2008/4/7 Nazirman <[EMAIL PROTECTED]>:
> Sekarang berkembang budaya mendidik anak dari mulai bayi sampai sma sudah
> menjadi bos, semua kebutuhan tinggal perintakan pembantu untuk mengurus,
> bahkan orng tuanya juga diperintahnya. Jadi nanti sudah usia kerja tinggal
> memerintah. Jadi sudah awal sudah pake dasi ....(he...He..)
>
> Salam,
>
> nazirman
>
<Serius on>
Untuk hal yang serius soal "karbitan" ini adalah penuturan dari pengalaman
kawan-kawan kita yang bekerja di Petronas.
Petronas sedang menjalankan program ACD yaitu sebuah progam akselerasi untuk
mengejar ketertinggalan dan karena adanya jurang atau 'gap' yang cukup besar
antara yunior (fresh) dengan experienced (managerial).
Program yang dahulu dilalui dalam masa 10 tahun untuk menjadi seorang Senior
Geoscientist diperas menjadi 5 atau bahkan kalau mungkin 3 tahun saja ...
Wow !!! .... Yuppie, anda boleh berteriak apapun atau hanya mlongo melihat
"impian gila" ini ! But it happened !!
Program ACD ini merupakan program akselerasi yang dijalankan Petronas
mengingat adanya gap cukup besar dimana pekerja-pekerja middle cclass-nya
banyak yang hengkang cabut dari Petronas. Program ACD ini merupakan program
terintegrasi antara rekruitment, training dan bahkan selalu "attached"
dengan setiap project. Dalam setiap project selalu ada budget utk mendidik
orang-orang baru (fresh) dari Petronas.
Dari sisi rekuitment juga sangat 'inline' dengan kebijakan ACD ini. Setiap
satu orang GGE yang di"hire" selalu "diganduli" oleh dua atau bahkan tiga
orang "new grad" yang akan menjadi 'anak asuhnya'. Progam 'anak asuh' sangat
sangat krusial, bahkan 'belief it or not', anak asuh ini akan mengisi
kuosioner yang berisi tentang bagus tidaknya si GGE ini sebagai 'bapak asuh'
("mentor"). Dan konon bisa menentukan di perpanjang atau tidaknya kontrak
sang mentor. Sechara logika saya, kemampuan teknis orang-orang GGE Indonesia
ini sudah cuanggih banget (lah wong seleksinya juga ketat, tidak semua
pelamar akan mudah masuk juga kaan), jadi pengawasan teknis atas hasil
kerjaannya sepertinya tidak seketat pengawasan (evaluasi) progam ACD ini.
Petronas sepertinya sangat sadar bahwa mentor-mentor ini juga suatu saat
tidak diperlukan lagi. Tetapi keberadaan 'mentee-mentee' (anak asuh) ini
justru akan lebih diperhatikan karena menyangkut masa depan perusahaan.
Jadi apa yang ditulis Mas Nazirman diatas sudah dijalankan di perusahaan
dalam bentuk program ACD (Anak Carbitan Developement - hehehehe) yang
terstruktur rapi dan dijalankan dng baik.
berpikir BESAR ketika masih kecil.
<Serius off>
Kadang perlu "kegilaan" dalam berkembang :(
rdp
ACD - Accelerated Career Development