Rekan-rekan Gem-Lovers yang budiman, Hari ini, seorang langganan mang Okim , Pak BB , datang membawa sebongkah mineral berwarna hijau zamrud yang indaaah sekali. Beratnya 3,6 kg, di tengahnya sudah dilobangi yang kelihatannya disiapkan untuk tempat lampu. Mang Okim diminta untuk membuatkan sertifikatnya. Konon mineral hijau tersebut diwariskan oleh kakek Pak BB beberapa puluh tahun yang lalu.
Melihat penampilan mineral hijau tersebut, mang Okim teringat ke mineral yang warnanya mirip yang dikirim oleh Dinas Pertambangan Sulteng di Palu. Yang dari Sulteng ini sangat lunak, bisa digores dengan kuku ( kekerasan 2 ). Selain dari itu permukaannya seperti lemak dan berat jenisnya sekitar 2, 7. Hasil pemeriksaannya menyimpulkan bahwa meneral Sulteng ini namanya Soapstone ( Talc / Steatite ). Pemanfaatannya selain sebagai mineral koleksi, banyak dipakai juga sebagai bahan patung ( substitusi giok ! ). Rekan-rekan Gem-Lovers yang budiman, Bagaimanakah dengan mineral hijau milik Pak BB ini ? Apakah sama dengan soapstone Sulteng ? Testing pertama tentu saja kekerasannya yang ternyata sekitar 4 skala Mohs. Berbeda dengan soapstone yang kurang tembus cahaya, mineral Pak BB ini kilapnya menggelas dan lebih tembus cahaya, bahkan ada bagian yang transparan. Pecahannya rata sampai conchoidal. Pemeriksaan berat jenisnya oleh staff mang Okim yang dilakukan terhadap fraksi kecil dari mineral hijau ini menunjukkan nilai 3,9. Dan indek refraksinya sangat tajam di angka 1,434. Melihat hasil pemeriksaan di atas, mang Okim pusing tujuh keliling. Kekerasannya yang 4 , ditambah dengan indek refraksinya yang 1,434 , tak pelak lagi pasti dimiliki oleh mineral Fluorite. Tetapi bagaimana dengan berat jenisnya ? Karena penasaran, mang Okim putuskan untuk mengukur berat jenis seluruh contoh mineral yang beratnya 3,6 kg. Beruntunglah mang Okim punya timbangan khusus yang mang Okim beli di Pasar Loak Jatayu lebih 10 tahun yang lalu. Dengan bantuan seember air ( untuk mengetahui beratnya dalam air ), hasilnya alhamdulilah, berat jenis yang didapat persis seperti yang dimiliki oleh Fluorite yaitu 3,18. Dengan hasil ini maka usailah sudah tugas mang Okim , mission accomplished ( nyombong nih yee !! ). Rekan-rekan Gem-Lovers yang budiman, Mineral Fluorite memang sering bikin penasaran karena warnanya yang bermacam-macam. Beberapa tahun yang lalu, mang Okim terkesima oleh sebongkah mineral berwarna ungu yang dimiliki oleh Kakanwil Pertambangan dan Energi Kalsel. Mineral tersebut konon dibeli dari seorang Dayak yang datang ke rumah Pak Kakanwil di Banjar Baru Kalsel dengan harga cukup fantastis waktu itu ( 7 juta rupiah ). Mineral tersebut dibilangnya siih Kecubung Ulung atau Kecubung Super / Amethyst yang diperoleh di pedalaman. Ketika mang Okim diminta untuk memeriksanya, ternyata kekerannya hanya 4 dan sistem kristal serta belahannya berbeda dengan kecubung. Kesimpulannya tentu saja sama dengan mineral Pak BB yaitu Fluorite yang harganya tidak semahal harga kecubung, apalagi yang ulung ( katanya siih buat pamelet ce - - - ). Sebagai penutup kisah, siang hari ini , seusai mang Okim memeriksa mineral Pak BB, seorang langganan potensial mang Okim , Pak H, datang dengan tujuan ingin melihat mineral hijau milik Pak BB yang sebelumnya telah ditawarkan ke Pak H dengan harga 75 an juta rupiah. Pak BB dianjurkan untuk memeriksakannya dulu ke mang Okim. Dan setelah Pak H tahu hasilnya , maka batallah transaksinya ( tadinya dikira Imperial Jade ! ). Bagaimanakah dengan Gem-Lovers ? Adakah yang tertarik ? Kalau ada , cepet kabarin mang Okim ya, kan lumayan, ada komisinya kan ? Sekian dulu ya, semoga bermanfaat, Salam batumulia, Mang Okim di Bandung Keterangan gambar : Inilah dia mineral hijau milik Pak BB. Panjang ball-pen Cross 13,5 cm .
<<DSC05386.jpg-RESIZED 1.jpg>>

