Mas Yo di Amerika,

Loka-karya secara khusus belum pernah dilakukan. Walaupun demikian, sosialisasi 
tentang batumulia  sering juga siih diberikan, misalnya ke para perajin dan 
offisial mereka,  ke para mahasiswa di beberapa Universitas tertentu, ke 
tamu-tamu khusus yang melakukan studi banding, ke para mahasiswa yang kerja 
praktek atau skripsi batumulia, atau lewat media cetak / elektronik ( sebulan 
terakhir ini TVRI Jabar dan Nasional beberapa kali menayangkan topik Konservasi 
Batumulia dengan tampang mang Okim di dalamnya  - - - - TVRI ngecapin Serambi 
Batumulia dan Workshop Bandung ). 

Kemaren juga kami ke Tasikmalaya ketemu top pimpinan Pemkab dan jajarannya 
sehubungan dengan konservasi Taman Jaspis Tasikmalaya. Kami ketuk hati mereka 
untuk nyaah / peduli terhadap kekayaan bahan tambang Tasikmalaya yang sejak 
beberapa tahun terakhir ini jadi ajang pesta PETI dan pengusaha luar negeri . 
Beritanya muncul di koran Pikiran Rakyat pagi ini berjudul : Tambang Batu Merah 
Segera Ditutup !

Itulah Mas Yo yang sementara ini bisa mang Okim dan rekan-rekan seikhwan 
sumbangkan ke Ibu Pertiwi tercinta. Semoga saja cepat atau lambat akan 
kelihatan hasilnya.

Wassalam,
Mang Okim

----- Original Message ----- 
  From: Yo Sumartojo 
  To: [EMAIL PROTECTED] 
  Sent: Wednesday, October 15, 2008 9:14 AM
  Subject: Re: GEM-LOVERS : GIOK DEWI KWAN IM


   Mas Miko,

  Dari jauh saya selalu mengikuti email anda.  Saya tidak tahu apakah anda 
pernah memberikan suatu loka-karya untuk masyarakat awam tentang batu mulia? 
Ini dapat menyebarkan "sosialisasi" tentang batu mulia dan promosi untuk 
kegiatan anda lebih luas (walau saya tahu kalau anda sudah cukup terkenal di 
Indonesia).

  salam,



  --
  Yo (Jojok Sumartojo) 
  Registered Professional Geologist 


    -------------- Original message from "Sujatmiko" <[EMAIL PROTECTED]>: 
-------------- 

Kirim email ke