR Senayan, Jakarta, Selasa (22/1). 
> >>
> 
> >> Dalam penjelasan pers seusai rapat, Sutan
> Bhatoegana
> mengungkapkan, 
> >> selama ini, kedua badan regulator itu tidak
> menunjukkan kinerja sesuai 
> >> amanat UU No. 22 Tahun 2001 dan
> Peraturan Pemerintah (PP) sebagai 
> >> dasar pembentukannya.
> "Kita minta kalau memang tidak bermanfaat, 
> >> dibubarkan
> saja," tegas Wakil Ketua Komisi VII DPR. 
> >> 
> >> Diungkapkan, penurunan produksi minyak dan
> kelangkaan minyak
> tanah 
> >> merupakan contoh buruknya kinerja BP dan BPH
> Migas.
> Padahal, tujuan 
> >> awal dibentuknya BP Migas adalah untuk
> memangkas birokrasi di 
> >> Pertamina yang lambat."Tapi,
> setelah terbentuk, ternyata hasilnya sama 
> >> saja," kata
> Sutan kembali. 
> >> 
> >> Sama halnya dengan BPH Migas
> yang tujuan dibentuknya dulu adalah untuk 
> >> menjamin
> pendistribusian minyak tanah sampai ke rakyat.
> "Namun, 
> >>
> ternyata masih banyak antrian minyak," papar
> Sekretaris Fraksi Partai
> 
> >> Demokrat DPR. 
> >> 
> >> Menurutnya,
> "Usulan pembubaran BP Migas dan BPH Migas akan
> diajukan 
> >> Panja ke rapat pleno Komisi VII DPR. Kami
> serahkan ke rapat
> pleno, 
> >> apakah membubarkan atau tidak kedua badan
> regulator
> tersebut."(Ari) 
> >> 
> >> SUMBER:
> http://www.jakartapress.com/go/news/id/610/ 
> >> 
> >>
> oil price update:
> http://www.oil-price.net/index.php?lang=id 
> >> 
> >> 
> >> 
> >> [Non-text portions
> of this message have been removed] 
> >> 
> >> 
> >> 
> >>
>
----------------------------------------------------------------------------
> 
> >> To unsubscribe, send email to:
> iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id 
> >> To subscribe, send email
> to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id 
> >> Visit IAGI Website:
> http://iagi.or.id 
> >> Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
> 
> >> Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta 
> >> No.
> Rek: 123 0085005314 
> >> Atas nama: Ikatan Ahli Geologi
> Indonesia (IAGI) 
> >> Bank BCA KCP. Manara Mulia 
> >>
> No. Rekening: 255-1088580 
> >> A/n: Shinta Damayanti 
> >> IAGI-net Archive 1:
> http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ 
> >> IAGI-net
> Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi 
> >>
>
---------------------------------------------------------------------
> 
> >> 
> >> DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with
> regard to information 
> >> posted on its mailing lists, whether
> 
=== message truncated ===



      
____________________________________________________________________________________
Never miss a thing.  Make Yahoo your home page. 
http://www.yahoo.com/r/hs


----------------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------

DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information posted on 
its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event shall IAGI and 
its members be liable for any, including but not limited to direct or indirect 
damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from loss of use, data or 
profits, arising out of or in connection with the use of any information posted 
on IAGI mailing list.

---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke