Pak Seno,
Terima kasih telah menceritakan latar belakang munculnya pertanyaan tentang
mineral Laurit . Mang Okim jadinya tertegun heran bahwa di tahun 1866 atau
143 tahun yang lalu, telah ada seorang Dr. Phoebus yang mendonasikan mineral
koleksinya yang ditemukan di pedalaman Kalsel , ke The Natural History
Museum, London. Mineral ini yang langsung diteliti oleh E. Wohler ,
dinyatakan sebagai sebuah penemuan mineral baru - - dari Borneo - -
hebat !!!
Heeem, mang Okim jadinya ngalamun membayangkan - - - - - seandainya di
Indonesia ada Mineralogist sekaliber mereka yang dedikasinya begitu tinggi
terhadap profesinya , alangkah harumnya tanah air kita - - - ta' iya. Tapi
ya itu, jangankan mineral langka yang hampir tak kelihatan wujudnya , temuan
mineral yang indah menawan saja jarang yang peduli.
Terlepas dari lamunan di atas, mang Okim menganjurkan kepada rekan-rekan
Mineralogist di Perguruan-Perguruan Tinggi atau para hobbyist , mintalah
segera makalah tentang mineral Laurit ini ke Pak Seno ( lewat japri ). Bagus
deeh - - - banyak gambarnya ( hampir 1,5 Mega ). Untuk mang Okim yang
telah membacanya sekilas, mineral ini rasanya agak jauh ya dari profesi yang
mang Okim geluti pada saat ini. Tetapi tak ada jeleknya kan nambah-nambah
elmu dari tulisan orang-orang beken.
Sekali lagi hatur nuhun Pak Seno, mator kaso'on , mator sakalangkong !
Salam batu mulia,
Mang Okim
Sujatmiko
e-mail : [email protected] or [email protected]
www.gemafia.co.id
----- Original Message -----
From: <[email protected]>
To: "miko" <[email protected]>
Cc: <[email protected]>; "Kuncoro" <[email protected]>
Sent: Wednesday, March 18, 2009 12:15 PM
Subject: [iagi-net-l] RE : LAURITE MINERAL
Pak Miko,
Jujur saja kalo saya lebih tidak paham dibanding bapak, lha wong
pengalaman di geologi juga baru semumur jagung :)
Saya mendapat pertanyaan dari seorang bapak dosen T.Sipil yang diminta
untuk menemani tamunya ke Kalimantan untuk meneliti daerah Kalsel. Bapak
dosen ini kebetulan memang sering ke Kalimantan, tapi menangani pekerjaan
T. Sipil. Tamu yang akan berkunjung tersebut memberikan paper tentang
"Mineral Laurite" yang mungkin akan diteliti di Kalsel. Nah bertanyalah
Bapak dosen ini ke saya, berhubung saya juga sangat tidak paham, makanya
saya tanya ke Pak Miko.
Seumur jagung pengalaman saya,baru dengar "mineral Laurit" juga sekali
ini, yang saya tau "Laura" temannya "Cinta" di film AADC hehe
Di paper tersebut disebutkan penelitian endapan placer mineral Laurit
dilakukan di Kalimantan Selatan, dan untuk pertama kalinya di tahun 1866
mineral tersebut dikirim ke Natural History Museum di London oleh Dr.
Phoebus, trus tahun yang sama mineral ini diidentifikasi sebagai mineral
baru oleh E.Wohler.
Mmmhhh Indonesia memang kaya betul..
Saya akan berikan papernya ke Pak Miko, bagi yang membutuhkan bisa
menghubungi japri.
nuwun,
Seno
"miko" <[email protected]>
03/18/2009 10:58 AM
To
<[email protected]>
cc
"Kuncoro" <[email protected]>, <[email protected]>
Subject
RE : LAURITE MINERAL
Yth. Pak Seno dan rekan-rekan yang budiman,
Kelihatannya rekan-rekan Mineralogist masih pada sibuk sehingga belum
dapat melengkapi penjelasan tentang mineral Laurite yang anda temukan di
Kalsel. Dengan jujur mang Okim sampaikan salut kepada team Anda yang
telah berhasil mengidentifikasi mineral Laurite tersebut. Seumur-umur mang
Okim di dunia geologi, baru pertama kali ini mendengar nama mineral
tersebut. Beberapa buku tentang mineral yang ada di koleksi mang Okim
hanya satu dua yang mendeskripsi mineral ini ( yang karangan Dana belum
sempat mang Okim buka ).
Dalam buku The Encyclopedia of Mineralogy karangan Keith Frye ( 1981 ) ,
dijelaskan bahwa mineral Laurite adalah salah satu dari 20 anggota
kelompok mineral Pyrite yang memiliki kekerasan paling tinggi yaitu 7,5
Mohs ( mineral Pyrite yang bisa memotong kaca saja hanya 6,5 Mohs ).
Kecuali Pyrite, 19 anggota lainnya dinyatakan sebagai mineral langka.
Keterdapatannya memang sangat jarang, kalau tidak di endapan sungai ya
sebagai vein minerals.
Yang cukup menarik adalah penjelasan di buku Encyclopedia of Minerals
karangan Roberts et al ( 1994 ) dimana nama Borneo diexposed ( di buku
lain, nama Borneo dikenal karena intannya ).
Sifat-sifat yang tertulis di buku ini antara lain :
Mineral : LAURITE ( RuS2 )
Crystal system : Cubic
Density : 6 - 6,99
Fracture : Subconchoidal , brittle
Habit : Crystal minute, cubic, octahedral, or pyritohedral - Usually as
small rounded grains.
Color - Luster : Iron black, opaque, bright metallic, powder dark grey.
Mode of occurence : Occurs in the platinum sands of Borneo !!!
Catatan :
Mang Okim dan team pernah mengeksplorasi daerah sekitar Long Lees - Wahau
untuk endapan placernya. Di konsentrat dulang memang hampir selalu
ditemukan butiran emas dan platinum , dan kadang-kadang butiran mini dari
intan dan korundum / safir. Untuk mineral Laurite, terus terang lepas dari
pengamatan. Karena itu mang Okim nyampein salut atas ketelitian Pak Seno
dan team. Kalau Pak Seno dapat menjelaskan tentang bagaimana caranya
mengidentifikasi mineral Laurite yang ukurannya minuscule dan jumlahnya
sangat sedikit , tentu akan sangat bermanfaat bagi kita semua - - - - ta'
iya !!!
Salam batu mulia,
Mang Okim
Sujatmiko
e-mail : [email protected] or [email protected]
www.gemafia.co.id
----- Original Message -----
From: [email protected]
To: miko
Cc: [email protected]
Sent: Tuesday, March 17, 2009 9:30 AM
Subject: Re: Laurit Mineral
Wah,
mineralnya wow juga ya hehe
asosiasinya dengan platinum yang harganya muahal itu ya pak
terimakasih buat penjelasannya, buat teman2 di IAGI saya mohon infonya
rgds,
seno
Yth Pak Wahyu,
Mohon maaf, mang Okim lemparkan pertanyaan Pak Wahyu ke forum IAGI agar
rekan-rekan yang lebih kompeten khususnya komandan Divisi Sumber Daya
Mineral PP-IAGI Pak Hadianto atau Pak Yatno, atau yang lainnya dapat
menjawabnya dengan lebih lengkap ( menyangkut genesa, lingkungan geologi,
kegunaan, nilai ekonomi, pemasaran, etc ).
Sementara menunggu penjelasan rekan-rekan, mang Okim sampaikan uraian
tentang mineral Laurit ini sesuai dengan yang tercantum di buku Glossary
of Geology dari Bates and Jackson ( American Geological Institute
Alexandria, Virginia, 1987 ) :
Laurite : An iron-black mineral ( RuS2 ) . It often contains osmium.
Laurite is found in association with platinum in placer deposits and
usually occurs in minute octahedrons resembling those of magnitite.
Nah, karena penjelasan Bates and Jackson di atas tidak menyinggung
tentang Laurite primer dll. nya, maka diharapkan rekan-rekan dapat
melengkapinya. Sekedar masukan untuk Pak Wahyu, mempertimbangkan bahwa
asosiasinya dengan platinum, maka seharusnya yang dikejar bukan Laurite
nya melainkan ya itu, Platinumnya - - - ta' iya - - - !!!
Salam batu mulia,
Mang Okim
Sujatmiko
e-mail : [email protected] or [email protected]
www.gemafia.co.id
----- Original Message -----
From: [email protected]
To: [email protected]
Sent: Tuesday, March 17, 2009 7:25 AM
Subject: Laurit Mineral
Assalamualaikum Wr.Wb
Yth. Pak Miko
Saya mendapat pertanyaan dari teman dosen teknik sipil tentang mineral
Laurit (RuS2) yang merupakan endapan placer di Kalimantan, dengan type
locality di Sungai Pontin, Tanah Laut dan Sungai Tambanio, Kalimantan.
Apakah Pak Miko punya info tentang mineral ini dan penjelasan geologinya?
sepertinya mineral ini sangat jarang ditemui atau mineral jarang, dan
menurut paper mineral ini ditemui di batuan beku yang ultramafic - mafic.
Demikian pertanyaan saya, maturnuwun buat penjelasannya.
regards,
Wahyu Seno Aji
The information contained in this communication is intended solely for the
use of the individual or entity to whom it is addressed and others
authorized to receive it. It may contain confidential or legally
privileged information. If you are not the intended recipient you are
hereby notified that any disclosure, copying, distribution or taking any
action in reliance on the contents of this information is strictly
prohibited and may be unlawful. If you have received this communication in
error, please notify us immediately by responding to this email and then
delete it from your system. CNOOC is neither liable for the proper and
complete transmission of the information contained in this communication
nor for any delay in its receipt.
--------------------------------------------------------------------------------
PP-IAGI 2008-2011:
ketua umum: LAMBOK HUTASOIT, [email protected]
sekjen: MOHAMMAD SYAIFUL, [email protected]
* 2 sekretariat (Jkt & Bdg), 5 departemen, banyak biro...
--------------------------------------------------------------------------------
tunggulah 'call for paper' utk PIT IAGI ke-38!!!
akan dilaksanakan di Semarang
13-14 Oktober 2009
-----------------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------
DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information posted on
its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event shall IAGI and
its members be liable for any, including but not limited to direct or indirect
damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from loss of use, data or
profits, arising out of or in connection with the use of any information posted
on IAGI mailing list.
---------------------------------------------------------------------