Yang jelas kalo diplot di masterlog, kurva C4&5 akan terlihat aneh
(ada, tapi flat2 saja layaknya 'small' background gas).
Mud engineer di field tugasnya cuman tau masukin additive, tapi mrk
belum tentu tau side effectnya thdp orang sekitar (membingungkan
geologist..bisa2 saja..hehee..). tugas wsg DAN logging unit untuk
menjelaskan 'keanehan2 seperti ini'.

Kalau boleh menyebut perbandingan, biasanya C4&5 yang 'gadungan'
seperti ini, ppm-nya relatif Jauh lebih kecil dari ppm dari reservoir
beneran (tapi..MW harus relatif sama dan sensor ga nge-plug).


NM


On 6/4/08, [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Mba parvita,
> Menurut pengalaman saya, sangat mungkin terjadi kontaminasi komponent
> berat dalam pembacaan gas, seperti C4 dan C5 berasal dari Mud product,
> terlebih di OBM system.
> Hal ini pernah/sering terjadi sewaktu saya bekerja di Total, kemudian kita
> membuktikannya dengan membawa sample lumpur/mud tersebut ke laboratory.
> Hasil laboratory membuktikan bahwa lumpur yang di inject ke dalam lubang
> sudah mengandung berapa ppm dari komponen berat (C4 dan C5).
> Mungkin cara diatas bisa diterapkan juga, atau minimal bisa dicheck
> terlebih dahulu pada mud report, apa saja chemical product didalam mud
> system.
> Karena ada beberapa mud product yang menghasilkan/mengandung unsur C4 dan
> C5.
>
> Mudah2an membantu.
>
> Best Regards,
> ROMDONI
> Operation Geologist
> Eni Indonesia
>
> Phone: 021-52997254
> HP: 081381877717
> Email: [EMAIL PROTECTED]
>
>
>
>
>
> "Parvita Siregar" <[EMAIL PROTECTED]>
> 06/04/2008 06:51 AM
> Please respond to iagi-net
>
>
>         To:     <[email protected]>
>         cc:
>         Subject:        [iagi-net-l] Operation/wellsite geolist...C4 apakah
> mungkin dari
> contaminated mud?
>
>
> Mau bertanya,
>
> Apakah ada yang kira2 mempunyai pengalaman seperti ini:
>
> Biaasanya, semakin kita drill lebih dalam, akan keluar dari gas
> chromatographnya jumlah C1, C2, C3 dst (ppm).  Semakin berat C-nya,
> semakin sedikit jumlah ppmnya.  Nah, yang saya experience di sini, C1
> nya keluar, lalu C2 C3 tidak ada, terus tahu2 ada nC4 dan nC5.
> Sedangkan kalau di korelasi mudlog sebelumnya, di zone ini sangat tidak
> mungkin sudah keluar nC4.  lagipula, kenapa C2 dan C3nya missing?
>
> Ops geologist saya bilang mungkin mudnya contaminated.  Saya suruh cek
> sensornya, apakah sudah dikalibrasi.  Kira2 apa ya, penyebabnya?  Apakah
> mungkin dari oil based mud?
>
> Trims ya,
>
> Parvita H. Siregar
> Chief Geologist
> Salamander Energy (Bontang) Pte., Ltd
>
> Suite 1407, Jakarta stock Exchange Building
> 14th Floor, Tower 2
> Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53
> Jakarta 12190 Indonesia
>
> Tel : +62 21 5140 0193
> Fax: +62 21 3000 3945
> Mobile: +62811-99-6616
> mailto: [EMAIL PROTECTED]
>
>
> Disclamer:  This email (including any attachments to it) is confidential
> and is sent for the personal attention of the intended recipient only
> and may contain information that is priviledged, confidential or exempt
> from disclosure.  If you have received this email in error, please
> advise us immediately and delete it.  You are notified that using,
> disclosing, copying, distributing or taking any action in reliance on
> the contents of this information is strictly prohibited.
>
> P Please consider the environment before you print
>
>
>
>

--------------------------------------------------------------------------------
PIT IAGI KE-37 (BANDUNG)
* acara utama: 27-28 Agustus 2008
* penerimaan abstrak: kemarin2 s/d 30 April 2008
* pengumuman penerimaan abstrak: 15 Mei 2008
* batas akhir penerimaan makalah lengkap: 15 Juli 2008
* abstrak / makalah dikirimkan ke:
www.grdc.esdm.go.id/aplod
username: iagi2008
password: masukdanaplod

--------------------------------------------------------------------------------
PEMILU KETUA UMUM IAGI 2008-2011:
* pendaftaran calon ketua: 13 Pebruari - 6 Juni 2008
* penghitungan suara: waktu PIT IAGI Ke-37 di Bandung
AYO, CALONKAN DIRI ANDA SEKARANG JUGA!!!

-----------------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------
DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information posted on 
its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event shall IAGI and 
its members be liable for any, including but not limited to direct or indirect 
damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from loss of use, data or 
profits, arising out of or in connection with the use of any information posted 
on IAGI mailing list.
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke