Mudah2an semua pihak mau membaca & mendengarkan usulan pak Andang mantan
ketua IAGI ini, kemudian bersatu & bersepakat untuk melaksanakannya.  Karena
usulan tsb bagus sekali, cukup fair, simpatik & "do-able", asal semua pihak
"mau".

Insya-Allah kalau semua pihak demi penyelesaian yg komprehensive terutama
untuk menolong korban lumpur & masa depan daerah tsb, mau melaksanakan
usulan tsb, yg menurut saya itu adalah jalan yg terbaik & "bisa dikerjakan",
maka persoalan ini akan segera teratasi & bisa memuaskan semua pihak, tentu
saja ada konsekwensinya bagi pemerintah maupun pihak Lapindo, sebagai
operator bidang Migas didaerah tsb.


wass,

nyoto





2008/3/1 Andang Bachtiar <[EMAIL PROTECTED]>:

> Keterbukaan data dan manajemen riset geologi-geofisika-engineering: Kunci
> penyelesaian masalah bencana lumpur Sidoarjo
>
> Judul presentasi tersebut saya bawakan kemarin Kamis 28 Pebruari 2008 di
> Surabaya dalam kesempatan diskusi sehari yang diselenggarakan oleh Forum
> Masyarakat Jatim yang menampilkan pembicara: Ibu Yuni (Lapindo), Soffian
> Hadi (BPLS), Sukendar Asikin (ITB), Koesoemadinata (ITB), Agus Guntoro
> (Trisakti), Andang Bachtiar (ETTI), Rudi Rubiandini (ITB), Hasanuddin (ITB),
> Edi Sutriyono (Lapindo), Doddy Nawangsidi (ITB), dan Adriano Mazzi
> (Norwegia). Ada 2 pembicara lain yang membahas masalah sosial ekonomi, tapi
> karena sudah jam 5 sore, saya tidak mengikutinya karena harus kejar jadwal
> pesawat balik ke Jakarta jam 7 malam. Sengaja saya mempresentasikan
> kegalauan saya tentang penyelesaian masalah LuSi dengan mengambil sudut yang
> berbeda dari para "pendekar" geosains dan drilling lainnya daripada sekedar
> saling unjuk pesona membuat opini memihak pada masing-masing kubu di hadapan
> sekitar 150 audience yang awam soal G&G&R&E oil&gas, karena saya anggap
> percuma saja membahas, berdiskusi, dan berdebat dalam forum yang sangat
> singkat seperti itu untuk menyelesaikan masalah. Yang kita butuhkan bukan
> show-case di hadapan masyarakat awam seperti itu, tetapi duduk tenang
> bersama-sama dalam satu forum 3 hari 3 malam, membahas dengan kepala dingin
> data-data yang ada, interpretasi yang dilakukan, dan sintesis yang
> ditawarkan. Itulah esensi dari presentasi yang saya. Audience yang terdiri
> dari masyarakat yang sangat awam GGRE dan sebagian kaum professional migas
> yang hadir (pada umumnya kawan2 dari group EMP, maupun beberapa pejabat ESDM
> pusat maupun daerah, tapi tidak ada satupun dari BPMigas) pada umumnya
> setuju dengan apa yang saya sarankan. Tidak mungkin kita menyelesaikan
> masalah saintifik hanya dengan presentasi masing2 1/2 jam dan tanya jawab
> 10-15 menit. Beberapa cuplikan ringkasan dari presentasi saya, masih senada
> dengan tema yang selalu saya suarakan setahun terakhir ini soal LuSi (yang
> senada juga dengan teriakan kawan muda brilliant kita Firman GEA dan juga
> ungkapan2 RDP yang sangat bijak) sbb:
>
> Latar belakang:
> - Pro dan kontra tentang pemicu bencana sampai sekarang tak kunjung
> terselesaikan
> - Cara penanggulangan sedikit banyak ditentukan oleh pengetahuan tentang
> pemicunya
> - Solusi engineering mutlak memerlukan interpretasi geologi-geofisik
> permukaan dan bawah permukaan (dalam dan dangkal)
> - Sifat data geologi-geofisika yang multi interpretasi
> - Data terkait operasi migas dianggap data rahasia
> - Eskalasi politis bencana membuat sekat-sekat psikologis diantara sesama
> geosaintis maupun engineer
> - Belum pernah dilakukan temu kerja / kupas tuntas saintifik - engineering
> yang komprehensif, bukan sekedar show case "information-opinion session"
> n
> Data: Bukan interpretasi atau opini
> - Rekaman-rekaman seismik, gravity, dan magnetik sebelum kejadian semburan
> 29 Mei 2006
> - Mudlog, wire-line log, dan hasil-hasil uji formasi sumur-sumur di
> sekitar daerah bencana (termasuk sumur-sumur eksplorasi Yodium dan
> eksplorasi air tanah)
> - Deskripsi / pemerian batuan dan struktur geologi permukaan di sekitar
> Surabaya, Sidoardjo, Mojokerto
> - Rekaman-rekaman (micro) – seismic, (micro) – gravity, geolistrik,
> magnetik (VLF) dalam 2 tahun terakhir pasca kejadian semburan
> - Data monitoring GPS berkala paska semburan
> - Data kimia-fisika air, lumpur, gas berkala paska semburan
> - Data mudlog dan kromatografi sumur relief
> - Data yang diakuisisi oleh tim Bola Beton
> - Data yang diakuisisi oleh Badan Geologi ESDM
> - Geolograph dan real-time chart sumur Banjar Panji-1
> - Dan berbagai data G&G&E lainnya yang dianggap perlu
>
> Manajemen riset:
> - Melibatkan semua ahli G&G&E yang mau terlibat termasuk dari LN
> - Screening alamiah voluntarism – operation cost dicarikan sponsornya tapi
> MAN-HOUR tidak dibayar
>
> - Mekanisme data terbuka lewat web
>
> - Ditambahi dengan 2 s/d 3 kali pertemuan intensif tertutup, minimum 2
> hari sekali pertemuan dg MEMBAWA SEMUA DATA DASAR dan
> ANALISIS/INTERPRETASI-nya
>
> - Fase pertama 2 bulan, diikuti implementasi AKUISISI data tambahan 3
> bulan
>
> - Mekanisme yang sama diulangi untuk 2 bulan berikutnya paska akuisisi
> data tambahan
>
> - Forum riset akan menghasilkan gambaran mutakhir bawah permukaan dan
> permukaan daerah semburan yang bersifat MULTI-INTERPRETASI
>
> - Pembuatan ranking alternatif interpretasi berdasarkan signifikansi
> implikasi bahayanya (bencana lebih lanjut) dan biaya engineering solutionnya
>
> - Engineering solution secara bertahap
>
> - Total waktu yang dibutuhkan sebelum implementasi engineering solution 7
> bulan
>
>
>
> Data rahasia vs data publik:
>
> - Karena data-data "migas" yang terkait dengan kondisi
> geologi-geofisik-engineering dari semburan lumpur sangat dibutuhkan untuk
> kepentingan kemanusiaan yang lebih luas, maka seharusnya "otoritas data"
> tergugah untuk membuat data data itu menjadi DATA PUBLIK sehingga masalah
> bencana ini dapat segera diselesaikan
>
>
>
> Contoh penyelenggaraan forum tertutup saintis-periset-praktisi multi-kubu:
>
> - 17 Juni 2006, ketika sudah 19 hari lumpur menyembul, di Shangrilla
> Surabaya, 18 orang
>
> - 23 Juni 2006 di ITS 35 orang
>
> - 30 Juni 2006 di Shangrilla 30 orang.
>
> - 18 juli  2006 di Sommerset 35 orang
>
> - 29 Juli 2006 di Unpad 30 orang
>
> - 1 September 2006 di Sheraton Bandung 45 orang
>
> - 27 Januari 2007 di Graha Pena Surabaya 37 orang
>
>
>
> Salam
>
>
>
> Andang Bachtiar
>
>
>
> ----- Original Message -----
> From: "nyoto - ke-el" <[EMAIL PROTECTED]>
> To: <[email protected]>
>  Sent: Friday, February 29, 2008 8:47 PM
> Subject: Re: RE: [iagi-net-l] seolah IAGI saling "berseteru"
>
>
> > Hehehehehe .... cuman bilang OOooooo ... gitu aja koq pada kebakaran
> jenggot
> > lho, yg merasa dikubu yg kepentingannya terusik .... santai aja mas-mas
> ...
> > whiken2 jee ..... malah Oom RDP pinter mendefinisikannya sebagai sumber
> > "suudzon" .... iya kali ye ....? soalnya para ahli yg lainnya (baik dari
> > dalam negeri maupun yg dari LN) koq malah ngaku dapet datanya dari pihak
> > kepolisian, katanya mas Bambang tadi data2 aslinya terbuka utk siapa aja
> &
> > bukan hanya terbuka utk kubu yg se-"bahasa", lha trus ngendi sing bener
> kiye
> > ....?
> >
> >
> > wass,
> >
> >
> >
> >
> >
> > 2008/2/29 Rovicky Dwi Putrohari <[EMAIL PROTECTED]>:
> >
> >> Pak Awang atau Pak Bambang Istadi,
> >>
> >> Kalau mereka (Mazinni dkk) bisa memiliki akses ke data aslinya itu
> >> atas persetujuan siapa ? Ini yang menjadikan sumber "suudzon"
> >> (prasangka buruk) karena tidak ada "fairness", atau kesamaan dalam
> >> kebolehan melihat data. Prasangka buruk ini justru bisa saja
> >> (memungkinkan) berakibat buruk dalam kasus hukum nantinya.
> >> Yang perlu diketahui adalah pernyataan Pak Rudi dan Pak Andang yang
> >> justru melihat datanya dari kantor polisi seperti yang dilansir
> >> Antara. Mungkin bisa cross chek kapan data itu dilihat (ditliti
> >> Mazinni dkk).
> >>
> >> Btw, hal ini bisa jadi sumber masalah kasus hukumnya. Dimana saya
> >> sendiri (dan most of IAGI member) ngga punya kompetensi disini.
> >> OK lah ini hanya "ento-ento" atau kira-kira saja,  seandainya, kalau
> >> saja semuanya terbuka sejak awal data-data ini kasusnya bisa lain.
> >> Tetapi kalau secara ilmiah emang benar, tanpa dispute dari sisi sini,
> >> maka hanya kasusnya akan bergeser ke penyembunyian data (evidence) dan
> >> fairness. Tentunya lebih ringan ketimbang drilling menyebabkan MV.
> >>
> >> Hahaha aku jadi jadi penasehat hukumnya Lapindo neeh :)
> >>
> >> Saya menyarankan kepada pihak Lapindo untuk memohon kepada yang
> >> berwenang ... (mboh siapa) ... untuk diberi ijin membuka data-data ini
> >> ke publik. Karena kalau memang terbukti bahwa Lapindo tidak bersalah
> >> (sesuai keyakinan Lapindo), maka yang untung juga Lapindo. Kasus
> >> hukumnya hanyalah (paling banter) penyembunyian data, bukan
> >> penghapusan data kan ? Dan ini ringan saja hukumannya dibandingkan
> >> salah drillingnya :)
> >> Dan ini bisa merembet tidak hanya Lapindo, semua peneliti akan terbuka
> >> untuk membuka data-data pengukuran yang sudah pernah diakuisisi,
> >> termasuk Pak Hasannudin yang pernah meneliti amblesannya secara
> >> geodetik. Juga dari ITS yang meneliti dan mengukur gaya beratnya
> >> (gravity survey), serta siapa saja yang pernah menelitinya.
> >>
> >> Nanti kalau sudah dapat ijin Lapindo tinggal menyediakan server di
> >> Internet, atau menyerahkan semua datanya ke lembaga yang diakui (saya
> >> saran sih BPPT). Datanya ditaruh di server, siapa saja berangkat dari
> >> data yang sama persis. Dan sudah tidak ada suudzon didalamnya.
> >> Sehingga kasus sciencenya cepat terseleseikan. Tentusaja sebelum
> >> "diterbitkan" harus diverifikasi dahulu. Mengapa diserahkan ke BPPT ?
> >> karena disanalah kasus ilmiah atau studi ilmiah itu mestinya
> >> dilakukan.
> >>
> >> Risiko buat Lapindo tentusaja ada, kalau terbukti kasus drilling
> >> penyebabnya. Tapi jangan takut .... Ya ndak apa-apa ta, wong selama
> >> ini Lapindo juga sudah mengeluarkan 2.9 Trilliun, seperti yang
> >> dibilang Mas Bambang Istadi. Artinya secara moral sudah menunjukkan
> >> "itikad baik" dalam menyeleseikan kasus ini dengan. Ingat "itikad
> >> baik" itu mempunyai dampak hukum yang sangat kuat. Wong utang yang
> >> sudah ga pernah dibayar trus yang hutang hanya bilang "iya deh nanti
> >> aku bayar", ini sudah menunjukkan itikad yang biasanya keputusan
> >> kasusnya akan di postpone. Si penghutang bisa lenggang kangkung,
> >> sampai nantinya digugat lagi.
> >>
> >> :( "Looh pakdhe kok tahu hukum gitu ?"
> >> :D "lah bude Laras itu kan lulusan fakultas hukum thole"
> >> :( "Oooh, jadi nanti Pakdhe minta bayaran juga ?"
> >> :D " HUST !!"
> >>
> >> Potential loss-gain ?
> >> Secara ekonomi silahkan saja dihitung.
> >> Kalau gempa menjadi penyebab, maka kucuran duik 2.9 Trilliun akan
> >> menjadi cost recovery dan akan dikembalikan/dibrikan ke Lapindo. Lah
> >> wong aturannya kan masuk CR, kan ? Berapa probabilitynya ya ?
> >> Kalau ternyata drilling penyebabnya, maka Lapindo ada potensi
> >> kehilangan duik yang sudah dikucurkan. Tapi ini kan masih potential
> >> loss., bukan real lost, kan ? (cmiiw). Bahkan Lapindo masih memiliki
> >> tanah yang dibelinya. Tidak total lost 2.9 T kan
> >>
> >> Kalau tahu probabilitynya maka akan terlihat bahwa "dengan membuka
> >> data itu" akan memiliki EMV positip walaupun 50-50 !
> >>
> >> RDP
> >>
> >> 2008/2/29 Awang Harun Satyana <[EMAIL PROTECTED]>:
> >>  > Pak Nyoto,
> >> >
> >> >  Bila tak ada nama Pak Bambang Istadi (EMP Brantas) di paper itu,
> selain
> >> validitas datanya menjadi meragukan, Pemerintah Indonesia pun (BPMIGAS
> dan
> >> Ditjen Migas) akan mempermasalahkannya - mengapa data milik Pemerintah
> >> Indonesia digunakan pihak asing tanpa keterlibatan si pemilik data ?
> >> >
> >> >  Nah, sebaiknya janganlah kita berburuk sangka sebelum tahu duduk
> >> perkaranya dengan jelas.
> >> >
> >> >  Salam,
> >> >  awang
> >> >
> >> >
> >> >  -----Original Message-----
> >> >  From: Bambang P. Istadi [mailto:[EMAIL PROTECTED]
> >> >
> >> >
> >> > Sent: Friday, February 29, 2008 5:08 C++
> >> >  To: [email protected]
> >> >  Subject: RE: [iagi-net-l] seolah IAGI saling "berseteru"
> >> >
> >> >  Pak Nyoto,
> >> >
> >> >  Para penulis minta saya untuk jadi co-author untuk menunjukan pada
> >> scientific community bahwa mereka punya access ke data yang dimiliki
> oleh
> >> Lapindo, karena menurut mereka di scientific community paper Davies
> dianggap
> >> tidak credible dan spekulatif karena mengunakan data dari internet dan
> >> sumber2 yang tidak jelas.
> >> >
> >> >  Saya sempat keberatan, nanti paper tersebut akan dianggap sebagai
> pesan
> >> sponsor Lapindo,... tapi sebaliknya mereka beranggapan paper tersebut
> akan
> >> memiliki credibility kalau ada sumber data yang jelas.
> >> >
> >> >  Apakah Lapindo atau saya bisa mempengaruhi mereka untuk mengatakan
> >> sesuatu yang bertentangan dengan keyakinan mereka? Apakah kredibilitas
> >> mereka sebagai scientist yang telah mereka bangun lama dan meneliti mud
> >> volcano lebih dari 11 tahun diberbagai belahan dunia bisa saya
> pengaruhi dan
> >> bisa dibeli?
> >> >
> >> >  Please deh pak Nyoto,.. jangan beranggapan kita2 ini sebagai
> >> professional akan mempertaruhkan kredibilitas dan profesionalisme demi
> gaji!
> >> Saya sebagai pegawai bisa dipecat kapan saja,.. lalu pendapat saya akan
> >> berubah tergantung siapa yang menggaji saya?
> >> >
> >> >  Wass.w.w.
> >> >  Bambang Istadi
> >> >
> >> >
> >> >  -----Original Message-----
> >> >  From: nyoto - ke-el [mailto:[EMAIL PROTECTED]
> >> >  Sent: Friday, February 29, 2008 4:23 PM
> >> >  To: [email protected]
> >> >  Subject: Re: [iagi-net-l] seolah IAGI saling "berseteru"
> >> >
> >> >  Mazzini dg pak Bb.Istadi ? Oooo ....
> >> >
> >> >
> >> >  yo wis, met whiken nek ngono
> >> >
> >> >
> >> >
> >> >
> >> >
> >> >  2008/2/29 Rovicky Dwi Putrohari <[EMAIL PROTECTED]>:
> >> >
> >> >  > Mazzini menuliskannya juga di Earth Planetary science bersama Pak
> >> Bambang
> >> >  > Istadi
> >> >  >
> >> >  > Triggering and dynamic evolution of the LUSI mud volcano,
> Indonesia
> >> >  >
> >> >  > A. Mazzini a,⁎, H. Svensen a, G.G. Akhmanov b, G. Aloisi c, S.
> Planke
> >> a,d,
> >> >  >
> >> >  > A. Malthe-Sørenssen a, B. Istadi e
> >> >  > Silahkn donlod disini :
> >> >  > http://folk.uio.no/hensven/Mazzini_EPSL_07.pdf
> >> >  > Seperti kata Koenil, ini "perang" science bukan main ... jelan
> bukan
> >> >  > mainan
> >> >  > Tetapi kalau memang masih ada pro kontra begini, dari sisi hukum
> >> jelas
> >> >  > teori
> >> >  > relasi gempa - MV ini tidak (*belum*) bisa dipakai sebagai "pisau
> >> operasi"
> >> >  > kalau kata Pak Awang.
> >> >  >
> >> >  > RDP
> >> >  > 2008/2/29 <[EMAIL PROTECTED]>:
> >> >  >
> >> >  > > Tidak hanya di Indonesia yang sibuk soal lumpur.
> >> >  > > Di Belanda juga ada presentasi LUSI. Ini yang kedua kalinya.
> Tahun
> >> lalu
> >> >  > > oleh Rick Swarbrick. Rick mempresentasikan seismik data dan
> >> beberapa
> >> >  > data
> >> >  > > pengeboran. Dan kronologis drilling dan terjadinya mud volcano.
> >> Seismic
> >> >  > > sectionnya juga menunjukkan analog blow out crater alami yang
> >> terjadi
> >> >  > jauh
> >> >  > > sebelumnya di daerah yang sama. Konklusinya LUSI di trigger oleh
> >> >  > drilling.
> >> >  > >
> >> >  > > Dengar-dengar Adriano Mazzini akan memberikan ide tandingan yang
> >> >  > > menyatakan bahwa LUSI diakibatkan oleh gempa bumi.
> >> >  > >
> >> >  > > Nanti saya kasih updatenya.
> >> >  > >
> >> >  > > Salam dari negara kincir angin.
> >> >  > >
> >> >  > > Herman Darman
> >> >  > >
> >> >  > > ___________________
> >> >  > >
> >> >  > > activity.
> >> >  > >
> >> >  > > Dear PGK Member,
> >> >  > >
> >> >  > > Please find attached your copy of the PGK March Newsletter. This
> >> month's
> >> >  > > meeting will be held on Wednesday, March 19th, 2008.
> >> >  > >
> >> >  > > The agenda outline is as follows:
> >> >  > >
> >> >  > > 17:00 - 18:00 hrs: Social hour (free drinks)
> >> >  > >
> >> >  > > 18:00 - 19:00 hrs: Lecture by Adriano Mazzini
> >> >  > >
> >> >  > >        Title:  "Causes and Triggers of the LUSI Mud Volcano,
> >> Indonesia"
> >> >  > >
> >> >  > > Furthermore we'd like to remind you of the short PGK excursion
> on
> >> >  > > Wednesday March 5th from 17:00-18:00 pm to  the Shell iScope
> >> >  > Visualisation
> >> >  > > Centre in Rijswijk. For registration please contact Gary Ingram:
> >> >  > > [EMAIL PROTECTED] before 12 noon March 4th.
> >> >  > >
> >> >  > > We hope to see you all there!
> >> >  > >
> >> >  > > Best regards,
> >> >  > >
> >> >  > > Wieske Paulissen
> >> >  > >
> >> >  > > Secretary PGK
> >> >  > >
> >> >  > > <<NL_March_08.pdf>>
> >> >  > >
> >> >  > > **********************************
> >> >  > > Wieske E. Paulissen
> >> >  > >
> >> >  > > Delft University of Technology
> >> >  > > Dept. of Geotechnology
> >> >  > > Stevinweg 1 - 2628 CN Delft
> >> >  > > The Netherlands
> >> >  > >
> >> >  > > Office: 0031 15 2782576
> >> >  > > E-mail: [EMAIL PROTECTED]
> >> >  > >
> >> >  > > -----Original Message-----
> >> >  > > From: Bambang P. Istadi [mailto:[EMAIL PROTECTED]
> >> >  > > Sent: Friday, February 29, 2008 9:47 AM
> >> >  > > To: [email protected]
> >> >  > >  Subject: RE: [iagi-net-l] seolah IAGI saling "berseteru"
> >> >  > >
> >> >  > >
> >> >  > > Cak Noor, Oden, pak Nyoto,
> >> >  > >
> >> >  > > Jangan berkecil hati,... silahkan datang ke Lapindo, nanti saya
> >> mintakan
> >> >  > > teman2 Lapindo untuk membukakan data2 Banjarpanji. Selama bapak2
> >> masih
> >> >  > > objektif dalam menyikapi masalah ini dan masih dalam koridor
> >> peraturan
> >> >  > > pemerintah soal informasi dan atas persetujuan partner Lapindo,
> >> akan
> >> >  > > saya mintakan untuk dibuka, silahkan datang,... saya tunggu.
> >> >  > >
> >> >  > > Undangan yang sama telah saya lontarkan ke Richard Davies dan
> Mark
> >> >  > > Tingay beberapa waktu yang lalu. Tapi mereka tidak nongol.
> Daripada
> >> >  > > bapak2 mengambil konklusi dini dengan basis data dan fakta yang
> >> salah
> >> >  > > seperti Davies lalu menghujat Lapindo,... silahkan saya tunggu.
> >> >  > >
> >> >  > > Beberapa waktu yang lalu KMI dan IATMI berinisiatif untuk
> >> >  > > menyelenggarakan Drilling Forum mengupas data Banjarpanji, dan
> kami
> >> >  > > setuju untuk berbagi data,.. tapi kandas ditengah jalan karena
> ada
> >> >  > > pihak2 tertentu yang tidak setuju,.. yang jelas bukan Lapindo,
> >> tiada
> >> >  > > niatan kami untuk menutup-nutupi.
> >> >  > >
> >> >  > > Satu hal yang saya ingin garis bawahi,.. kita boleh berdebat dan
> >> >  > > berpolemik terus soal penyebab dan trigger lumpur, tapi selama
> ini
> >> kami
> >> >  > > lebih banyak diam karena berkonsentrasi untuk terus berbuat
> >> >  > > menyelesaikan masalah2 sosial kemasyarakatan, juga berbagai
> macam
> >> >  > > persoalan dilapangan. Kami tidak akan lari dan akan terus
> >> menyelesaikan
> >> >  > > masalah2 sosial kemasyarakatan.  Ini suatu komitmen dan tidak
> >> memikirkan
> >> >  > > untuk menagih ke Pemerintah biaya yang sudah dikeluarkan saat
> ini
> >> >  > > sebesar Rp. 2.9T maupun yang akan dikeluarkan dan tetap patuh
> >> amanah
> >> >  > > PerPres 14 tahun 2007.
> >> >  > >
> >> >  > > Silahkan,.. saya tunggu
> >> >  > > Wass.w.w.
> >> >  > > Bambang Istadi
> >> >  > >
> >> >  > >
> >> >  > >
> >> >  > >
> >> >  > >
> >> >  > >
> >> >  >
> >>
> ----------------------------------------------------------------------------
> >> >  > >
> >> >  > > CALONKAN DIRI ANDA SEBAGAI KETUA UMUM IAGI 2008-2011  !!!!!
> >> >  > > PENDAFTARAN CALON KETUA 13 FEB S/D 6 JUNI 2008
> >> >  > > PENGHITUNGAN SUARA: PIT IAGI 37 DI BANDUNG
> >> >  > >
> >> >  > >
> >> >  > >
> >> >  >
> >>
> -----------------------------------------------------------------------------
> >> >  > > To unsubscribe, send email to:
> iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
> >> >  > > To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
> >> >  > > Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
> >> >  > > Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
> >> >  > > Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
> >> >  > > No. Rek: 123 0085005314
> >> >  > > Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
> >> >  > > Bank BCA KCP. Manara Mulia
> >> >  > > No. Rekening: 255-1088580
> >> >  > > A/n: Shinta Damayanti
> >> >  > > IAGI-net Archive 1:
> >> http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
> >> >  > > IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
> >> >  > >
> >> ---------------------------------------------------------------------
> >> >  > > DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to
> >> information
> >> >  > > posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others.
> In
> >> no
> >> >  > event
> >> >  > > shall IAGI and its members be liable for any, including but not
> >> limited
> >> >  > to
> >> >  > > direct or indirect damages, or damages of any kind whatsoever,
> >> resulting
> >> >  > > from loss of use, data or profits, arising out of or in
> connection
> >> with
> >> >  > the
> >> >  > > use of any information posted on IAGI mailing list.
> >> >  > >
> >> ---------------------------------------------------------------------
> >> >  > >
> >> >  > >
> >> >  > >
> >> >  > >
> >> >  > >
> >> >  > >
> >> >  >
> >>
> ----------------------------------------------------------------------------
> >> >  > >
> >> >  > > CALONKAN DIRI ANDA SEBAGAI KETUA UMUM IAGI 2008-2011  !!!!!
> >> >  > > PENDAFTARAN CALON KETUA 13 FEB S/D 6 JUNI 2008
> >> >  > > PENGHITUNGAN SUARA: PIT IAGI 37 DI BANDUNG
> >> >  > >
> >> >  > >
> >> >  > >
> >> >  >
> >>
> -----------------------------------------------------------------------------
> >> >  > > To unsubscribe, send email to:
> iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
> >> >  > > To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
> >> >  > > Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
> >> >  > > Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
> >> >  > > Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
> >> >  > > No. Rek: 123 0085005314
> >> >  > > Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
> >> >  > > Bank BCA KCP. Manara Mulia
> >> >  > > No. Rekening: 255-1088580
> >> >  > > A/n: Shinta Damayanti
> >> >  > > IAGI-net Archive 1:
> >> http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
> >> >  > > IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
> >> >  > >
> >> ---------------------------------------------------------------------
> >> >  > > DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to
> >> information
> >> >  > > posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others.
> In
> >> no
> >> >  > event
> >> >  > > shall IAGI and its members be liable for any, including but not
> >> limited
> >> >  > to
> >> >  > > direct or indirect damages, or damages of any kind whatsoever,
> >> resulting
> >> >  > > from loss of use, data or profits, arising out of or in
> connection
> >> with
> >> >  > the
> >> >  > > use of any information posted on IAGI mailing list.
> >> >  > >
> >> ---------------------------------------------------------------------
> >> >  > >
> >> >  > >
> >> >  >
> >> >  >
> >> >  > --
> >> >  > http://tempe.wordpress.com/
> >> >  > No one can monopolize the truth !
> >> >  >
> >> >
> >> >
> >> >
> >> >
> >> >
> >> > This email was Anti Virus checked by Administrator.
> >> >  http://www.bpmigas.com
> >> >
> >> >
> >>
> >>
> >>
> >> --
> >>  http://tempe.wordpress.com/
> >> No one can monopolize the truth !
> >>
> >
>

Kirim email ke