Karena aku menyadari bukan siapa-siapa dalam ilmu gempa bumi, mohon
rekan-rekan ahli gempa "yang asli" membantu saya dalam memberikan
advise mengenai gempa bumi ini.

Lah kalau pendongeng disuruh ceramah atau seminar ya bingun lah :)

Salam
RDP

---------- Forwarded message ----------
From: Lany Verayanti <
Date: 2008/6/2
Subject: [Dongeng Geologi] Komentar: "Awas .... Awan gempa !"
To: [EMAIL PROTECTED]

Komentar:
Menarik membaca perdebatan tentang "awan gempa" ini.
Tapi Pak De, sebetulnya dalam kesempatan ini saya bukan Cuma mau
ikutan beropini tapi sekaligus minta bantuan neh… 

Saya saat ini gabung dengan sebuah project yang namanya Management of
Georisk (ManGeoNAD project) di Aceh – Project kerjasama teknis
Indonesia-Jerman. Salah satu kegiatan yang kami lakukan adalah
sosialisasi mengenai bencana geologi kepada masyarakat yang dalam hal
ini siswa sekolah dasar dan menengah pertama khususnya wilayah Banda
Aceh, Kabupaten Aceh Besar, Bireun dan Sigli. Untuk mempercepat
penyebaran informasi dan pengetahuan mengenai kesiapsiagaan terhadap
bencana geologi, kami sudah produksi film mengenai gempabumi berdurasi
sekitar 30 menit, SOP untuk simulasi evakuasi bencana alam khususnya
gempabumi dan saat ini sedang dalam proses revisi draft modul bencana
geologi dan banjir untuk guru sekolah dasar dan fasilitator.

Pada saat proses pembuatan draft awal, saya menemukan beberapa
informasi mengenai awan gempa baik itu dari buku-buku yang diterbitkan
oleh lembaga yang bergerak dalam isu kebencanaan maupun buku bacaan
dari penerbit terkenal. Kami memutuskan tidak membahas tentang awan
gempa ke dalam modul gempabumi karena sampai saat ini kami meyakini
itu hanya mitos atau kebetulan saja karena:

a.Hingga saat ini, belum ada literatur yang menyebutkan bahwa
munculnya awan ini sudah terbukti atau teruji secara ilmiah  selalu
berhubungan dengan atau menandai akan terjadi gempabumi.
b.Mengingat lempeng bumi terus bergerak dan gempabumi terjadi akibat
terlampauinya  batas elastisitas gerakan lempeng sehingga menyebabkan
terjadinya patahan batuan diikuti lepasnya energi secara tiba-tiba,
maka logikanya gempabumi dapat terjadi setiap saat baik pagi, siang,
sore atau malam kan...? Juga kalau gempabumi tercatat terjadi hampir
setiap hari di berbagai wilayah di belahan dunia ini atau kalau tiap
tahun tercatat ratusan, ribuan bahkan puluhan ribu kali getaran
gempabumi tektonik di seluruh dunia ini, mengapa hanya beberapa kali
orang melihat ada awan yang menjadi tanda akan adanya gempabumi?"
c.Nah, Kalau awan ini disebut sebagai tanda akan terjadinya gempabumi,
seharusnya awan ini selalu muncul di semua wilayah dimana gempabumi
akan terjadi. Itu berarti seharusnya hampir setiap hari terekam
laporan atau foto (citra) satelit tentang kemunculan/pembentukan awan
ini.


Nah pada revisi draft modul gempabumi sekarang ini kami sedang
mempertimbangkan akan memasukkan semacam fact and fiction terkait
dengan awan ini tentunya disertai dengan penjelasan ilmiah yang
singkat tapi mudah dicerna dengan menggunakan bahasa sederhana
mengingat modul ini akan diaplikasikan untuk siswa sekolah dasar dan
menengah pertama. Kasih advise nya dong Pak De… 

Anda dapat melihat seluruh komentar pada tulisan ini di sini:
http://rovicky.wordpress.com/2006/07/13/awas-awan-gempa/#comments

-- 
http://tempe.wordpress.com/
Telling the truth is important
Telling the positive is better !!!

Kirim email ke