Dear PP Rini, Terima kasih kalau rubrik fellowship Gem-Lovers dapat meningkatkan kecintaan dan kekaguman PP Rini akan keindahan batumulia khususnya yang ada di Indonesia. Saya sengaja mengangkat banyak hal tentang batumulia karena hal ini sesuai dengan KLASIFIKASI saya di Rotary sebagai Geologist - Gemmologist. Semoga saja apa yang saya lakukan ini dapat memancing rekan-rekan untuk melakukan hal yang sama sesuai dengan klasifikasi mereka masing-masing.
Untuk District Conference di Yogyakarta, sejauh ini kami belum mendapatkan penawaran dari panitia untuk membuka pameran batumulia. Hanya apa bisa ya mengingat saya dan neng Ai mendapat tugas dari DG Keliek sebagai Aide to Rotary International's President Representative & Spouse ( mungkin bisa juga kalau bawa staff dari Bandung ). Kota Semarang memang sangat spesial bagi saya dan neng Ai . Naik beca berdua usai subuh , dari Hotel Gumaya ke Simpang Lima untuk sarapan bubur ayam semur daging merupakan kenangan yang sulit dilupakan. Dan banyak hal lainnya yang mengukirkan kesan sangat mendalam bagi kami, khususnya menyaksikan kegigihan rekan-rekan Rotarian di Semarang dalam melaksanakan proyek-proyek kemanusiaan. Tawaran PP Rini untuk ngicipin bubur ayam asin dan yummy insyaallah kami catat. Semoga Tuhan masih memberikan kesempatan kepada kami untuk dapat mengunjungi para sahabat di Semarang. Salam " Make Dreams Real " Miko ----- Original Message ----- From: Ninditarini Djajasaputra To: Sujatmiko ; Fellowship D3400 ; [email protected] Sent: Sunday, November 02, 2008 9:58 AM Subject: Re: [Fellowship Rotarian District 3400] Fw: [iagi-net-l] GEM-LOVERS : MISTERI BATU KRISTAL DALAM FOSIL AMONIT Dear PDG Miko, Meskipun tidak pernah berkomentar, tetapi saya mengikuti terus berita-berita di lingkup "Gem-Lovers"nya PDG Miko. Menarik dan membuat kagum. Apalagi semua itu berada di bumi Nusantara kita. Ngomong-omong, pada District Conference bulan Februari yad di Yogya, kira-kira peserta DisCon sempat mengagumi atau tidak ya, hasil karya PDG kita dan Ann Ai ini? Kami mengharapkan sekali bisa jumpa lagi asesoris bebatuan yang manis-manis tersebut. Saya termasuk penggemar berat lho. Ini tadi sekalian mengingatkan agar tidak kehabisan tempat di seksi pamerannya, hehe!! Salam "Gem-Lovers" untuk Bapak dan Ibu Ai dari kota "Bubur Ayam" Kapan ke Semarang lagi? Saya antar ke jenis bubur ayam yang lain lagi nanti buat sarapan. kalau yang dulu agak manis, dijamin yang satu ini asin dan yummy! Rini Yutata __,_._,___

