On 26/05/2008, Adi Maryono <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> nambahin pak Ndaru untuk pak Rovicky dan nyenggol point-nya Abah:
>
> - Kandungan Pb pada deposit type ini tidak akan secara ekonomis bisa
> ditambang, karena cuma merupakan gangue mineral dari deposit emas dan
> peraknya (tipe deposit: carbonate-base metal/mesothermal/epithermal
> intermediate sulfidation Au deposit). Pb ini berkandungan sekitar 0.1 s/d
> 3-4 %.
> - Pb yg secara ekonomis bisa ditambang adalah berupa massive sulfide dari
> tipe2 deposit VMS (Kuroko di Jepang), MVT/Irish Type (Galmoy di
> Ireland), Kuffer Sciffer (di Polandia), Broken Hill Type (Broken Hill di
> Australia), baik itu secera genetic stratabound ataupun stratiform/Sedex yg
> secara umum ada di continental-margin setting.
> - Secara umum ditemukannya tipe2 deposit ini yg secara ekonomis bisa
> ditambang di Indonesia sangat kecil, ada beberapa indikasi deposit massive
> sulfide Pb ini ada di Sumatra terutama di back-arc setting (Bangka, Namsalu
> di Belitung).
>
> Poin sangat menarik dari Abah, semua pemain bisa bersinergi:
> Emang betul Abah, bahwa seharusnya semua tipe pemain bisa bersinergi dalam
> industri pertambangan, karena nature/skala deposit/operasi emang
> memungkinkan semua pemain ini berdampingan: majors, intermediate/mid-cap,
> juniors (termasuk pemain domestik) bahkan skala KUD. Dan ini telah
> diakomodasi oleh legal system/framework yg telah ada (KK, KP, Tambang
> Rakyat, dll). Namun karena ada euforia "reformasi" dan "era otonomi
> regional", akhirnya sistem pertambangan kita dirubah, diaduk-aduk (dan tak
> jelas visinya dan tak kunjung jadi sampai kapan???) akhirnya kita mundur 30
> tahun.
>
> Semestinya sistem yg telah ada (yg telah dirintis oleh sesepuh kita pak
> Sutaryo Sigit, pak Katili, dll) perlu diperbaiki saja, tidak perlu dirubah
> total dan akhirnya kebingungan kita mau kemana dan bagaimana caranya.
>
> Salam, Adi
>
>
> On 16/05/2008, yanto R.Sumantri <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>>
>>
>>
>>
>> > Mas Ndaru
>>
>> Kasus kasus sperti ini  yaitu
>> "penambang liar " /rakyat/koperasi yang melakukan kegiatan
>> "penambangan" versus Persusahan pertambangsan versus kaidah
>> Lingkungan   versus peraturan pertambangan yang baku versus
>> kepentingan kepentingan.................dst sangat   banyak dan
>> terjadi disektor petambangan di era OTONOMI DAERAH ini.
>>
>> Akibatnya adalah kesemrawutan yang sudah tidak tahu lagi dimana pangkal
>> dan dimana ujungnya .
>>
>> Itu menurut Si Abah yang  hanya
>> nonton  loh.
>> Nah , kalau menurut Mas Ndaru yang ber gaul erat
>> dengan pertambangan , harusynya bagaimana ya supaya yang versus versu itu
>> menjadi suatu sinergi ?
>>
>> Si-Abah
>>
>> _________________________________________________________________
>>    Galena di Wonogiri (Tirtomoyo) yang pernah saya kunjungi
>> bbrp tahun lalu
>> > adalah berasosiasi dengan "polymetallic
>> quartz veins" yang juga mengandung
>> > logam dasar lain spt
>> chalcopyrite dan sphalerite. Kejadian polymetallic
>> > veins ini
>> berhubungan dengan intrusi diorite - dacite - sampai andesite
>> >
>> dengan batuan sarang breksi volkanik (sebagian besar Formasi Mandalika
>> -
>> > walau ada juga yg berkembang di Formasi Wuni - Oligo-Miocene).
>> Vein-vein
>> > semacam ini juga banyak diketemukan di Pacitan,
>> Ponorogo sampai Trenggalek
>> > ke arah timur - semuanya ada di
>> Pegunungan Selatan (sering disebut sebagai
>> > Pacitan District).
>> Sebagaimana lazimnya, polymetallic veins ini berkembang
>> >
>> tipis-tipis saja, biasanya sebagai "sheeted veins", dengan
>> kristal kuarsa
>> > cenderung kasar, bahkan biasa berkembang
>> "gigi anjing/ dog tooth", dan
>> > "crustiform
>> banded". Sependek pengetahuan saya, belum ada (bahkan di
>> >
>> tingkat
>> > dunia) tipe deposit spt ini yang bisa ditambang pada
>> skala industri secara
>> > ekonomis. Namun dalam sejarahnya, bbrp
>> tempat di Pacitan District ini
>> > pernah
>> > ditambang oleh
>> (pada masa pendudukan) Jepang dengan cara kerja rodi spt di
>> >
>> Ngrejo (Tirtomoyo), Kasihan dan Petungsinarang (Pacitan) - yang
>> menyisakan
>> > terowongan-terowongan bawah tanah yang masih bisa
>> dilihat saat ini.
>> >
>> >
>> >
>> > Demam galena
>> (juga bbrp komoditi tambang yang lain spt Zn, Mn, dan pasir
>> >
>> besi) memang sedang terjadi sejak bbrp tahun ini, dan lagi-lagi pasar
>> > tujuan
>> > utamanya adalah China. Karena sifat
>> keterdapatannya yg kecil-kecil dan
>> > setempat-setempat saja
>> (terjadi jadi juga di Bayah Dome dan bagian lain
>> > Indonesia),
>> para "penambang" mengggalinya secara manual dan selektif
>> > sekali.
>> > Jadi jangan tanya - metode spt ini sudah sesuai
>> dengan kaidah penambangan
>> > yang benar (termasuk ramah
>> lingkungan)?? Fakta yg ada di lapangan para
>> > pelaku penggalian
>> (saya tidak sebut penambangan) adalah masyarakat
>> > setempat
>> > yang biasanya akan menjualnya ke para pedagang (pengumpul) yg
>> bertugas
>> > meng-"ekspor"- ke luar. Bbrp Dinas Pertamben
>> yg saya pernah ketemu (di
>> > Jawa)
>> > juga tahu bahwa ada
>> pemegang KP resmi (biasanya KP Eksplorasi) yang
>> > melakukan
>> penggalian galena ini untuk langsung di jual. Jangan tanya juga
>> >
>> kenapa bisa terjadi - karena semua dilakukan denga "rapi
>> jali".
>> >
>> >
>> >
>> > Salam - Daru
>> >
>> >
>> >
>> > -----Original Message-----
>> >
>> From: Rovicky Dwi Putrohari [mailto:[EMAIL PROTECTED]
>> > Sent: Tuesday, May 13, 2008 9:53 PM
>> > To:
>> [email protected]
>> > Subject: [iagi-net-l] GALENA
>> >
>> >
>> >
>> > PERTAMBANGAN RAKYAT DILARANG OPERASI;
>> Tirtomoyo Hasilkan Bahan Amunisi
>> >
>> > 21/02/2008 09:43:34
>> WONOGIRI (KR) - Lokasi pertambangan galena (timbal
>> >
>> >
>> sulfida) di Desa Dlepih, Kecamatan Tirtomoyo, Kabupaten Wonogiri,
>> >
>> > menjadi rebutan antara masyarakat desa (pertambangan
>> rakyat) dengan
>> >
>> > sejumlah perusahaan yang mengklaim
>> memiliki izin resmi Bupati
>> >
>> > Wonogiri. Belakangan
>> diketahui sedikitnya ada empat perusahaan
>> >
>> >
>> pertambangan resmi yang beroperasi di daerah penghasil galena
>> >
>>
>> > tersebut, sedangkan pertambangan rakyat juga ngotot beroperasi
>> karena
>> >
>> > mengklaim kegiatan mereka lebih awal ketimbang
>> ke empat perusahaan
>> >
>> > resmi.
>> >
>> >
>> seterusnya Baca KR disini :
>> >
>> >
>> http://222.124.164.132/web/detail.php?sid=153277&actmenu=38
>> >
>>
>> >
>> >
>> > Ada yang tahu crita rumitnya galena di
>> Wonogiri ?
>> >
>> > Apa bener jumlah galenanya cukup untuk
>> ditambang (kelas industri) atau
>> >
>> > hanya ukuran tambang
>> rakyat ?
>> >
>> > Siapa yang membutuhkan galena ini di
>> Indonesia atau hanya eksport ?
>> >
>> >
>> >
>> >
>> Thanks
>> >
>> >
>> >
>> > RDP
>> >
>> >
>>
>> >
>> >
>>
>> ----------------------------------------------------------------------------
>> > ----
>> >
>> > PIT IAGI KE-37 (BANDUNG)
>> >
>> > * acara utama: 27-28 Agustus 2008
>> >
>> > * penerimaan
>> abstrak: kemarin2 s/d 30 April 2008
>> >
>> > * pengumuman
>> penerimaan abstrak: 15 Mei 2008
>> >
>> > * batas akhir
>> penerimaan makalah lengkap: 15 Juli 2008
>> >
>> > * abstrak /
>> makalah dikirimkan ke:
>> >
>> > www.grdc.esdm.go.id/aplod
>> >
>> > username: iagi2008
>> >
>> > password:
>> masukdanaplod
>> >
>> >
>> >
>> >
>>
>> ----------------------------------------------------------------------------
>> > ----
>> >
>> > PEMILU KETUA UMUM IAGI 2008-2011:
>> >
>> > * pendaftaran calon ketua: 13 Pebruari - 6 Juni 2008
>> >
>> > * penghitungan suara: waktu PIT IAGI Ke-37 di Bandung
>> >
>> > AYO, CALONKAN DIRI ANDA SEKARANG JUGA!!!
>> >
>> >
>> >
>> >
>>
>> ----------------------------------------------------------------------------
>> > -
>> >
>> > To unsubscribe, send email to:
>> iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
>> >
>> > To subscribe, send
>> email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
>> >
>> > Visit IAGI
>> Website: http://iagi.or.id
>> >
>> > Pembayaran iuran anggota
>> ditujukan ke:
>> >
>> > Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
>> >
>> > No. Rek: 123 0085005314
>> >
>> > Atas nama:
>> Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
>> >
>> > Bank BCA KCP.
>> Manara Mulia
>> >
>> > No. Rekening: 255-1088580
>> >
>> > A/n: Shinta Damayanti
>> >
>> > IAGI-net Archive 1:
>> http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
>> >
>> >
>> IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
>> >
>> >
>> ---------------------------------------------------------------------
>> >
>> > DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to
>> information
>> > posted
>> > on its mailing lists, whether
>> posted by IAGI or others. In no event shall
>> > IAGI and its members
>> be liable for any, including but not limited to
>> > direct
>> >
>> or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from
>> > loss
>> > of use, data or profits, arising out of or in
>> connection with the use of
>> > any
>> > information posted on
>> IAGI mailing list.
>> >
>> >
>> ---------------------------------------------------------------------
>> >
>> >
>> >
>> >
>> >
>> >
>>
>>
>> --
>> _______________________________________________
>> Nganyerikeun hate batur hirupna mo bisa campur, ngangeunahkeun hate
>> jalma hirupna pada ngupama , Elmu tungtut dunya siar Ibadah kudu lakonan.
>>
>
>

Kirim email ke