1. Apakah memang benar proses loss-kick-kill di sumur BJP-1 telah membuat pecah formasi 2. Apakah memang benar bahwa selama proses pemboran seksi 12-1/4" MASP telah beberapa kali dilampaui sehingga sering terjadi (partial) loss 3. Apa yang menyebabkan (re)aktifasi sesar (sesar-sesar) Watukosek mengambil tempat (terjadi) di sekitar sumur BJP-1. 4. Bagaimana analisis mikro-tektonik / kinematic dari rekahan "tak menyembur" yang terjadi di daerah pipe-rack yang sempat dipotret setelah kejadian gempa - kick - kill - dan keluarnya semburanan pertama di sawah 5. Apakah bisa dicari di sekitar daerah Sidoardjo-Porong-Mojokerto dan sekitarnya bukti-bukti reaktifasi sesar-sesar karena rangkaian gempa Yogja 27 Mei 2006, sehingga dapat memberikan keyakinan bahwa Watukosek reactivation was not the only one 6. Apakah tidak ada alternatif interpretasi lain dari data deuteurium air semburan selain bahwa air tersebut sumbernya dari kedalaman 20.000 feet 7. Bagaimana kondisi bawah permukaan (dalam dan dangkal) saat ini: GPR, Seismic? (walk-away VSP?, offset across genangan lumpur, akuisisi transition zone), micro-gravity 4D, VLF-EM, VES, dsb. 8. ....... silakan ditambahkan: supaya dalam pertemuan2 mendatang kita dapat menyiapkan data untuk menjawab itu semua.
Salam ADB

