Padahal Jatim itu pusatnya para kyai2 lho, kyai2 PKB disana banyak sekali
termasuk pengikut2nya Gusdur, dan mungkin ini gara2 banyak sekali praktek
syirik, seperti Ponari itu.  Bahkan para kyai sesepuh di Jatim minggu lalu
sudah khusus dateng ke tempat tinggal Ponari & menemui para perangkat desa
tempat tinggal Ponari & telah menghimbau agar praktek dukun Ponari distop
saja, karena kecuali itu syirik besar (karena percaya pada batu petir Ponari
yg mampu menyembuhkan segala macem penyakit), yg menurut para kyai tsb
itu belum tentu benar, karena tidak ada penyelidikan ilmiah tentang hal itu,
dan ternyata ada beberapa pasien Ponari yg akhirnya juga meninggal atau
bahkan lebih parah penyakitnya setelah berobat ke dukun cilik tsb.   Juga
Polisi sudah melarang dibukanya kembali praktek dukun cilik tsb.  Tetapi
justru seperti menantang, para perangkat desanya malah telah merestui &
menyetujui utk membuka kembali praktek dukun Ponari sejak Sabtu siang yll.
Itu betul2 sudah nggak jelas lagi siapa yg mesti disalahkan, itupun hanya
salah satu dari sebab2 yg ada di Jatim ..... makanya timbullah ber-macam2
musibah sosial di Jatim, ada LUSI, banjir akibat jebolnya tanggul bengawan
Solo, termasuk kebocoran listrik, dll ...

wass,
nyoto





2009/3/16 Kuntadi, Nugrahanto <[email protected]>

> Jawa Timur memang lagi bombastis dari sisi pemberitaan yang "aneh aneh"
> belakangan ini.  Dik Ponari di Jombang, seorang Ibu pemburu ular liar
> Jombang, sekarang Keputran (lha listrik kok bisa bocor begitu yah, apa
> karena sering digali sana sini bocornya di Keputran?...). LUSI semakin
> hilang dari berita dengan munculnya berita lain yg tak kalah bombastis
> ini.
>
> Tidak mengherankan kalau Krakatau, dll tidak masuk ke dalam 7 wonders,
> GoI lagi sibuk persiapan Pemilu dan pers juga sedang sibuk
> mengejar-ngejar berita Jawa Timur, Batu Kuya, dan Mba Mer.
>
> Salam prihatin,
> Kuntadi
>
> -----Original Message-----
> From: Supardan [mailto:[email protected]]
> Sent: Monday, March 16, 2009 8:48 AM
> To: [email protected]
> Cc: Forum Himpunan Ahli Geofisika Indonesia
> Subject: Re: [iagi-net-l] Lantai Rumah Irfan Mampu Lelehkan Mentega
>
> 2009/3/14 Franciscus B Sinartio <[email protected]>
>
> >
> > Sebelum kejadian ini, kasus serupa sudah beberapa kali terjadi di
> > Surabaya dan sekitarnya. Setelah kami (Dinas ESDM Prov Jatim)
> > selidiki, semuanya disebabkan oleh adanya kebocoran arus listrik.
> > Dugaan saya sementara, kasus di rumah pak Irfan ini juga disebabkan
> > oleh kebocoran arus listrik. Insya Allah pagi ini akan kita lihat.
>
>
>
> > Wassalam,
>
>   Pardan - Dinas ESDM Prov. Jatim.
>
>
> >
> >
> >
> > Kelihatannya Pak Irfan ini perlu bantuan, sebelum uap air atau lumpur
> > panas atau yang lainnya yang memanasi tanah dibawah rumahnya menjadi
> > lebih tidak terkendali.
> > IAGI dan HAGI harus pro-aktif membantu beliau dan masyarakat
> sekitarnya.
> >
> > fbs
> >
> >
> >
> >
> > ========================
> > Lantai Rumah Irfan Mampu Lelehkan Mentega Steven Lenakoly -
> > detikSurabaya
> >
> > Sabtu, 14/03/2009 19:19 WIB
> >
> >
> > Surabaya - Irfan Wahyudi (34) tidak pernah menyangka jika rumahnya
> > bakal jadi pusat perhatian masyarakat. Hal ini diketahui setelah
> > lantai rumahnya berubah menjadi hangat.
> >
> > Lantai
> > rumah Irfan yang terletak di Jalan Keputran Pasar Kecil Gang 3 No 7
> > ini mulai memanas sejak Rabu (11/3/2009). Saat itu istrinya, Wiwin
> > Suharti
> > (31) merasa aneh dengan suhu ruangan.
> >
> > "Habis hujan kok masih tetap saja gerah. Kami rasakan rumah kami terus
>
> > gerah," kata Wiwin saat ditemui detiksurabaya.com di rumahnya, Sabtu
> > (14/3/2009).
> >
> > Dia
> > kemudian curiga dengan lantai rumahnya yang seluas sekitar 6 meter
> > persegi itu yang terus menghangat. Bahkan di salah satu lokasi,
> > tepatnya di sudut dekat pintu masuk lantainya lebih panas dibandingkan
>
> > dengan yang lainnya.
> >
> > Di lantai yang lebih panas itu sanggup melelehkan mentega. Di lantai
> > itu saat ini digunakan oleh masyarakat sekitar untuk menghangatkan
> > kaki atau anggota tubuhnya.
> >
> > Bahkan
> > rasa penasaran itu membuat Wiwin juga memanggil PT Pertamina dan pihak
>
> > terkait untuk memeriksa kandungan alam yang ada di dalam rumahnya.
> > Namun karena terbentur hari libur, pihak PT Pertamina akan melakukan
> > pengecekan hari Senin (16/3/2009) mendatang.
> >
> > Saat
> > detiksurabaya.com mencoba menginjak bagian lantai yang paling panas
> > terasa suhu yang menghangatkan dan bisa membuat urat di telapak kaki
> > sedikit mengendur. Di bagian lantai lainnya memang hangat namun tidak
> > sehangat bagian sudut lantai itu.(stv/fat)
> >
>
>
> --------------------------------------------------------------------------------
> PP-IAGI 2008-2011:
> ketua umum: LAMBOK HUTASOIT, [email protected]
> sekjen: MOHAMMAD SYAIFUL, [email protected]
> * 2 sekretariat (Jkt & Bdg), 5 departemen, banyak biro...
>
> --------------------------------------------------------------------------------
> tunggulah 'call for paper' utk PIT IAGI ke-38!!!
> akan dilaksanakan di Semarang
> 13-14 Oktober 2009
>
> -----------------------------------------------------------------------------
> To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
> To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
> Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
> Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
> Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
> No. Rek: 123 0085005314
> Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
> Bank BCA KCP. Manara Mulia
> No. Rekening: 255-1088580
> A/n: Shinta Damayanti
> IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
> IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
> ---------------------------------------------------------------------
> DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information posted
> on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event shall
> IAGI and its members be liable for any, including but not limited to direct
> or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from loss
> of use, data or profits, arising out of or in connection with the use of any
> information posted on IAGI mailing list.
> ---------------------------------------------------------------------
>
>

Kirim email ke