Saya setuju sekali dgn pendapat Abah, BLT dan apapun itu namanya (termasuk subsidi didalamnya), telah menjadikan bangsa kita jadi pengemis Salam Yoga
----- Original Message ----- From: yanto R.Sumantri <[EMAIL PROTECTED]> To: [email protected] <[email protected]> Sent: Thu May 15 01:21:32 2008 Subject: Re: [iagi-net-l] Subsidi BBM Is dan rekan rekan Yang perludilakukan adalah "tanya Pak Harto mengapa kdari dulu Belaiau tidak mau melepaskan subsidi BBM , malahan memilih cari pinjaman dari LN. Jujur -lha ada diri sendiri , sebenarnya Pemerintah sekarang ini (siapaun dia mau BY /JK , mau Amien Rais /Megawati / Gus Dur) , pasti tidak bisa melalukan apaun KECUALI menaikan harga BBM dengan tujuan mengurangi SUBSIDI. Tentunya akan bertambah manis apabila dilakukan usaha usaha lain . Hanay Si Abah sih trenyuh karena sebagian rajyat Indonesia terpaksa menjadi pengemis dengan menerima BLY dari Pemerintah . Maaf kalau ada yang kurang berkenan. Si Abah ( yang bertambah berat bebannya karena subsidi dihilangkan). __________________________________________________________________ > Mungkin perlu dilakukan pembatasan tempat penjualan BBM bersubsidi ( spt > Premium ) misalnya SPBU SPBU di Jalan jalan protokol / ditengah kota > Tidak > lagi jualan Premium. > Tadi pagi jam 7 an SPBU di Jl Gatot Subroto sebelum Kuningan samping > Gd.Patra Premiumnya habis tinggal Petramax , shg banyak mobil yang kecele > dan balik, yang aku heran ternyata banyak mobil mobil yang mewah pun > Tidak mau beli Petramak ikutan balik.....cari BBM yang subsidi .... shg > SPBU > tsb sepi yang biasanya ramai ... > > > ISM > > ----- Original Message ----- > From: "Leonard Lisapaly" <[EMAIL PROTECTED]> > To: <[email protected]> > Sent: Wednesday, May 14, 2008 8:19 PM > Subject: RE: [iagi-net-l] RE: Spam:RE: [iagi-net-l] Subsidi BBM > > > > > Kalo subsidi BBM dicabut, orang kaya tetap bisa beli BBM, orang kelas > menengah paling menurunkan pengeluaran terkait BBM atau cari tambahan > lain, > orang kurang mampu ya disubsidi saja. Keuntungan pencabutan subsidi BBM > sih > menurut saya sih cukup banyak. > > LL > > > > -----Original Message----- > From: Suryanegara, Yoga [mailto:[EMAIL PROTECTED] > Sent: Thursday, May 15, 2008 8:35 AM > To: [email protected] > Subject: Re: [iagi-net-l] RE: Spam:RE: [iagi-net-l] Subsidi BBM > > Waduh, semakin banyak aja nih tanggapan, saran dan pendapat seputar isu > kenaikan bbm ini. > Tapi kok kayaknya usulan2 ini berkembang menjadi sesuatu yg semakin > membingungkan kita semua. > Kenapa nggk dicoba cara berpikir sederhana dan kita balikan lagi kepokok > masalahnya. > Inti masalahnyakan adalah subsidi bbm yg mestinya utk rakyat miskin > ternyata > pada pelaksanaannya justru salah sasaran malah sebagian besar dinilkmati > org2 > kaya. Nah, pemecahannya sungguh2 sederhana, cabut saja subsidinya. > Kebayang 130 triliyun yg mestinya bisa dipakai utk kebutuhan lainnya, > justru > dinikmati manager2 minyak, manager2 tambang, direktur2, para keluarga2 > jendral dst, tragis.... > Back again, apapun alasannya, pemecahannya cuma satu, segera cabut subsidi > bbm (gitu aja kok ribet) > > Salam > "Yg beruntung tdk bayar pajak ke pemerintah Ind." > Yoga > > ----- Original Message ----- > From: [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]> > To: [email protected] <[email protected]> > Sent: Wed May 14 18:16:41 2008 > Subject: Re: [iagi-net-l] RE: Spam:RE: [iagi-net-l] Subsidi BBM > > Rencana kenaikan BBM semestinya membuat pemerintah juga semakin berfikir > keras untuk mencari solusi alternatif lain sebagai efek kenaikan harga. > Harga BBM naik atau tidak pun masyarakat juga pasti mengikuti saja. Lha > wong posisi masyarakat juga lemah. Sekarang ini dikondisikan sepertinya > pemerintah "nelangsa" sekali dengan kenaikan harga minyak dunia, sehingga > jalan terakhir yang mesti diambil (yang kita gak pernah tau alternatif > satu,kedua, ketiga dll itu apa ?) ya menaikkan harga BBM. Tapi anehnya > efek kenaikan harga cuma diimbangi dengan keluarnya BLT. Jadi kalo BLT mau > keluar ya harga BBM mesti naik dulu. Kok logikanya dibolak balik begini ya > ??. Bukannya pekerjaan pemerintah yang utama itu ya mensejahterakan > rakyat, membantu masyarakat miskin supaya jadi sejahtera, tanpa perlu > melihat harga bensin. Lha ini kok aneh, kebijakan pemerintah kok pake > pamrih. Kalopun harga BBM mesti naik apakah ada : > 1. Peningkatan support pemerintah terhadap transportasi alternatif yang > layak untuk publik. Kalopun harga BBM harus naik, apakah pemerintah juga > punya solusi supaya pengendara kendaraaan pribadi beralih ke transportasi > publik ?. Dari harga BBM ratusan perak sampe mau naik lebih dari lima ribu > pun gak pernah ada perhatian serius pemerintah menggarap transportasi > publik yang nyaman, aman, dan murah. Sehingga masyarakat ya tetep naik > kendaraan pribadi, pilihan minimal beralih ke motor daripada mesti naik > kendaraan umum yang kondisinya juga runyam. Busway yang sekarang ada juga > gak jelas gimana kelanjutannya, padahal jalanan sudah semakin sempit buat > jalur busway. > 2. Intensifikasi bantuan terhadap pendidikan dari tingkat dasar sampai > minimal tingkat menengah. Promosinya pendidikan gratis, spp iya gratis > tapi ada uang sumbangan gedung, sumbangan operasional, sumbangan2 yang > lain bikin sekolah ternyata juga tidak murah. > 3. Pengembangan potensi lokal untuk mensupport energi. Ada banyak potensi > yang belum digarap maksimal, seperti mikrohidro, biogas dari septictank > (ini beneran), blue energy, distribusi gas efek pengeboran yang dialirkan > ke rumah2 dll. > 4. Gak perlu menaikkan harga pun masyarakat sudah banyak berhemat > sekarang. semua harga kebutuhan pokok naik, TDL juga naik. Penghematan > juga semestinya dilakukan di semua instansi pemerintah. Kalau perlu > pejabat negara jangan dikasih subsidi uang BBM, ben mereka beli sendiri, > biar tau rasanya beli pertamax. Nah sampe sekarang saya masih bermimpi > melihat pejabat negara yang gak pake "ngiung ngiung" dan jajaran land > cruiser di tengah jalan. > 5. Pelayan publik di bidang kesehatan dan sosial mestinya ada > peningkatan, inikan juga janjinya pemerintah sebagai efek kenaikan harga > BBM. Lha wong sampe sekarang korban lumpur panas sidoarjo masih belum > jelas nasibnya gimana. yang diperlukan langkah aktif buat solusi bukan > sekedar tangisannya presiden. > > Kalau masyarakat yang 220 juta ini bisa "dipaksa" untuk kreatif dan > bertahan hidup. semestinya orang-orang di pemerintahan yang pintar-pintar > itu juga bisa lebih "kreatif" dan cerdas bekerja bukan sekedar menjadi > penguasa. > > salam kebangkitan, > senoaji > > > > > > "Tonny P. Sastramihardja" <[EMAIL PROTECTED]> > 05/14/2008 04:14 PM > Please respond to > <[email protected]> > > > To > <[email protected]> > cc > > Subject > [iagi-net-l] RE: Spam:RE: [iagi-net-l] Subsidi BBM > > > > > > > Kasus BBM, > 1. Pemerintah dalam menjalankan perannya apakah sudah: A) Betul dalam > membuat regulasi atau kebijakannya? Misal ttg kebutuhan riel BBM per > jenisnya, penetapan harga BBM per jenisnya,.B) Apakah sudah transparan? > Dan tidak ada 'kong kalikong' baik dalam eksport, import maupun > pendistribusiannya? . C) Apakah sudah 'tidak ada lagi kebocoran', dll. > 2) Para pengguna BBM (kaya ataupun miskin) kalau harga jual dari > pemerintah TIDAK DISUBSIDI pasti akan berpikir beberapa kali untuk > melakukan "PEMBOROSAN BBM" ataupun pemborosan LISTRIK (karena masih > banyak pembangkit listrik yang menggunakan BBM bersubsidi), secara > naluri/alami pasti akan melakukan efisiensi. Demikian pula tidak akan > ada lagi 'penimbun' atau 'penyelundup' maupun 'penadah' BBM. > 3) Mahalnya harga dan langkanya minyak tanah, memacu inovasi 'penjual > gorengan' (pisang, tahu, tempe, bala-bala, dll) di depan rumah yg mana > 'dengan menggunakan hukum bernauli' memasang selang kecil dari kompornya > dan tangki kecil minyak tanah di naik turunkan tergantung apakah > kompornya sudah panas atau belum. Hasilnya luar biasa irit, karena > dengan operasi kompor menyala 14 jam/hari konsumsi minyak tanah tdk > sampai 1 liter. Inovasi inovasi lainnya pasti bermunculan lebih banyak > lagi, alias masyarakat menjadi genius karena 'kepepet'. > > Salam > TPS > > -----Original Message----- > From: Winderasta, Wikan (wikanw) [mailto:[EMAIL PROTECTED] > Sent: Wednesday, May 14, 2008 8:24 AM > To: [email protected] > Subject: Spam:RE: [iagi-net-l] Subsidi BBM > > Minimal ada 3 individu/institusi yang sekarang terlibat dalam krisis BBM > ini: > 1. Pemerintah, yang bertugas membuat kebijakan > (subsidi/non-subsidi/APBN), memberikan layanan kepada masyarakat (suplai > BBM, fasilitas umum, dll.), dan menindak pencoleng BBM/koruptor. > 2. Orang kaya, baik yang tidak peduli, atau ada yang gemar mencicipi > subsidi dan ikut-ikutan ribut, atau ada pula yang berusaha tahu diri dan > berupaya membantu negara sekecil apapun. > 3. Orang miskin atau yang sebelumnya kaya turun tarafnya menjadi miskin, > yang menderita karena harga BBM yang tinggi. Ada yang kreatif positif > dan berhemat tetapi tetap tegar dan bersyukur, ada juga yang nelangsa > menangisi nasib. > > Bisa juga ditambahkan pengamat/LSM/mahasiswa/DPR, ada yang memberikan > solusi/membantu melaporkan pencoleng BBM, ataupun ada yang sekedar > mengkritik tapi diam-diam boros energi. > > Tinggal menempatkan dimana posisi kita masing-masing dan sama-sama > menjaga agar tidak ada aksi anarki. Yang penting semuanya akan > dipertanggungjawabkan kelak. > > Salam, > ww > > > > -----Original Message----- > From: [EMAIL PROTECTED] [mailto:[EMAIL PROTECTED] > Sent: Wednesday, May 14, 2008 7:45 AM > To: [email protected] > Subject: Re: [iagi-net-l] Subsidi BBM > > Kalau ikut logikanya abang JK (dan pemerintah), subsidi BBM sebagian > besar dinikmati oleh orang orang kaya, termasuk mobil dinasnya presiden, > wapres dan pengawal pengawalnya kali ya ?. Padahal beberapa tahun lalu > narasi yang dipake juga sama persis, subsidi dinikmati orang kaya. > dengan mengurangi subsidi berarti membantu orang miskin, diharapkan yang > miskin bakal naik tingkat kesejahteraannya, kalau subsidi dikurangi > bahkan kalo mungkin dicabut. lantas pengganti subsidi BBM dikasih > bantuan langsung tunai yang langsung habis hari itu juga. Lha > kenyataannya sampe sekarang malah yang miskin tambah miskin, yang kaya > ya tetep aja masih bisa tambah beli mobil buat menuhin jalan. Atau ini > sekedar shock terapy buat masyarakat, ben masyarakat merasa bersalah > dengan poster-poster yang ditempel di pom bensin. ben masyarakat mau > berkorban (lagi dan lagi) untuk pemerintah bukan untuk negara. Padahal > pemerintah sampai hari ini juga tidak pernah serius menggarap public > transportation yang memadai, nyaman,aman dan murah. Ahh.,paling ini > salah satu cara supaya pom bensin asing bisa lebih kompetitif > mencengkram kukunya di indonesia. hebat. > > rgds, > senoaji > tiap hari pakai thunder kadang diisi pertamax > > > > > "Andang Bachtiar Arema" <[EMAIL PROTECTED]> > 05/13/2008 06:40 PM > Please respond to > <[email protected]> > > > To > <[email protected]> > cc > > Subject > Re: [iagi-net-l] Subsidi BBM > > > > > > > Kalau memakai konsep (logika) Kwik Kian Gie, dimana revenue yang kita > dapatkan dari lifting migas seharusnya dipakai full untuk membiayai > kebutuhan energi dalam negeri (yang kekurangannya diambil dari impor > crude/bbm), maka sebenarnya yang kita subsidi itu adalah sektor > non-migas > dari anggaran pemerintah kita. Dan kalau anggaran pemerintah kita itu > 30%-nya dikorupsi, maka sebenarnya yang kita subsidi itu para koruptor. > > > ----- Original Message ----- > From: "Winderasta, Wikan (wikanw)" <[EMAIL PROTECTED]> > To: <[email protected]> > Sent: Tuesday, May 13, 2008 4:03 PM > Subject: RE: [iagi-net-l] Subsidi BBM > > > > Setuju sekali untuk menyegerakan membeli BBM non subsidi. Bagi umat > muslim yang muzakki (membayar zakat) tentunya malu sekali rasanya > mengambil hak kaum kurang mampu yang sebenarnya menjadi target subsidi > negara. > > WW > > > -----Original Message----- > From: Ismail Zaini [mailto:[EMAIL PROTECTED] > Sent: Tuesday, May 13, 2008 2:57 PM > To: [email protected] > Subject: [iagi-net-l] Subsidi BBM > > JK dalam pidatonya kemarin mengatakan subsidi BBM dinikmati oleh > sebagian besar orang kaya ( 80 % ? ), jadi kalau demo menolak kenaikan > BBM artinya membela orang kaya .( opo bener ya logika ini ?) Data di > Gaikindo menunjukan penjualan Mobil ( segala jenis ) thn 2007 sdh > mencapai hampir 435 rb , artinya kalau 1 mobil pakai 10 lt/hari , maka > akan terjadi penambahann konsumsi BBM di tahun 2008 ini 4,35 Jt ltr.( > belum kalau ditambah motor ) dst untuk tahun tahun berikutnya ( apalagi > tahun depan ada Pemilu banyak mobil baru , karena setiap pemilu belanja > barang naik ) , sekarang kalau dibandingkan dg laju pertumbuhan produksi > minyak baru per tahun mungkin bisa bisa lama lama malah minus. > Kalau 1 mbl perlu 2 mtr , maka akan terjadi penambahan jalur jalan baru > kira kira 870 Km, Pertanyaan selanjutnya adalah perlukan pembatasan > mobil disamping perlukah subsidi BBM. > Yangb jelas kemarin dinaytakan juga oleh salah satu menteri , Tidak ada > tanggungan setelah kenaikan BBM yang rencananya akhir bulan ini , tidak > akan ada lagi kenaikan. > Yang juga merepotkan adalah pengumuman akan adanya kenaikan BBM sudah > diumumkan duluan sebelum keputusan diambil , apalagi formulanya juga > masih dihitung hitung , akibatnya saat ini terjadi spekulan orang > ngantri BBM dimana mana . > Tidak banyak tapi bisa membantu , makanya mulai hari ini mari beli BBM > non subsidi ( Petramax ) . Kalau semua anggota iagi beli non subsidi kan > lumayan juga ya... > > ISM > > > > ------------------------------------------------------------------------ > -------- > PIT IAGI KE-37 (BANDUNG) > * acara utama: 27-28 Agustus 2008 > * penerimaan abstrak: kemarin2 s/d 30 April 2008 > * pengumuman penerimaan abstrak: 15 Mei 2008 > * batas akhir penerimaan makalah lengkap: 15 Juli 2008 > * abstrak / makalah dikirimkan ke: > www.grdc.esdm.go.id/aplod > username: iagi2008 > password: masukdanaplod > > ------------------------------------------------------------------------ > -------- > PEMILU KETUA UMUM IAGI 2008-2011: > * pendaftaran calon ketua: 13 Pebruari - 6 Juni 2008 > * penghitungan suara: waktu PIT IAGI Ke-37 di Bandung AYO, CALONKAN DIRI > ANDA SEKARANG JUGA!!! > > ------------------------------------------------------------------------ > ----- > To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id > To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id Visit IAGI > Website: http://iagi.or.id Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: > Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta > No. Rek: 123 0085005314 > Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Bank BCA KCP. Manara > Mulia No. Rekening: 255-1088580 > A/n: Shinta Damayanti > IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ > IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi > --------------------------------------------------------------------- > DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information > posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no > event shall IAGI and its members be liable for any, including but not > limited to direct or indirect damages, or damages of any kind > whatsoever, resulting from loss of use, data or profits, arising out of > or in connection with the use of any information posted on IAGI mailing > list. > --------------------------------------------------------------------- > > > ------------------------------------------------------------------------ > -------- > PIT IAGI KE-37 (BANDUNG) > * acara utama: 27-28 Agustus 2008 > * penerimaan abstrak: kemarin2 s/d 30 April 2008 > * pengumuman penerimaan abstrak: 15 Mei 2008 > * batas akhir penerimaan makalah lengkap: 15 Juli 2008 > * abstrak / makalah dikirimkan ke: > www.grdc.esdm.go.id/aplod > username: iagi2008 > password: masukdanaplod > > ------------------------------------------------------------------------ > -------- > PEMILU KETUA UMUM IAGI 2008-2011: > * pendaftaran calon ketua: 13 Pebruari - 6 Juni 2008 > * penghitungan suara: waktu PIT IAGI Ke-37 di Bandung > AYO, CALONKAN DIRI ANDA SEKARANG JUGA!!! > > ------------------------------------------------------------------------ > ----- > To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id > To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id > Visit IAGI Website: http://iagi.or.id > Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: > Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta > No. Rek: 123 0085005314 > Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) > Bank BCA KCP. Manara Mulia > No. Rekening: 255-1088580 > A/n: Shinta Damayanti > IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ > IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi > --------------------------------------------------------------------- > DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information > posted > on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event > shall > IAGI and its members be liable for any, including but not limited to > direct > or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from > loss > of use, data or profits, arising out of or in connection with the use of > > any > information posted on IAGI mailing list. > --------------------------------------------------------------------- > > > ------------------------------------------------------------------------ > -------- > PIT IAGI KE-37 (BANDUNG) > * acara utama: 27-28 Agustus 2008 > * penerimaan abstrak: kemarin2 s/d 30 April 2008 > * pengumuman penerimaan abstrak: 15 Mei 2008 > * batas akhir penerimaan makalah lengkap: 15 Juli 2008 > * abstrak / makalah dikirimkan ke: > www.grdc.esdm.go.id/aplod > username: iagi2008 > password: masukdanaplod > > ------------------------------------------------------------------------ > -------- > PEMILU KETUA UMUM IAGI 2008-2011: > * pendaftaran calon ketua: 13 Pebruari - 6 Juni 2008 > * penghitungan suara: waktu PIT IAGI Ke-37 di Bandung > AYO, CALONKAN DIRI ANDA SEKARANG JUGA!!! > > ------------------------------------------------------------------------ > ----- > To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id > To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id > Visit IAGI Website: http://iagi.or.id > Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: > Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta > No. Rek: 123 0085005314 > Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) > Bank BCA KCP. Manara Mulia > No. Rekening: 255-1088580 > A/n: Shinta Damayanti > IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ > IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi > --------------------------------------------------------------------- > DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information > posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no > event > shall IAGI and its members be liable for any, including but not limited > to > direct or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting > > from loss of use, data or profits, arising out of or in connection with > the use of any information posted on IAGI mailing list. > --------------------------------------------------------------------- > > > > > > > > The information contained in this communication is intended solely for > the > use of the individual or entity to whom it is addressed and others > authorized to receive it. It may contain confidential or legally > privileged information. If you are not the intended recipient you are > hereby notified that any disclosure, copying, distribution or taking any > > action in reliance on the contents of this information is strictly > prohibited and may be unlawful. If you have received this communication > in > error, please notify us immediately by responding to this email and then > > delete it from your system. CNOOC is neither liable for the proper and > complete transmission of the information contained in this communication > > nor for any delay in its receipt. > > ------------------------------------------------------------------------ > -------- > PIT IAGI KE-37 (BANDUNG) > * acara utama: 27-28 Agustus 2008 > * penerimaan abstrak: kemarin2 s/d 30 April 2008 > * pengumuman penerimaan abstrak: 15 Mei 2008 > * batas akhir penerimaan makalah lengkap: 15 Juli 2008 > * abstrak / makalah dikirimkan ke: > www.grdc.esdm.go.id/aplod > username: iagi2008 > password: masukdanaplod > > ------------------------------------------------------------------------ > -------- > PEMILU KETUA UMUM IAGI 2008-2011: > * pendaftaran calon ketua: 13 Pebruari - 6 Juni 2008 > * penghitungan suara: waktu PIT IAGI Ke-37 di Bandung > AYO, CALONKAN DIRI ANDA SEKARANG JUGA!!! > > ------------------------------------------------------------------------ > ----- > To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id > To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id > Visit IAGI Website: http://iagi.or.id > Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: > Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta > No. Rek: 123 0085005314 > Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) > Bank BCA KCP. Manara Mulia > No. Rekening: 255-1088580 > A/n: Shinta Damayanti > IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ > IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi > --------------------------------------------------------------------- > DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information > posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no > event shall IAGI and its members be liable for any, including but not > limited to direct or indirect damages, or damages of any kind > whatsoever, resulting from loss of use, data or profits, arising out of > or in connection with the use of any information posted on IAGI mailing > list. > --------------------------------------------------------------------- > > > ----------------------------------------------------------------------------- > --- > PIT IAGI KE-37 (BANDUNG) > * acara utama: 27-28 Agustus 2008 > * penerimaan abstrak: kemarin2 s/d 30 April 2008 > * pengumuman penerimaan abstrak: 15 Mei 2008 > * batas akhir penerimaan makalah lengkap: 15 Juli 2008 > * abstrak / makalah dikirimkan ke: > www.grdc.esdm.go.id/aplod > username: iagi2008 > password: masukdanaplod > > ----------------------------------------------------------------------------- > --- > PEMILU KETUA UMUM IAGI 2008-2011: > * pendaftaran calon ketua: 13 Pebruari - 6 Juni 2008 > * penghitungan suara: waktu PIT IAGI Ke-37 di Bandung > AYO, CALONKAN DIRI ANDA SEKARANG JUGA!!! > > ----------------------------------------------------------------------------- > To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id > To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id > Visit IAGI Website: http://iagi.or.id > Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: > Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta > No. Rek: 123 0085005314 > Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) > Bank BCA KCP. Manara Mulia > No. Rekening: 255-1088580 > A/n: Shinta Damayanti > IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ > IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi > --------------------------------------------------------------------- > DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information > posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event > shall IAGI and its members be liable for any, including but not limited to > direct or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting > from loss of use, data or profits, arising out of or in connection with > the use of any information posted on IAGI mailing list. > --------------------------------------------------------------------- > > > > > > > > The information contained in this communication is intended solely for the > use of the individual or entity to whom it is addressed and others > authorized to receive it. It may contain confidential or legally > privileged information. If you are not the intended recipient you are > hereby notified that any disclosure, copying, distribution or taking any > action in reliance on the contents of this information is strictly > prohibited and may be unlawful. If you have received this communication in > error, please notify us immediately by responding to this email and then > delete it from your system. CNOOC is neither liable for the proper and > complete transmission of the information contained in this communication > nor for any delay in its receipt. > > -------------------------------------------------------------------------------- > PIT IAGI KE-37 (BANDUNG) > * acara utama: 27-28 Agustus 2008 > * penerimaan abstrak: kemarin2 s/d 30 April 2008 > * pengumuman penerimaan abstrak: 15 Mei 2008 > * batas akhir penerimaan makalah lengkap: 15 Juli 2008 > * abstrak / makalah dikirimkan ke: > www.grdc.esdm.go.id/aplod > username: iagi2008 > password: masukdanaplod > > -------------------------------------------------------------------------------- > PEMILU KETUA UMUM IAGI 2008-2011: > * pendaftaran calon ketua: 13 Pebruari - 6 Juni 2008 > * penghitungan suara: waktu PIT IAGI Ke-37 di Bandung > AYO, CALONKAN DIRI ANDA SEKARANG JUGA!!! > > ----------------------------------------------------------------------------- > To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id > To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id > Visit IAGI Website: http://iagi.or.id > Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: > Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta > No. Rek: 123 0085005314 > Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) > Bank BCA KCP. Manara Mulia > No. Rekening: 255-1088580 > A/n: Shinta Damayanti > IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ > IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi > --------------------------------------------------------------------- > DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information > posted > on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event shall > IAGI and its members be liable for any, including but not limited to > direct > or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from > loss > of use, data or profits, arising out of or in connection with the use of > any > information posted on IAGI mailing list. > --------------------------------------------------------------------- > > > > > > -------------------------------------------------------------------------------- > PIT IAGI KE-37 (BANDUNG) > * acara utama: 27-28 Agustus 2008 > * penerimaan abstrak: kemarin2 s/d 30 April 2008 > * pengumuman penerimaan abstrak: 15 Mei 2008 > * batas akhir penerimaan makalah lengkap: 15 Juli 2008 > * abstrak / makalah dikirimkan ke: > www.grdc.esdm.go.id/aplod > username: iagi2008 > password: masukdanaplod > > -------------------------------------------------------------------------------- > PEMILU KETUA UMUM IAGI 2008-2011: > * pendaftaran calon ketua: 13 Pebruari - 6 Juni 2008 > * penghitungan suara: waktu PIT IAGI Ke-37 di Bandung > AYO, CALONKAN DIRI ANDA SEKARANG JUGA!!! > > ----------------------------------------------------------------------------- > To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id > To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id > Visit IAGI Website: http://iagi.or.id > Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: > Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta > No. Rek: 123 0085005314 > Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) > Bank BCA KCP. Manara Mulia > No. Rekening: 255-1088580 > A/n: Shinta Damayanti > IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ > IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi > --------------------------------------------------------------------- > DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information > posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event > shall IAGI and its members be liable for any, including but not limited to > direct or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting > from loss of use, data or profits, arising out of or in connection with > the use of any information posted on IAGI mailing list. > --------------------------------------------------------------------- > > -- _______________________________________________ Nganyerikeun hate batur hirupna mo bisa campur, ngangeunahkeun hate jalma hirupna pada ngupama , Elmu tungtut dunya siar Ibadah kudu lakonan.

