Biofuel, tidak sehijau
namanya.<http://rovicky.wordpress.com/2008/02/09/biofuel-tidak-sehijau-namanya/>
9
Februari 2008 at 5:14 pm | In Energi <http://id.wordpress.com/tag/energi/>,
Environment <http://id.wordpress.com/tag/environment/> |
<http://rovicky.wordpress.com/wp-admin/post.php?action=edit&post=1190>

[image:
http://www.cartoonstock.com/newscartoons/cartoonists/rha/lowres/rhan834l.jpg]Mungkin
masih ingat tulisan dua tahun lalu tentang keraguanku adanya efek lingkungan
terhadap proyek biodiesel. Tulisan dua tahun lalu itu bisa dibaca
ulang diIndonesia Produksi Biodiesel Mulai
2007<http://rovicky.wordpress.com/2006/04/17/indonesia-produksi-biodiesel-mulai-2007-environmental-impact-2/>

* [image: :(] "Whallah, dua tahun ya sudah lupa Pakdhe, wong banjir tahun
lalu saja sudah hampir ngga ingat lagi " [image: :P]
[image: :D] "Howgh dasar pelupa ! Makanya dicatet, Thole !!"
*

Indonesia menjadi sorotan dalam pemanfaatan biofuel

Yang cukup mengagetkan adalah adanya penelitian dari The Nature Conservancy
and the University of Minnesota yang akan dipublikasikan dalam majalah
Science akhir bulan ini. Isi penelitiannya juga cukup memprihatinkan, karena
menyinggung dan menyebutkan soal kiprah Indonesia dalam rencana memproduksi
biofuel. AFP mengutip negara Indonesia
<http://www.telegraph.co.uk/earth/main.jhtml?xml=/earth/2008/02/07/eabiofuel107.xml>sebagai
kunci dalam *global warming* antara lain dalam beberapa kalimat berikut:

*"The conversion of peatlands in Indonesia for palm oil plantations and
deforestation in the Amazon for soy production have resulted in carbon
losses, according to the new report. *"

*"The conversion of peatlands for palm oil plantations in Indonesia ran up
the greatest carbon debt which would require 423 years to pay off. The
production of soybeans in the Amazon, which would not "pay for itself" in
renewable soy biodiesel for 319 years. "*

Hmm … Indonesia lagi nantinya akan dituduh penyebab kerusakan lingkungan
kalau salah urus begini.

*:D "Ya wis lah, pokoke itu palm oil buat minyak goreng saja, jangan
dikonversi menjadi minyak bakar. Lagian kalau aku nggoreng tempe pakai apa
nanti ? "
:( "Hallah tempe juga mahal dhe, ganti krupuk aja ya ?"*

Dibawah ini beberapa dampak lingkungan akibat penggunaan serta produksi dari
biofuel diambil dari Majalah Science.


Chart modified from
*Science*<http://www.sciencemag.org/cgi/content/abstract/1152747v1?maxtoshow=&HITS=10&hits=10&RESULTFORMAT=&fulltext=biofuel&searchid=1&FIRSTINDEX=0&resourcetype=HWCIT>
Kerusakan ekosistem tidak hanya emisi.

[image: 
biofuel-bad_enviro.jpg]<http://rovicky.files.wordpress.com/2008/02/biofuel-bad_enviro.jpg>

Sebenernya kerusakan lingkungan akibat penggunaan biofuel bukan pada emisi
"pembakaran" pada mesin, bukan sekedar emisi gas buang pada waktu mesin
dinyalakan. Kerusakan lingkungan yang dilihat tentunya tidak hanya itu saja,
tetapi selama waktu proses produksi biofuel inilah banyak hal-hal yang
sakjannya juga menghasilkan emsisi atau bahkan zat-zat beracun yang
membahayakan lingkungan.

Pembakaran hutan pada saat pembukaan lahan, penggunaan bahan penyubur
(pupuk) untuk meningkatkan daya subur tanah, juga penggunaan pestisida pada
perkebunan jagung (corn), sampai nanti pada waktu proses pembuatan hasil
tanaman menjadi minyak. Semua proses itu juga mengeluarkan emisi gas buang.

Yang harus diluruskan adalah pengertian bebas dampak lingkungan dari sebuah
energi alternatif. Memang benar ethanol akan memproduksi emisi gas buang
lebih sedikit dibanding BBM lainnya. Tetapi memproduksi ethanol juga
memproduksi emisi juga menimbulkan dampak ekologi yang lain.
Bagaimana dengan pemanfaatan energi lainnya ?

Tahukah anda bahwa anginpun juga diperlukan dalam sebuah proses penyebaran
flora. Banyak tumbuh-tumbuhan yang yang menggunakan angin sebagai media
transportasi dari spora-nya untuk berkembang biak.

* [image: :D] "Ngerti Spora ngga kamu, Thole ?"
[image: :(] "Spora itu kan untuk pengembang biakan tumbuh-tumbuhan jenis
paku-pakuan, kan ? Ah Pakdhe ngejek, aku begini juga masih ingat pelajaran
wektu SD klas 4 dulu looh"*

Mesti diketahui juga bahwa ada banyak ragam jenis energi yang dapat masuk
kategori biofuel misalnya , Biomassa, Bioenergy dari sampah,minyak goreng
bekas, Biodiesel, Bioalcohols, BioGas (yang menafaatkan kotoran hewan maupun
manusia) , Solid Biofuels, Syngas (synthetic gas-gas buatan) dan masih
banyak lagi jenisnya.

Yang perlu dimengerti adanya fakta-fakta lain dalam pemanfaatan biofuel
antara lain, adanya sebuah studi yang mengatakan bahwa dari 26 jenis
biofuel, terdapat 21 jenis biofuel yang memiliki emisi gas buang lebih kecil
dari BBM konvensional (fossil fuel). Namun ini akan mengurangi 30% dibanding
penggunaan BBM fosil. Harus juga diketahui separoh dari jenis biofuel tadi
memiliki dampak lebih buruk dibanding BBM fosil.

Jadi jangan buru-buru mengatakan bahwa segala sesuatu yang berasal dari
mahluk hidup pasti aman untuk lingkungan. Lah lantas jenis energi apakah
yang bebas terhadap dampak lingkungan ?

* [image: :(] "Pakdhe, segala sesuatu yang dilakukan manusia pasti
mempengaruhi lingkungan kan ? Tapi sejauhmana dampaknya itu harus dimengerti
lebih dulu sebelum melakukannya. Dan nanti kalau sudah melakukan harus bisa
mengambil tindakan sesuai dengan yang semestinya. Itulah perlunya AMDAL yang
menyeluruh, rak gitu ta Pakdhe ?
[image: :D] "Ya wis, pinter kowe, thole " [image: :P] *

Kirim email ke