Terlepas dari keheranan dimensi-dimensi itu, bagaimana step-step mereka sampai bisa nantinya MENDIRIKAN drilling rig di situ kalo tidak menebas regulasi-regulasi dan tata ruang yang ada? Apa akan ada special privilege untuk mereka?
Lalu: *Vlocity hanya meminta bantuan Bank Indonesia dan Departemen Keuangan untuk mempermudah masuknya dana * Mungkin BI dan Depkeu harus memberi memo ke BIN untuk merunut pendanaan, apakah *money laundry* atau bukan On 7/9/08, miko <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Pak Rovicky, > > Salut deeh, dalam waktu hanya 11 menit sejak Pak Prasidha mosting emailnya, > Pak Rovicky sudah nyampaikan comment . Memang mang Okim sempat > terheran-heran membaca angka 10 mil dan 12 kaki, apa mungkin ya ? Mang > Okim > langsung saja ingat dongeng Sangkuriang yang siapa tahu bisa ngebor bumi > dengan mata bor berdiameter 12 kaki dan sampai kedalaman 10 mil ( yang > keluar bisa-bisa magma pijar tak iye ! ). > > Betapapun kekeliruan telah dikoreksi dan semoga benar dan lebih realistis. > > Salam, > Mang Okim > > > > > ----- Original Message ----- > From: "Rovicky Dwi Putrohari" <[EMAIL PROTECTED]> > To: <[email protected]> > Sent: Wednesday, July 09, 2008 1:21 PM > Subject: Re: [iagi-net-l] LUSI - Pembangkit Listrik > > > > .... "Pada tahap awal, tanah digali sedalam 10 mil untuk mengambil > > panas alami bumi dengan diameter lubang 12 kaki. Kemudian, dinding > > dilapisi dengan lapisan tahan panas." > > > > WOW !!! 10 Mil dengan diameter 12 kaki ? > > Hmmm ... 10 000 feet dengan diameter 12 inci kali ya ... > > > > > > RDP > > > > 2008/7/9 prasiddha Hestu Narendra <[EMAIL PROTECTED]>: > > > Nah lho.....sudah ada yg serius mencoba memanfaatkannya....... > > > ** > > > *Investor AS Bangun Pembangkit Listrik > > > > > > * > > > > > > > > > Tenaga Panas Lumpur Lapindo > > > Indopos-JAKARTA - Semburan lumpur panas Lapindo di Sidoarjo selama dua > tahun > > > tanpa henti ternyata mengandung potensi bisnis besar. Buktinya, > perusahaan > > > energi asal Houston, Amerika Serikat, Vlocity Holding Inc berniat > > > memanfaatkan panas tersebut untuk pembangkit listrik tenaga panas bumi > > > (PLTP). > > > > > > Untuk menunjukkan keseriusannya, CEO Vlociti Dr Taswin Tarib > membeberkan > > > kelayakan rencana proyeknya di hadapan staf khusus Sekretariat Wapres > Alwi > > > Hamu di gedung II Istana Wapres, Jakarta, kemarin (8/7). > > > > > > Taswin yang kemarin tampil berbaju necis mengatakan telah bernegosiasi > > > dengan pemilik teknologi geotermal untuk melaksanakan proyek yang > rencananya > > > menghasilkan 2.000 MW. Dana USD 5,2 miliar (sekitar Rp 47 triliun) siap > > > diguyurkan ke kawasan lumpur Lapindo. "Panas bumi yang merupakan > bencana > di > > > Sidoarjo akan kami manfaatkan menjadi energi listrik untuk seluruh > > > masyarakat," tegas Taswin, yang mengaku bisa berbahasa Inggris, Jerman, > > > Indonesia, dan dialek lokal itu. > > > > > > Mengenai gambaran proyeknya, Tasrib memaparkan, listrik dari panas > lumpur > > > Lapindo akan dihasilkan dengan empat pembangkit lorong vertikal > (vertical > > > tunnels). Vlociti bakal memindahkan manufaktur Sirex Vertical > Construction > > > Machine dari Amerika Serikat. "Teknologi energi ini sudah diterapkan di > > > Arizona (AS) dan Jerman dengan daya yang dihasilkan 200-500 mw," > jelasnya. > > > Terkait soal pendanaan, Taswin mengungkapkan bahwa pihaknya akan > melibatkan > > > Sirex PHS asal AS dan Turbo Jacks asal Jerman. Selain itu, ada dana > sendiri > > > dan sebagian kecil dari perbankan asing. Karena akan memakai dana grup > > > sendiri, collateral (jaminan) yang digunakan ialah milik grup dan tidak > > > memerlukan collateral dari PLN atau pemerintah. > > > Dia menambahkan, untuk mendukung rencana pembangunan proyek tersebut, > > > pemilik teknologi dari Xirex dan Turbo Jacks akan datang ke Jakarta > untuk > > > menandatangani nota kesepahaman dengan pihak Vlocity pada 15 Agustus. > Untuk > > > dalam negeri, proyek itu rencananya diwakili PT Jatayu Sarana > Investasi. > > > Selain bebas polusi, pembangkit yang akan memanen panas bumi 500 > derajat > > > Fahrenheit pada kedalaman 20 kilometer tersebut bakal menghasilkan > listrik > > > murah pada kisaran harga 2-3 sen Euro (Rp 289-Rp 433,7 per kwh) per > kilowatt > > > hour (kwh). Harga itu jauh lebih murah daripada tarif PLN untuk kelas > rumah > > > tangga yang besar Rp 621 per kwh. "Dengan demikian, PLN diuntungkan > dari > > > sisi pasokan listrik murah dan berkurangnya subsidi bahan bakar minyak > > > akibat penggunaan pembangkit diesel," kata pria kelahiran Sumatera > Barat > 57 > > > tahun lalu itu. > > > > > > Berbeda dengan pembangkit listrik batu bara 10.000 mw, Vlocity tidak > meminta > > > penjaminan kredit dari pemerintah. Vlocity hanya meminta bantuan kepada > Bank > > > Indonesia dan Departemen Keuangan untuk mempermudah masuknya dana > tersebut > > > ke Indonesia. Dana Rp 47 triliun itu akan masuk secara bertahap selama > 3-4 > > > tahun. > > > > > > Pembangunan energi panas bumi, lanjut Taswin, diperkirakan bakal > memakan > > > waktu 36 bulan sebelum masuk ke jaringan distribusi PLN. Setelah itu, > > > manfaat besar akan dinikmati lantaran cost yang dikeluarkan jauh lebih > murah > > > dibandingkan dengan menggunakan teknologi konvensional yang selama ini > > > digunakan Pertamina dan PLN. "Tidak hanya itu, capacity factor > dipertahankan > > > pada kisaran 70-80 persen," janjinya. > > > > > > Bagaimana proses sederhana PLTP dari lumpur Lapindo itu, mantan Kepala > Unit > > > PLN PJB I Harijono Hirdjosumaryo yang menyertai Taswin memberikan > > > penjelasan. "Kita memasukkan air ke panas bumi, air menjadi uap. Uap > naik ke > > > atas sehingga menjalankan turbin," jelasnya. Pada tahap awal, tanah > digali > > > sedalam 10 mil untuk mengambil panas alami bumi dengan diameter lubang > 12 > > > kaki. Kemudian, dinding dilapisi dengan lapisan tahan panas. > > > > > > Mengutip dari situsnya, Vlociti Holdings Inc merupakan sebuah lembaga > > > bermisi sosial untuk membantu anak-anak, keluarga, dan lingkungan di > negara > > > berkembang, seperti Vietnam dan Indonesia, melalui sejumlah program, > antara > > > lain, pendidikan, teknologi, dan kesehatan. > > > > > > Koordinator Staf Khusus Wakil Presiden Alwi Hamu yang menerima > presentasi > > > mengungkapkan dukungan pemerintah terhadap proyek tersebut. Wapres > Jusuf > > > Kalla telah meminta Ditjen Migas Departemen ESDM dan Kementerian Negara > > > Ristek dan Teknologi untuk mengkaji teknologi tersebut. "Pada > prinsipnya, > > > karena tujuannya baik dan negara diuntungkan, Wapres meminta proposal > > > tersebut dikaji kelayakannya," terangnya. (noe/kim) > > > > > > > > > > > -- > > http://tempe.wordpress.com/ > > Telling the truth is important > > Telling the positive is better !!! > > > > > -------------------------------------------------------------------------- > ------ > > PIT IAGI KE-37 (BANDUNG) > > * acara utama: 27-28 Agustus 2008 > > * penerimaan abstrak: kemarin2 s/d 30 April 2008 > > * pengumuman penerimaan abstrak: 15 Mei 2008 > > * batas akhir penerimaan makalah lengkap: 15 Juli 2008 > > * abstrak / makalah dikirimkan ke: > > www.grdc.esdm.go.id/aplod > > username: iagi2008 > > password: masukdanaplod > > > > > -------------------------------------------------------------------------- > ------ > > PEMILU KETUA UMUM IAGI 2008-2011: > > * pendaftaran calon ketua: 13 Pebruari - 6 Juni 2008 > > * penghitungan suara: waktu PIT IAGI Ke-37 di Bandung > > AYO, CALONKAN DIRI ANDA SEKARANG JUGA!!! > > > > > -------------------------------------------------------------------------- > --- > > To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id > > To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id > > Visit IAGI Website: http://iagi.or.id > > Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: > > Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta > > No. Rek: 123 0085005314 > > Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) > > Bank BCA KCP. Manara Mulia > > No. Rekening: 255-1088580 > > A/n: Shinta Damayanti > > IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ > > IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi > > --------------------------------------------------------------------- > > DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information > posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event > shall IAGI and its members be liable for any, including but not limited to > direct or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting > from loss of use, data or profits, arising out of or in connection with the > use of any information posted on IAGI mailing list. > > --------------------------------------------------------------------- > > > > > > -------------------------------------------------------------------------------- > PIT IAGI KE-37 (BANDUNG) > * acara utama: 27-28 Agustus 2008 > * penerimaan abstrak: kemarin2 s/d 30 April 2008 > * pengumuman penerimaan abstrak: 15 Mei 2008 > * batas akhir penerimaan makalah lengkap: 15 Juli 2008 > * abstrak / makalah dikirimkan ke: > www.grdc.esdm.go.id/aplod > username: iagi2008 > password: masukdanaplod > > > -------------------------------------------------------------------------------- > PEMILU KETUA UMUM IAGI 2008-2011: > * pendaftaran calon ketua: 13 Pebruari - 6 Juni 2008 > * penghitungan suara: waktu PIT IAGI Ke-37 di Bandung > AYO, CALONKAN DIRI ANDA SEKARANG JUGA!!! > > > ----------------------------------------------------------------------------- > To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id > To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id > Visit IAGI Website: http://iagi.or.id > Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: > Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta > No. Rek: 123 0085005314 > Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) > Bank BCA KCP. Manara Mulia > No. Rekening: 255-1088580 > A/n: Shinta Damayanti > IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ > IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi > --------------------------------------------------------------------- > DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information posted > on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event shall > IAGI and its members be liable for any, including but not limited to direct > or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from loss > of use, data or profits, arising out of or in connection with the use of any > information posted on IAGI mailing list. > --------------------------------------------------------------------- > > -- Visit http://www.strivearth.com and be entertained

