Yth Mang Okim....kalau tidak lihat, sepertinya itu fosil dari Phyllum
Molluska, kelas pelecypoda (bivalve)..kalau untuk sampai ke genus
apalagi species, terlalu sulit untuk interpretasi via foto..(tapi
umumnya, kelas gastropoda ini mencerminkan daerah soft beach, karena
biasanya golongan ini mempunyai habit menggali, berbeda dengan golongan
Gastropoda yang mencerminkan hard beach.)....
 
Pak Fauzie di P3G (sekarang PSG) sangat berkompeten di bidang ini....

Salam
 
Satia

________________________________

From: miko [mailto:[EMAIL PROTECTED] 
Sent: Monday, May 19, 2008 8:12 AM
To: IAGI
Subject: [iagi-net-l] FOSIL APAKAH GERANGAN ?????


 
Rekan-rekan Ahli Paleontologi yang budiman,
 
Wilayah Tasikmalaya Selatan ternyata masih banyak menyimpan kejutan di
bidang geologi ( buat mang Okim lho ! ). Tidak berapa lama setelah mang
Okim menerima beragam contoh batumulia dan mineral dari wilayah ini (
lihat email mang Okim 24 April 2008 : Mineral Coklat Kemerahan Yang
Mengecoh ), mang Okim menerima lagi contoh fosil "moluska"  yang  tak
kalah mempesona dibandingkan dengan batumulia. Fosil-fosil tersebut
ditemukan di perbatasan Tasikmalaya - Ciamis , kemungkinan besar dalam
Formasi Cijulang berumur Pliosen ( 2-5 juta tahunan ). Ukurannya
bermacam-macam, dari 15 cm ( lebih dari sekilo ) sampai beberapa puluh
cm ( lebih dari 5 kilo ) . 
 
Seperti yang terlihat di gambar , secara umum tampang fosil    ini   2
macam, ada yang mirip kerang , dan ada yang bentuknya memanjang
mengandung saluran. Jejak  kulit  mutiara masih tampak di beberapa
bagian. Fosil ini tadinya kurang indah karena tertutup oleh lapisan
kapur berwarna putih. Namun setelah diceburin ke dalam larutan HCl - - -
- - wooww - - - - - alah maaak - - - - -, kok jadi indah menawan ya .
Warnanya cream seolah daging kerang yang siap disantap , dan bentuknya
beragam . . . . . benar-benar formidable !
 
Ketika pertama kali mang Okim menerima informasi tentang  fosil ini (
lewat sms ), hati mang Okim berdebar-debar karena disebutkan akan ada
pengiriman contoh batu tulang . Mang Okim mengira bahwa batu tulang
tersebut adalah bagian dari fosil tulang yang  memang terkandung dalam
Formasi Cijulang . Ketika contohnya tiba, beberapa fosil yang bentuknya
memanjang memang  mirip dengan tulang tangan manusia. Selain dari itu,
di setiap contoh fosil selalu ada bagian yang menyerupai perlapisan
silang-siur ( daging kerang terawetkan ? ).
 
Rekan-rekan Ahli Paleontologi yang budiman,
 
Kali ini mang Okim betul-betul pusing tujuh keliling karena saking
sulitnya mendapatkan referensi tentang fosil ini. Seingat mang Okim,
selama praktikum paleontologi di ITB sekitar 45 tahunan yang lalu, fosil
sejenis ini tidak pernah diajarin. Di koleksi Museum Geologi Bandung pun
rasanya belum pernah mang Okim lihat. Inilah saatnya mang Okim
menanyakan ke Ahli Paleontologi, siapa tahu ada yang dapat menebak
tentang jenis fosil yang sekarang alhamdulilah telah memperkaya  koleksi
mang Okim. Jumlahnya cukup lumayan, beberapa fosil  akan mang Okim coba
ukir untuk dijadikan souvenir seperti gading ukir ( pasti lebih atraktif
karena umurnya yang 2 - 5 juta tahun !!!!).
 
Nah, sambil menunggu komentar rekan-rekan khususnya Ahli Paleontologi,
mang Okim menyampaikan terima kasih atas perhatian nya. Foto lebih
detail insyaallah dapat mang Okim kirim kalau diperlukan ( lewat japri
).
 
Salam batumulia dan salam eksplorasi !
Mang Okim
 
Keterangan gambar :
 
Fosil sebelah kiri ( panjang 24 cm , berat 2,4 kg ) memperlihatkan bekas
saluran dan  perlapisan silang-siur. Fosil sebelah kanan ( panjang 25
cm, berat 2,2 kg ) menyerupai kerang besar dengan kulit mutiara yang
masih terlihat jelas ( panjang ball-pen Cross 14 cm ).
 
 

<<DSC05550.jpg-RESIZED APRIL 24.jpg>>

Kirim email ke