Di surat kabar lokal ditulis, kalo intan putri malu itu dimiliki oleh salah seorang pak haji di Martapura. dia beli 2 M secara cash dan sekarang sedang dalam proses penjualan kembali melalui salah satu badan lelang di inggris. pengen tau harga yang diharapkan pak haji, 30 M. duit semua... :-) Itu yang saya ketahui mengenai intan putri malu dari salah satu surat kabar lokal banjarmasin.
Regard, WA [at]borneo-indobara.com +62811 25 05377 : Rekan-rekan Gem-Lovers yang budiman, : : Perkenankan pada kesempatan yang baik ini, khususnya bagi rekan-rekan yang merayakannya, mang : Okim menyampaikan Selamat Tahun Baru Imlek . Semoga di tahun 2559 ini / Tahun Tikus , nasib mujur : berpihak kepada kita semua, penuh limpahan rahmat , berkah, dan kebahagiaan, Amiin. : : Selain dari itu, mungkin di antara rekan-rekan ada yang melihat tayangan TV beberapa waktu yang : lalu tentang temuan Intan Putri Malu di Kabupaten Banjar, Kalsel yang bikin heboh banyak kalangan. : Kebetulan sekali mang Okim tidak sempat menyaksikan tayangan TV tersebut dan baru tahu kisahnya : setelah rekan mang Okim, Ibu Ayoe GG ( Geologist S-2 Tambang ITB dan Graduate Gemmologist lulusan : GIA Bangkok ) mengirim email ke mang Okim. Di bawah ini mang Okim sampaikan dialog dengan Ayoe : : : 5 Februari 2008 : : : Ayoe ( email pkl. 10.28 ) : : Pak Miko, Ayoe punya foto lain yang lagi ramai dibicarakan yaitu soal penemuan intan seberat : 200ct di Martapura namanya Putri Malu. Tetapi Ayoe hanya bisa take picture saja dan tidak : melakukan pengecekan lebih lanjut. Menurut yang beli, intan tersebut akan dibawa bulan ini ke : Jerman untuk di cutting. : : Mang Okim ( email pkl. 13.12 ) : : Wah, sangat menarik ya temuan intan Putri Malu yang beratnya 200 karat. Berat intan Trisakti saja : 167 karat sehingga tak aneh kalau temuan tersebut bikin geger seantero jagat ( pasti sudah : disimpan di safe deposit ya ). Bentuknya kok rounded benar ya ? Bisa tahu dimensinya, misalnya : diameter maksi dan mininya ? : : Catatan : Usai membalas email Ayoe, mang Okim nelpon ke kolega / senior mang Okim di bidang : per-intan-an yaitu Bu Yana yang ternyata telah tahu tentang adanya temuan Intan Putri Malu : tersebut ( dari tayangan TV dan berita koran Jakarta ? ). Bu Yana bercerita bahwa penemu Intan : Puteri Malu tersebut membuka harga 1 Milyar dan ditawar oleh seorang haji Rp. 600 juta. Transaksi : tidak terjadi, si penemu malah menaikkan harga menjadi Rp 1,3 Milyar. Dan tanpa diduga, Intan : Putri Malu tersebut malah laku Rp 3 Milyar. Di bawah ini disampaikan dialog SMS mang Okim dengan : Ayoe : : : 6 Februari 2008 ( dialog lewat SMS ) : : : Mang Okim : Ayoe, Bu Yana cerita kalau Si Putri Malu telah terjual Rp 3 Milyar ke Korea dan : intannya sudah tidak di Indonesia. Salam ! ( 09.13 ) : : Ayoe : Harganya memang Rp 3 Milyar tapi yang beli orang Banjar, customer Lab. Sampai minggu lalu : barangnya masih di Banjar. Katanya sudah ditawar Rp 30 Milyar ( 09.14 ) : : Mang Okim : Lokasi temuannya di Cempaka seperti Intan Tri Sakti ? ( 9.34 ) : : Ayoe : Bukan Pak, di daerah Pengaron, tetapi masih dalam formasi yang sama.Menurut info : sebelumnya, banyak ditemukan intan 10 - 20 karat tetapi tidak terekspos ( 9.25 ) : : Mang Okim : Sorry Ayoe, Pengaron dimana ya ? Di peta saya ada Liang Anggang, Muara Sambangan, : Buntar, Banyu Ireng, Pumpung, Cempaka, dll. Pengaron dekat mana ya ? ( 10.05 ) : : Ayoe : Pengaron Kabupaten Banjar, antara Martapura dan Binuang ke arah Tanjung ( 10.34 ) : : Mang Okim : Terima kasih Ayoe. Rekan-rekan Gem-Lovers pasti senang disuguhi cerita tentang si : Putri Malu dari sumber terpercaya, GG Ayoe. Thanks ( 12.14 ). : : Rekan-rekan Gem-Lovers yang budiman, : : Di bawah ini mang Okim sertakan foto Intan Putri Malu yang beratnya 200 karat ( 40 gram ) yang : tentu saja mengalahkan record temuan Intan Trisakti di Cempaka, Martapura tahun 1967 ( zamannya : Bung Karno ). Intan Trisakti tersebut tak ketahuan rimbanya, hanya konon puluhan orang yang : terlibat dalam temuan tersebut sempat dinaikkan haji ke tanah suci ). : : Gambar kedua adalah peta temuan intan-intan besar di kawasan Cempaka dan sekitarnya. Dengan adanya : temuan Intan Putri Malu di Pengaron yang lokasinya di luar wilayah Cempaka , maka timbullah : harapan baru tentang potensi intan di Kalsel. Beratnya yang 200 karat, apalagi dengan : embel-embel telah banyak ditemukan intan seberat 10 - 2- karat yang tidak terekspos, memberikan : petunjuk bahwa sumber intan tersebut tampaknya tidak jauh dari Pengaron. : : Semoga temuan Intan Putri Malu ini akan memompa semangat Dr. Aziz yang ahli intan dari Badan : Geologi ( PSG di Bandung ) untuk terus mempertajam hipotesanya tentang asal usul intan di Kalsel. : : Semoga bermanfaat, : : Salam batumulia, : Mang Okim : : KETERANGAN GAMBAR: : : 1. Intan Puteri Malu (200 Karat), garis tengah maksimum sekitar 3 cm ( foto : Ayoe GG ) : 2. Peta lokasi temuan intan besar di sekitar Cempaka, Banjar, Kalsel. Lingkaran merah : terbesar adalah lokasi temuan intan Trisakti tahun 1967 ( 167 Karat ! ) : : : : : : : : ---------------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id Visit IAGI Website: http://iagi.or.id Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta No. Rek: 123 0085005314 Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Bank BCA KCP. Manara Mulia No. Rekening: 255-1088580 A/n: Shinta Damayanti IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi --------------------------------------------------------------------- DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event shall IAGI and its members be liable for any, including but not limited to direct or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from loss of use, data or profits, arising out of or in connection with the use of any information posted on IAGI mailing list. ---------------------------------------------------------------------

