Pak Edi dan Pak Darji,
Untuk sampai ke Abuja kita harus transit dulu di Lagos.
Dari Lagos Internatinal Airport ke Lokal Air port (untuk penerbangan
Lagos-Abuja) jarak nya sekitar 2 km.
Disini kita perlu transportasi (taxi lokal tidak recommended, security
issue). Biasanya kita (TOTAL staff) di jemput dan diantar oleh TOTAL
protokoler.
Untuk case Pak Eddy/Pak Dardji kita disini bersama teman Indonesia (Mas
Fata cs) yang di Lagos sedang coba cari solusinya, apakah bisa pakai
TOTAL protokoler atau pakai sopir (mobil) salah seorang Expatriat yang di
Lagos.
Kebetulan saya domisilinya di Port Harcourt (Balikpapan nya Nigeria),
bukan di Lagos. Kalu sempat nanti mampir juga Ke Port Harcourt pak.
Di Abuja, security level jauh lebih baik. Kalau sampai siang hari, bisa
paki taxi airport ke hotel, kalu sampainya larut malam, mungkin ada
baiknya kontak dulu dengan administratornya AAPG disana, bisa ndak di
jemput ke Airport.
Salam dari Nigeria,
Baginda
Mantan anak bimbingan P Dardji.
"Eddy Subroto" <[EMAIL PROTECTED]>
25/04/2008 05:20 PM
Please respond to
[EMAIL PROTECTED]
To
[EMAIL PROTECTED]
cc
[EMAIL PROTECTED]
Subject
Re: [iagi-net-l] Re: Poster vs Oral Presentation
Halo Rio,
Selalu saya mengatakan, bahwa seorang pengajar itu akan bahagia kalau
bekas anak didiknya itu lebih sukses dan lebih pintar dari dirinya.
Selamat ya Rio.
Terima kasih pula untuk bantuannya menghubungkan saya dengan Baginda. Halo
Baginda apa kabar? Selamat ya kalian telah "menjadi orang."
Akan tetapi, melalui Pak Noor Syarifudin, saya telah dihubungkan dengan
Pak Fata yang juga dari Total dan sekarang sedang di Nigeria. Jadi
sementara ini saya sedang "diskusi" dengan Pak Fata.
OK ya sekian dulu. Selamat berakhir minggu. Saya belum pernah ke Pau, saya
hanya dengar cerita dari teman di BPMIGAS kalau mereka harus meninjau ke
Total di Pau.
Wasalam,
Eddy
> Hallo Pak Eddy....
> Selamat pagi dan selamat sore di Indonesia tercinta.
> Apa kabarnya nih Pak...
> Semoga selalu sehat dan sukses selalu ya...
> Saya saat ini sedang IA (international assignment) di Total E&P France
> untuk 2 tahun,
> tapi saya tidak di Paris, melainkan di kota Pau..
> Untuk informasi Nigeria, kebetulan ada teman kita Baginda Saragih ('95)
> yang sedang IA juga disana dan sudah menetap lebih dari setahun.
> Mungkin bisa dapat informasi lebih tentang kondisi Nigeria dan Pak Darji
> pasti senang juga bila dapat berjumpa Baginda disana.
> Kalo ada kesempatan maen ke Pau/france, bisa kontak saya Pak, manatau
ada
> yang bisa saya bantu atau sekedar menjadi guide..hehe...
>
> Baginda,
> saya cc emailnya ya....
>
> Salam Sukses Pak Eddy..
>
>
> Regards
> Rio Sitorus.
> Mantan anak bimbingan TA
>
>
>
>
> Thanks and Best Regards
> """"""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""
> Rio SITORUS
> GSR/TG/COP/OPE
> TOTAL CSTJF Pau, Bureau BA1015
> Telp : 33.(0)5 59 83 52 40
> Fax : 33.(0)5 59 83 51 00
> Email : [EMAIL PROTECTED]
> """"""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""
>
>
>
> "Eddy Subroto"
> <[EMAIL PROTECTED]
> c.id> To
> [email protected]
> 25/04/2008 11:28 cc
>
> Subject
> Please respond to Re: [iagi-net-l] Re: Poster vs
Oral
> <[EMAIL PROTECTED] Presentation
> .id>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
> Mas Noor,
>
> Waktu saya nulis email memang saya sambil membayangkan ketika kami makan
> malam di rumah Anda di Paris. Rupanya nyambung. Terima kasih atas
> perhatian Anda. Memang, kami (saya dan Pak Dardji) ada rasa was-was ke
> Abuja karena masalah keamanan. Katanya sih Abuja aman tetapi penerbangan
> kami kemungkinan lewat Lagos yang katanya agak mengerikan. Mohon bagi
yang
> tahu kondisi Nigeria dapat memberikan pencerahan.
>
> Wasalam,
> EAS
>
>
>> Pak Eddy,
>>
>> Salut dengan dedikasi pak Eddy (dan pak Dardji) untuk selalu berusaha
>> hadir di forum internasional.....mudah2an bisa memperluas jaringan
>> komunikasi dengan para pakar .....
>> (jadi keingat cerita di paris ya pak...:-).
>> Kalau ke Abuja, mungkin nanti bisa tolong dikabari kalau-kalau
> teman-teman
>> yang sedang di Port Harcourt dan Lagos bisa ikutan bantu-bantu...paling
>> gak bantu tunjukin jalan-jalan he he he ...:-)
>>
>> salam,
>> ----- Original Message ----
>> From: Eddy Subroto <[EMAIL PROTECTED]>
>> To: [email protected]
>> Sent: Friday, April 25, 2008 3:45:58 PM
>> Subject: Re: [iagi-net-l] Re: Poster vs Oral Presentation
>>
>> Untuk orang yang bekerja di instansi tertentu menulis makalah memang
> punya
>> beberapa tujuan, antara lain untuk naik jabatan, untuk dapat
jalan-jalan
>> ke tempat lain atau luar negeri, sebagai tuntutan perusahaan, atau
>> karena
>> memang cinta (seperti kata Pak Awang di bawah).
>>
>> Ada instansi yang "mapan" yang akan menyiapkan biaya bagi penulis
> makalah.
>> Jadi kalau kata Pak Awang "karena jatuh cinta maka banyak menulis
>> surat,"
>> kalau di perguruan tinggi lebih dari itu: "kalau jatuh cinta banyak
>> menulis surat dan banyak mengeluarkan biaya." Kan ada plesetan lagunya
>> Titiek Puspa: "Jatuh cinta banyak biayanya." Kalau saya menulis
makalah,
>> maka saya harus siap pula dengan faktor biaya ini. Mencari sponsor sih
>> mencari, tetapi kalau sampai tidak dapat sponsor ya saya akan minta
>> sponsor dari Yang Maha Kuasa. Beruntung saya punya teman sejawat, Pak
>> Dardji Noeradi, yang seide dengan saya, karena itu saya sering menulis
>> menulis makalah dengannya. Alhamdulillah, dengan sponsor Yang Maha
Kuasa
>> ini kami dapat presentasi di AAPG Paris (2005), Perth (2006), dan ke
>> Middle East Geoscience Conference di Bahrain Maret 2008 kemarin. Kami
>> (saya dan Pak Dardji) sih berdoa untuk nanti ke AAPG Capetown (2
makalah
>> oral) dan ke AAAPG (Assoc. of Afro-Asian Petroleum Geochemists) Abuja
>> (Nigeria) (juga 2 makalah oral) akan dapat sponsor entah seluruhnya
atau
>> hanya sebagian saja. Amin.
>>
>> Beberapa teman saya di perguruan tinggi memang ada yang menulis makalah
>> untuk "memancing sponsor." Masalahnya, kelompok ini walau makalahnya
>> diterima kalau kebetulan tidak dapat sponsor, maka mereka tidak jadi
>> atau
>> batal datang. Saya sering menasihati sambil bergurau kalau mereka itu
>> telah menghilangkan (mendhalimi) hak orang lain untuk berpresentasi dan
>> merugikan panitia dan juga hadirin.
>>
>> Wasalam,
>> EAS
>>
>>> "Perasaan" bahwa poster kelas dua harus dihapuskan baik dari panitia
>>> konvensi maupun peserta konvensi, juga penulisnya. Tidak bisa
dinafikan
>>> bahwa perasaan kelas dua itu masih ada. IPA dalam lima tahun terakhir
>>> ini
>>> boleh dikatakan tak menganut pembedaan itu, sekali paper lengkapnya
>>> dimuat
>>> dalam proceedings, maka hilanglah mana paper oral mana paper poster.
>>>
>>> Menyiapkan poster lebih susah daripada sekedar menyiapkan presentasi
>>> oral. Menyiapkan poster lebih makan waktu, tenaga, dan biaya. Dulu
saat
>>> presentasi oral masih menggunakan slide 35 mm menyiapkan presentasi
>>> oral
>>> sama susahnya dengan menyiapkan poster. Sekarang, dengan menggunakan
>>> power point presentation, 10 menit sebelum presentasi pun kita masih
>>> bisa melakukan perubahan atas bahan presentasi bila diperlukan.
>>>
>>> Presentasi oral hanya 15-20 menit, lalu diskusi 5-10 menit; habis itu
>>> orang melupakannya. Pembicara hanya cukup membawa flash disk dan
>>> memberikan bahannya ke panitia untuk di-copy. Nah, poster : booth-nya
>>> dijagai pembuatnya bisa setengah hari-sehari. Lalu ia/mereka juga
mesti
>>> siap sedia menjawab pertanyaan pengunjung selama posternya digantung.
>>> Membawanya ke tempat konvensi pun tak sederhana, tak hanya disakui
>>> seperti flash disk; tapi mesti dibawa menggunakan tabung pipa, dibawa
>>> terbang, jauh melintasi benua2 (kalau mengikuti konvensi
>>> internasional),
>>> merepotkan. Dan, biaya membuat poster dengan kualitas cetak yang prima
>>> sungguh tak murah biayanya. Maka, sungguh tak adil kalau poster
>>> dikelasduakan sebab dalam banyak hal menyiapkannya lebih susah
daripada
>>> presentasi oral.
>>>
>>> Hanya, dalam pengamatan saya, orang2 lebih senang menonton presentasi
>>> oral daripada presentasi poster. Mengapa ? Sebagian karena kesalahan
>>> panitia juga yang menempatkan abstrak2 yang menurutnya menarik menjadi
>>> presentasi oral; sedangkan yang ditaruh di poster yang menurutnya
>>> biasa2
>>> saja; atau bila tak tertampung di oral, maka ditaruh di poster saja.
>>> Sebagian lagi karena penonton umumnya pasif, mereka merasa lebih
nyaman
>>> duduk di ruang yang enak, setengah gelap, dan mengikuti presentasi
oral
>>> dengan nyaman. Coba kalau melihat poster, mereka mesti berdiri,
>>> berhadapan dengan penulisnya, dan merasa canggung bila diam saja tak
>>> bertanya. Jadi, para pengunjung poster hanya berjalan-jalan cepat
>>> melihat poster2 dari jauh. Unrtuk mendekatinya agak enggan, apalagi
>>> kalau di booth poster itu gak ada orang lain hanya penulisnya. Umumnya
>>> si pengunjung tak akan mampir untuk berdiskusi dengan penulisnya.
Maka,
>>> begitu juga alasan mengapa booth poster sering juga tak dijagai
>>> penulisnya -yang
>>> lihat aja gak ada kok...
>>>
>>> Kalau booth poster bersebelahan dengan booth pameran industri, nah
>>> celakalah,sebab booth pameran industri selalu menjadi magnet yang
>>> paling
>>> kuat di setiap konvensi.
>>>
>>> Maka,kalau poster terasa sebagai kelas dua, ya kesalahannya ada di
>>> kita
>>> juga. Semuanya harus berubah sebab presentasi poster harus dihargai
>>> setinggi presentasi oral, penghargaannya juga harus sebanyak kategori2
>>> penghargaan di oral, jangan dibedakan. Penulis poster harus
menyerahkan
>>> full paper seperti juga oral.
>>>
>>> Tentang nilai cum untuk penulisan makalah, mestinya saat ini sudah
>>> direvisi. IPA tak mencetak prosiding-nya secara langsung, tetapi
>>> berdasarkan pesanan. Alasannya, biaya mencetak prosiding IPA itu
>>> semakin
>>> mahal,sehingga satu volume harganya bisa sekitar Rp 1 juta. Memang di
>>> penilaian cum ada kategori2 tertentu apakah makalahnya dimuat di
jurnal
>>> nasional, internasional, di publikasi yang punya ISBN, atau ISSN, dll.
>>> Dalam era digital seperti sekarang mestinya aturan2 itu ditinjau lagi.
>>>
>>> Menulis paper untuk mengejar nilai cum guna mencapai posisi2 tertentu
>>> di
>>> akademik memang pendorong semangat berkarya; hanya setelah posisi itu
>>> tercapai, diharapkan jangan berkurang berkaryanya. Menulis memang bisa
>>> berkorelasi dengan mengejar jabatan, sebab begitu memang rangsangan
>>> aturannya; tetapi menulis paper sejatinya adalah untuk kemajuan sains
>>> yang pada akhirnya berguna juga untuk kemajuan bangsa.
>>>
>>> Pengalaman pribadi saja, belasan tahun saya telah menulis paper dan
>>> berbagai publikasi lainnya, sampai saat ini ada 130 publikasi,
>>> setengahnya adalah paper2 ilmiah di berbagai pertemuan atau jurnal2
>>> nasional dan internasional yang ada makalah lengkapnya. Tidak ada
nilai
>>> cum, tidak ada posisi jabatan tertentu yang diberikan karena karya2
>>> tulis itu. Yang ada hanyalah perasaan cinta kepada geologi yang
semakin
>>> mendalam. Tetapi begitulah bila orang jatuh cinta, tentu banyak ia
>>> menulis surat.
>>>
>>> salam,
>>> awang
>>>
>>
>>
>>
>>
>
--------------------------------------------------------------------------------
>
>> PIT IAGI KE-37 (BANDUNG)
>> * acara utama: 27-28 Agustus 2008
>> * penerimaan abstrak: kemarin2 s/d 30 April 2008
>> * pengumuman penerimaan abstrak: 15 Mei 2008
>> * batas akhir penerimaan makalah lengkap: 15 Juli 2008
>> * abstrak / makalah dikirimkan ke:
>> www.grdc.esdm.go.id/aplod
>> username: iagi2008
>> password: masukdanaplod
>>
>>
>
--------------------------------------------------------------------------------
>
>> PEMILU KETUA UMUM IAGI 2008-2011:
>> * pendaftaran calon ketua: 13 Pebruari - 6 Juni 2008
>> * penghitungan suara: waktu PIT IAGI Ke-37 di Bandung
>> AYO, CALONKAN DIRI ANDA SEKARANG JUGA!!!
>>
>>
>
-----------------------------------------------------------------------------
>
>> To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
>> To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
>> Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
>> Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
>> Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
>> No. Rek: 123 0085005314
>> Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
>> Bank BCA KCP. Manara Mulia
>> No. Rekening: 255-1088580
>> A/n: Shinta Damayanti
>> IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
>> IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
>> ---------------------------------------------------------------------
>> DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information
>> posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no
> event
>> shall IAGI and its members be liable for any, including but not limited
> to
>> direct or indirect damages, or damages of any kind whatsoever,
resulting
>> from loss of use, data or profits, arising out of or in connection with
>> the use of any information posted on IAGI mailing list.
>> ---------------------------------------------------------------------
>>
>>
>>
>
____________________________________________________________________________________
>
>> Be a better friend, newshound, and
>> know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now.
>> http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ
>
>
>
>
--------------------------------------------------------------------------------
>
> PIT IAGI KE-37 (BANDUNG)
> * acara utama: 27-28 Agustus 2008
> * penerimaan abstrak: kemarin2 s/d 30 April 2008
> * pengumuman penerimaan abstrak: 15 Mei 2008
> * batas akhir penerimaan makalah lengkap: 15 Juli 2008
> * abstrak / makalah dikirimkan ke:
> www.grdc.esdm.go.id/aplod
> username: iagi2008
> password: masukdanaplod
>
>
--------------------------------------------------------------------------------
>
> PEMILU KETUA UMUM IAGI 2008-2011:
> * pendaftaran calon ketua: 13 Pebruari - 6 Juni 2008
> * penghitungan suara: waktu PIT IAGI Ke-37 di Bandung
> AYO, CALONKAN DIRI ANDA SEKARANG JUGA!!!
>
>
-----------------------------------------------------------------------------
>
> To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
> To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
> Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
> Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
> Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
> No. Rek: 123 0085005314
> Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
> Bank BCA KCP. Manara Mulia
> No. Rekening: 255-1088580
> A/n: Shinta Damayanti
> IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
> IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
> ---------------------------------------------------------------------
> DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information
> posted
> on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event
shall
> IAGI and its members be liable for any, including but not limited to
> direct
> or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from
> loss
> of use, data or profits, arising out of or in connection with the use of
> any information posted on IAGI mailing list.
> ---------------------------------------------------------------------
>
>