Rekan rekan

Salah satu acara pada IAGI Nite adalah pemberian
serifikat kepada anggota IAGI.yang meminta sertifikasi . Tolong
dicatat   MEMINTA , karena kalau kita tidak meminta maka kita
tidak akan mendapatkan setifikat.
Pada malam itu ada sepuluh orang
(kalau tidak salah), sebagian besar untuk bidang perminyakan . dan
sebagian geologi Teknik.

Yang hadir .............., hanya satu
orang yaitu Umar Effendi Daulay untuk Sertifkat Geologi Teknik.

Sdr Umar Effendi Daulay adalah Pensiunan Departemen Pekerjaan Umum , dan
memang bergelut dalam bidang geologi teknik sejak selasai kuliah.

Pertanyan si Abah , kok cuman sepuluh ya ????
Kalau tidak keliru
semua penerima serifikat untuk geologi minyak berasal dari Lemigas , si
Abah jadi bertanya :
a. Apakah ahli geologi miyak (yang se-abreg)
tidak merasa perlu memilki sertifikat  yang dikeluarkan oleh IAGI
?
b. Apakah ahli geoloi minyak (yang se-abreg) lebih bangga
mencantumkan " certified AAPG ...dst" dibandingkan dengan
menyebutkan Ahli Utama Geologi Minyak ......dst yang dikeluarkan oleh
IAGI.
c. Apakah karena harus membayar Rp. 1.000.000,- merasa
keberatan (padahal ini kan kecil untuk karyawan migas ).

Bagaimana organisasi bisa dihargai oleh fihak lain , kalau yang menjadi
anggotanya saja tidak menghargai produk organisasi - nya sendiri ????

Saya tidak tahu jawabnya , biar saja dijawab oleh angin yang
berlalu .

Si Abah 
_______________________________________________
Nganyerikeun hate
batur hirupna mo bisa campur, ngangeunahkeun hate jalma hirupna pada
ngupama , Elmu tungtut dunya siar Ibadah kudu lakonan.

Kirim email ke