Mang Okim,
numpang nanya.
Ini solid semuanya atau ada lubangnya di tengahnya?
saya pernah lihat yang mirip begini, tetapi lubang ditengahnya dan ketahuan setelah di potong kira2 ditengahnya. jadinya indah sekali.
jangan dibikin batu cincin ....
biarkan tetap besar seperti ini.
he... he.. he..
terima kasih atas sharing nya tentangbatu mulia di milis ini.
salam,
frank
numpang nanya.
Ini solid semuanya atau ada lubangnya di tengahnya?
saya pernah lihat yang mirip begini, tetapi lubang ditengahnya dan ketahuan setelah di potong kira2 ditengahnya. jadinya indah sekali.
jangan dibikin batu cincin ....
biarkan tetap besar seperti ini.
he... he.. he..
terima kasih atas sharing nya tentangbatu mulia di milis ini.
salam,
frank
From: miko <[email protected]>
To: [email protected]
Cc: Fellowship D3400 <[email protected]>; SOLARIS <[email protected]>
Sent: Monday, February 23, 2009 12:20:36 PM
Subject: [iagi-net-l] GEM-LOVERS : BOTRYOIDAL CHALCEDONY DARI GARUT SELATAN
Rekan-rekan Gem-Lovers yang
budiman,
Beberapa hari yang lalu, seorang pemasok
bahan mentah datang ke Serambi Batu Mulia membawa beberapa contoh batuan antara
lain yang gambarnya terlihat di bawah ini. Mang Okim benar-benar terkesima
melihat contoh batu mulia yang satu ini. Jenisnya siih kalsedon biasa, tetapi
coba lihat struktur botryoidalnya yang bergaris tengah sampai 20 cm ( yang besar
). Ukurannya yang boleh dibilang raksasa membuat mang Okim yang telah
bergelut dengan batu mulia selama hampir 20 tahun berani bilang bahwa botryoidal
chalcedony ini kemungkinan besar adalah yang terbesar yang pernah ditemukan di
Indonesia.
Permukaan botryoidal chalcedony
raksasa ini tidak mulus halus melainkan terdiri atas botryoidal-botryoidal
kecil yang ukurannya tidak seragam. Konon kata yang membawanya, botryoidal
chalcedony ini ditemukan di Garut Selatan, dalam rekahan batuan
gunung api berumur Oligo-Miosen atau sekitar 25 juta tahun ( Old
Andesite Formation ). Ketika ditanya apakah ada yang ukurannya lebih besar
lagi, dia bilang tidak ada dan yang lainnya berukuran
kecil-kecil sebagaimana batu lilin dari Garut Selatan yang banyak dikoleksi di
Serambi Batu Mulia.
Oh ya, mang Okim lupa menginformasikan bahwa
kalsedon adalah salah satu anggota dari keluarga mineral kuarsa yang
kekerasannya 7, translusen, berat jenisnya 2,58 - 2,64, dan kilapnya
sangat bagus ( kadang-kadang memancarkan sinar seperti biduri bulan
). Konon menurut primbon , kalsedon khususnya yang
berwarna kebiruan ( seperti contoh di bawah ini ) : promotes
brotherhood and good will and enhances group stability. Nah, kalau memang
demikian, barangkali ada baiknya kalau mang Okim buat batu cincin
sebanyak-banyaknya kemudian dikirim ke Poso, Ambon, Sambas, Sampit, atau Aceh,
agar saudara-saudara kita di sana bisa hidup rukun damai, dan batu mang
Okim laris manis - - - - ta' iya !
Itulah rekan-rekan Gem-Lovers kisah temuan
baru yang alhamdulilah telah membuat mang Okim lebih asyik lagi
menggeluti dunia batu mulia. Dan seandainya rekan-rekan pernah melihat
botryoidal chalcedony yang lebih hebat lagi, silahkan diungkap di milis IAGI ini
agar rekan-rekan Gem-Lovers lebih bergairah lagi dalam mencintai batu mulia - -
- ta' iya !
Salam batu mulia,
Mang Okim
Catatan : Tanggal 25 sampai 28 Februari 2009
mang Okim dan neng Ai akan berada di Sheraton, Yogyakarta , untuk menghadiri
District Conference Rotary . Mungkin akan ada gangguan email, mohon
dimaafkan.

Gambar : Botryoidal
Chalcedony dari Garut Selatan yang berukuran raksasa.
Panjang penggaris 10
cm.

